Kronologi Suami Bunuh Istri di Semarang, Kabur Usai Ketahuan Warga

Peristiwa pembunuhan melibatkan suami dan istri terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

 Ilustrasi pembunuhan (JIBI/Harian Jogja/Dok)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pembunuhan (JIBI/Harian Jogja/Dok)

Solopos.com, SEMARANG — Seorang pria di Semarang, Kanipah alias Andrew, 33, tega membunuh istrinya, Endah Safitri, di rumahnya yang terletak di Jalan Srinindito Baru No. 1 RT 011/RW 001, Ngemplak Simongan, Semarang Barat, Sabtu (15/1/2022). Kejadian itu pun membuat warga di sekitar lokasi kejadian geger. Terlebih lagi, peristiwa pembunuhan itu terjadi pada siang hari, sekitar pukul 12.30 WIB.

Setelah menghabisi nyawa istrinya, pelaku langsung kabur. Terlebih lagi, perbuatan kejam itu diketahui warga. Namun sebelum kabur, pelaku sempat mampir ke rumah orang tuanya dan membawa serta anaknya dalam pelarian.

PromosiDijual Rp1,5 Miliar/Kg, Gaharu Sudah Jadi Upeti Sejak Era Sriwijaya

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Sardo Lumbatoruan, mengatakan peristiwa pembunuhan itu diketahui seorang saksi yang juga tetangga korban. Saksi mengetahui kejadian itu setelah mendengar korban berteriak meminta pertolongan. Sebelum peristiwa pembunuhan, antara korban dan pelaku sempat terjadi percekcokan di rumah kontrakan tersebut. Saksi bahkan sempat mendengar teriakan korban yang meminta pertolongan saat dipukuli suaminya.

Baca juga: Suami Bunuh Istri di Tegal Ternyata Sedang Proses Cerai

“Tapi saksi tidak berani masuk ke dalam rumah karena Andrew memegang senjata tajam di tangan. Ia kemudian meminta tolong warga lain untuk masuk,” ujar Donny, seperti dilansir Murianews.com, Sabtu.

Namun saat saksi kedua masuk ke rumah, pelaku langsung kabur sambil membawa pisau. Sementara, korban telah bersimbah darah dengan posisi tengkurap di lantai.

Melihat hal itu, warga pun langsung menghubungi aparat kepolisian. Aparat Polsek Semarang Barat dan tim Inafis Polrestabes Semarang langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP diketahui jika korban meninggal dunia akibat luka tusuk di bagian leher. “Saat ini anggota langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga melarikan diri ke arah timur. Dia akan bisa cepat tertangkap,” tegas Donny.

Baca juga: Kejam! Pria di Semarang Bunuh Istri dan Kabur Bawa Anak

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, korban sempat terlihat di kediaman mertuanya, atau orang tua korban seusai melakukan pembunuhan. Ia datang ke rumah mertua dengan mengendarai sepeda motor.

Kedatangan pelaku ke rumah mertua tak lain adalah untuk menjemput anaknya. Di rumah orang tua korban, saksi sempat menangis sebelum akhirnya membawa kabur anaknya.

“Saat ditanya saksi, pelaku hanya geleng-geleng. Pelaku lalu menangis sambil membawa pergi anaknya dari rumah mertua,” ujar Donny.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

+ PLUS 5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

UU Buggery yang disahkan parlemen Inggris pada masa pemerintahan Henry III pada 1533 menyatakan homoseksual merupakan perbuatan ilegal. Lima abad kemudian, tepat pada 17 Juli 2013, Inggris melegalkan pernikahan sesama jenis melalui reformasi undang-undang.

Berita Terkini

Buruh Berdemo Tolak Perusahaan Asing Masuk ke Jateng

Alasannya, para pengusaha merelokasikan perusahaan mereka lantaran upah di Jateng termurah dibanding daerah lainnya.

Jabatan Wali Kota Salatiga Berakhir, Yuliyanto: Saya Mau Fokus Dagang

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai wali kota di Salatiga pada Minggu (22/5/2022).

4 Kepala Daerah di Jateng Ini Mengakhiri Masa Jabatannya Minggu Ini

Berikut nama-nama kepala daerah di Jawa Tengah (Jateng) yang mengakhiri masa jabatannya pada Minggu (22/5/2022).

Luasnya Hanya 8 Km Persegi, Ini Kecamatan Terkecil di Cilacap

Meski menjadi kabupaten terluas di Jateng, namun Cilacap memiliki kecamatan sangat kecil yaitu hanya 8 kilometer (km) persegi.

Tahukah Kamu? Ini Alasan Lasem di Rembang Disebut Little Tiongkok

Ini dia alasan kenapa Lasem di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng), mendapat julukan sebagai Little Tiongkok atau Tiongkok Kecil.

Ternyata Bus Bumel di Jateng Paling Banyak Ada di Daerah Ini

Data Dinas Perhubungan Jawa Tengah pada 2021 menyebutkan bus dalam provinsi dengan kategori lambat atau bumel mencapai 3.759 unit bus.

Sip! Pati Tambah 12 Desa Wisata Baru

Sebanyak 12 desa wisata baru di Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng), resmi dikukuhkan.

Punya Penumpang Setia, Segini Jumlah Bus Bumel di Jateng

Populasi bus bumel di Jateng tergolong masih banyak. Bahkan, Jateng merupakan daerah dengan jumlah bus AKAP terbanyak di Indonesia.

Sesaji Rewanda Semarang, Saatnya Para Kera Berpesta

Sesaji Rewanda, pesta untuk para kera yang dilaksanakan tiap tanggal 3 Syawal oleh warga kampung Talun Kacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunung Pati, Semarang.

Gantikan Yuliyanto, Sinoeng Jabat Pj Wali Kota Salatiga

Kepala Disporapar Jateng, Sinoeng N. Rachmadi, diangkat sebagai Pj Wali Kota Salatiga menggantikan Yuliyanto yang masa jabatannya berakhir pada 22 Mei 2022.

Heboh! Kawanan Harimau Dikabarkan Muncul di Area Sawah Banjarnegara

Masyarakat Desa Penawaran, Banjarnegara, dihebohkan dengan kemunculan kawanan harimau di areal persawahan.

Epilepsi Kambuh, Remaja Batang Tenggelam di Sungai Sambong

Peristiwa tragis menimpa remaja penderita epilepsi asal Batang yang tenggelam di Sungai Sambong.

Pedasnya Nagih, Warung Makan Mangut Beong Magelang Ini Paling Legend

Kuliner khas Magelang yaitu mangut beong menawarkan sensasi pedas dalam masakannya. Bahkan, rasa pedas dari kuliner ini benar-benar bikin nagih.

Museum Lawang Sewu Tetap Minta Pengunjung Kenakan Masker

PT KAI Wisata selaku pengelola Museum Lawang Sewu di Semarang dan Museum Kereta Api Ambarawa belum menerapkan pelonggaran aturan penggunaan masker.

Cabuli Santri 9 Kali, Ustaz Ponpes Magelang Terancam 15 Tahun Penjara

Seorang ustaz sekaligus pengasuh ponpes di Kabupaten Magelang melakukan pencabulan kepada santrinya sebanyak 9 kali.

Tak Hanya Jateng, Semarang Juga Termasuk Kota Terpanas di Indonesia

Bukan hanya di Jawa Tengah saja, Kota Semarang juga termasuk kota terpanas di Indonesia dengan suhu 35 derajat Celcius.