Kronologi Pengeroyokan yang Sebabkan Pemuda di Kendal Meninggal

Berikut kronologi pengeroyokan yang menyebabkan seorang pemuda di Desa Plantaran, Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, meninggal dunia.

 Dua tersangka pengeroyokan yang menyebabkan seorang pemuda meninggal saat dimintai keterangan polisi di Mapolres Kendal, Rabu (16/8/2022). (Solopos.com-Bidhumas Polda Jateng)

SOLOPOS.COM - Dua tersangka pengeroyokan yang menyebabkan seorang pemuda meninggal saat dimintai keterangan polisi di Mapolres Kendal, Rabu (16/8/2022). (Solopos.com-Bidhumas Polda Jateng)

Solopos.com, KENDAL — Satreskrim Polres Kendal akhirnya mengungkap kasus meninggalnya Bagus Prasetyo, 20, pemuda asal Dukuh Tangkisan, Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng), yang meninggal dunia dengan sejumlah luka di tubuhnya, Minggu (14/8/2022) pagi. Berikut kronologi pengeroyokan hingga menyebabkan pemuda asal Kendal itu meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Agus Budiyono, mengatakan kronologi pengeroyokan korban terjadi pada Sabtu (13/8/2022). Awalnya, korban bersama teman-temannya melakukan aksi tawuran dengan kelompok pemuda lain setelah sebelumnya saling tantang di media sosial (medsos). Kedua kelompok pemuda itu kemudian sepakat untuk menggelar tawuran di daerah Plataran.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

“Kemudian saksi dan korban rencana akan kembali ke basecamp [tempat berkumpul]. Namun, di perjalanan pulang kelompok lawan sudah mengadang di TKP [tempat kejadian perkara]. Akhirnya, saksi dan korban terjadi perkelahian dengan kelompok lawan,” kata Agus, Selasa (16/8/2022).

Dalam aksi tawuran tersebut, terang Agus, korban terkena sabetan di kepala dan sabetan senjata tajam di bagian punggung belakang sehingga mengakibatkan korban pingsan di TKP. Menurut keterangan saksi, bahwa dalam tawuran tersebut kelompok korban kalah jumlah dan mengakibatkan korban terkena senjata tajam.

“Setelah ketemu korban, para pelaku ini langsung mengeroyok korban dengan menggunakan senjata tajam, juga dengan tangan kosong. Akibatnya korban pun tersungkur dan meninggal dunia. Sedangkan, para tersangka sudah diamankan di Mapolres Kendal,” ujarnya.

Baca juga: Diringkus! 2 Pelaku Pengeroyokan & Pembunuhan di Kaliwungu Kendal

Dalam peristiwa pengeroyokan yang berujung kematian pemuda asal Kaliwungu Kendal itu, polisi menangkan dua tersangka atas nama S, warga Kota Semarang, dan AF alias Ucok, warga Karangayu, Cepiring, Kendal.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti seperti senjata tajam jenis celurit, dan satu buah ikat pinggat yang dililitkan dengan gir sepeda motor.

Para tersangka ini pun dijerat dengan Pasal 170 ayat 2 ke-3e KUHPidana. Mereka terancam penjara maksimal 12 tahun.

Baca juga: Diburu! Polisi Kejar 4 Pelaku Pengeroyokan Suporter Persijap di Kudus 

Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda ditemukan meninggal dalam kondisi mengenaskan di Kampung Krajan, Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jateng, Minggu (14/8/2022) pagi. Pemuda yang diketahui bernama Bagus Prasetyo itu ditemukan tergeletak dengan kondisi luka sabetan senjata tajam di bagian kepala dan punggung. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Program Sami Bingah Bank Salatiga, Solusi UMKM agar Tak Terjebak Rentenir

      Program Sami Bingah Bank Salatiga diluncurkan guna mencegah pelaku UMKM terjebak dalam lingkaran pinjaman rentenir dan pinjaman online.

      Marak Kasus Kekerasan Seksual di Jepara, Mayoritas Korban Anak di Bawah Umur

      Kasus kekerasan seksual di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng), tergolong tinggi dengan hampir seluruh korban merupakan anak di bawah umur.

      Catat, KPU Salatiga Butuh 5.918 Tenaga Penyelenggara Pemilu 2024

      Sebagai persiapan Pemilu 2024, KPU Kota Salatiga membutuhkan setidaknya 5.918 orang yang dibutuhkan sebagai badan ad hoc penyelenggara pemilu mulai dari KPPS, PPS hingga PPK.

      Solo Valley Werken, Proyek Gagal Belanda di Lembah Sungai Bengawan Solo

      Pemerintah Hindia Belanda pernah menginisiasi Solo Valley Werken, proyek pengendalian banjir dan pembuatan jaringan irigasi yang termahal pasca-perang Jawa, namun sayangnya gagal.

      Bahan Baku Menipis, Pengrajin Eceng Gondok Rawa Pening Berburu ke Luar Daerah

      Stok eceng gondok di Rawa Pening semakin menipis seiring dimulainya proyek revitalisasi. Untuk mencukupi kebutuhan barang baku kerajinan, para pengrajin berburu eceng gondong ke Demak dan Purwodadi.

      4 Mantan Teroris Beri Kuliah Umum di Udinus Semarang

      Empat eks napi teroris (napiter) memberi materi dalam kuliah umum Refreshing Kepemimpinan, Pencegahan Faham Radikalisme dan Terorisme Untuk Aktivitas Organisasi Kemahasiswaan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

      Siap-Siap, Bansos Rp2,3 Miliar untuk Warga Salatiga Segera Cair

      Anggaran bansos senilai Rp2,3 miliar disiapkan Pemkot Salatiga untuk program pengendalian dampak pengalihan subsidi BBM dan pengendalian inflasi 2022.

      Long Weekend, Ini Rekomendasi Tempat Wisata Keluarga di Semarang

      Berikut rekomendasi sejumlah tempat wisata yang mengusung konsep keluarga di wilayah Semarang Raya.

      Masa Kejayaan Hotel Dibya Puri Semarang, Langganan Para Artis hingga Menteri

      Sebelum berhenti beroperasi pada 2008, Hotel Dibya Puri Semarang menjadi langganan menginap para artis hingga kalangan menteri pada era Orde Baru.

      Tak Tampak 3 Hari, Nenek 80 Tahun di Semarang Ditemukan Meninggal dalam Rumah

      Warga Kampung Bulustalan, Semarang Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat warga lansia atau nenek berusia 80 tahun di dalam rumah.

      Setahun, 2.800 Tenaga Honorer di Cilacap Diangkat Jadi ASN

      Sebanyak 2.800-an tenaga honorer di lingkungan Pemkab Cilacap telah diangkat sebagai ASN, baik CPNS maupun PPPK, dalam kurun waktu 2021-2022.

      Geger, Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan Dekat Gereja di Jepara

      Penemuan mayat bayi di lingkungan gereja di Desa Welahan, Jepara, menimbulkan misteri terkait sosok pembuangnya.

      Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Kompleks Karaoke Cumpleng Indah Blora Ditutup

      Pemerintah Kabupaten Blora resmi menutup kompleks hiburan malam karaoke Cumpleng Indah karena diduga menjadi praktik prostitusi.

      Menipis, Stok Vaksin Covid-19 di Semarang Tinggal 198 Dosis

      Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang menyebut stok vaksin Covid-19 kian menipis dan tinggal tersisa untuk memenuhi kebutuhan selama 1-2 hari.

      Ratusan Warga Pekalongan Terserang DBD, 2 Meninggal

      Sebanyak 155 orang di Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) terserang DBD pada tahun ini, di mana dua di antaranya mengalami kematian.