Proses pemadaman api yang membakar gudang mebel CV Nuansa Kayu Bekas di Dukuh Wonosari RT 003, Desa Sambirembe, Kalijambe, Sragen, Minggu (10/11/2019). (Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN – Gudang pabrik mebel CV Nuansa Kayu Bekas di sentra industri mebel Kalijambe, Sragen, terbakar, Minggu (10/11/2019) dini hari. Kebakaran tersebut tidak memakan korban jiwa. Tetapi menyebabkan kerugian mencapai Rp25 miliar.

Kebakaran gudang pabrik milik Bima Satria Dewa, 45, warga Dukuh Watuburik, Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Kebakaran gudang yang berlokasi di Jl. Solo-Purwodadi, Dukuh Wonosari RT 003, Desa Sambirembe, Kalijambe, Sragen, diketahui dari laporan dua saksi.

Kasubbag Humas Polres Sragen, AKP Agus Jumadi, mewakili Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan, menjelaskan, kebakaran itu awalnya diketahui oleh Joko Sulistyo, 45, security PT Rakabu Sejahtera asal Dukuh/Desa Karangjati RT 009, Kalijambe, Sragen, dan Budi Santoso, 34, satpam di kawasan Zona Industri Asmindo asal Kampung Dukuhan RT 002, Mojosongo, Solo.

Gudang Pabrik Mebel di Kalijambe Sragen Terbakar, Kerugian Capai Rp25 Miliar

Joko Sulistyo yang bertugas jaga malam melihat kepulan asap dari gudang CV Nuansa Kayu Bekas. Dia lantas memberitahukan kepada Budi Santoso yang langsung mengecek kondisi gudang

“Awalnya Joko Sulistyo sedang tugas jaga di PT Rakabu Sejahtera. Ia melihat ada kepulan asap dari gudang CV Nuansa Kayu Bekas. Kemudian Joko memberitahukan kepada Budi Santoso dan selanjutnya mengecek gudang itu. Setelah dicek ternyata api sudah berkorbar di gudang itu. Mereka selanjutnya melapor ke Polsek Kalijambe,” ujar Agus Jumadi kepada Solopos.com.

Mantan Kapolsek Masaran, Sragen, itu menerangkan petugas jaga Polsek Kalijambe bersama warga dan satu tim pemadam kebakaran Gemolong bergegas datang ke lokasi untuk memadamkan api.

Proses pemadaman api dibantu masing-masing dua unit mobil pemadam kebakaran dari Sragen, Solo, dan Karanganyar. Api berhasil pada pukul 04.00 WIB. Agus Jumadi mengatakan, kerugian material akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp25 miliar.

Gudang Pabrik Mebel di Kalijambe Sragen Kobong, Akibat Korsleting?

Sementara itu, Kapolsek Kalijambe, Iptu Aji Wiyono, mengatakan gudang berukuran 20x100 meter berdinding batako dan papan galvalum. Di dalamnya terdapat bahan mebel jadi dan alat oven kayu. Dia memperkirakan kebakaran terjadi akibat korsleting.

Namun, Iptu Aji Wiyono belum berani memastikan penyebab kebakaran gudang lantaran masih menunggu hasil olah TKP. Dia mengatakan tim identifikasi Polres Sragen sudah ke lokasi kejadian tetapi belum bisa melakukan olah kejadian perkara karena suhu di dalam gudang masih tinggi.

“Sekarang kami masih mengumpulkan keterangan sejumlah karyawan. Untuk olah kejadian perkara masih menunggu dingin. Ya, kemungkinan siang atau sore. Untuk penyebabnya belum bisa dipastikan. Kami curiga dari oven itu. Mungkin bisa saja panas oven kena kabel kemudian korsleting. Dugaan sementara ya korsleting,” katanya.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, kebakaran itu membuat warga panik lantaran listrik padam. Dia bersama enam anggota tim reaksi cepat BPBD ikut membantu tim pemadam kebakaran untuk memadamkan api akibat kebakaran gudang mebel tersebut.

“Ada 100 sukarelawan SAR yang ikut serta dalam pemadaman api, yakni dari unsur BPBD, pemdam kebakaran, TNI, Polri, Senkom Rescue, PMI, PSC 119, Muspika Kalijambe, Tagana, SAR Wong Salam, SAR MTA, Seri, Rendan, Relawan Kebakkramat, SAR UNS, dan karyawan pabrik,” ujarnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten