Kritik Pengadaan Seragam, Wali Murid di Kulonprogo Disekap & Diintimidasi

Seorang wali murid disekap dan diintimidasi gara-gara kritik kebijakan pengadaan seragam di salah satu sekolah negeri di Kulonprogo.

 Ilustrasi penyekapan. (freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penyekapan. (freepik)

Solopos.com, JOGJA — Seorang wali murid disekap dan diintimidasi lantaran mengkritik kebijakan pembelian seragam di salah satu sekolah negeri di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Wali murid yang disekap itu berinisial AP, yang juga seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kulonprogo. Terkait kasus penyekapan ini, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jogja telah memberikan pendampingan hukum terhadap korban.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Direktur LBH Jogja, Julian Dwi Prasetia mengkonfirmasi pendampingan hukum tersebut. Pihak LBH saat ini sedang mengupayakan pemulihan mental korban.

Julian menyampaikan proses pendampingan korban penyekapan ini berasal dari laporan paralegal LBH Jogja. Pihaknya pertama kali bertemu dengan korban pada Jumat (30/9/2022) di Kantor Ombudsman Republik Indonesia (ORI) DIY.

Baca Juga: Penyelidikan Dimulai, Kapolri Berjanji Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan Malang

“Langsung kami terima perminataan dampingan hukum tersebut,” kata dia, Minggu (2/10/2022).

Dia menuturkan penyekapan dan intimidasi yang dialami korban berdampak pada fisik dan psikis. Perbuatan penyekapan itu tidak bisa dibenarkan. Untuk itu negara harus melindungi korban serta mempidanakan pelaku.

Penyekapan itu, jelasnya, dilakukan pelaku karena korban sebagai wali murid mengkritik kebijakan pengadaan seragam sekolah.

“Upaya kritis orang tua tidak dapat dibalas dengan perlakuan intimidatif dan melanggar hukum, suara kritis wali murid adalah bentuk kepedulian juga dan harusnya dijawab dengan transparansi, akuntabilitas, dan integritas,” jelasnya.

Baca Juga: Miris! Akun Polsek Srandakan Komentari Tragedi Kanjuruhan dengan Kata Nirempati

LBH Jogja, kata Julian, akan mengawal kasus tersebut hingga selesai dan meminta pertanggungjawaban pihak-pihak terkait.

Pihaknya juga membuka posko aduan di sekolah tersebut. Hal ini karena diduga korban penyekapan dan intimidasi tidak hanya satu orang.

Kepala Humas Polda DIY, Kombes Yulianto mengonfirmasi dugaan penyekapan tersebut.

“Betul ada laporan penyekapan pada Sabtu [1/10/2022]. Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Kamis [29/9/2022],” katanya.

Yulianto menyebut pelaporan adalah salah satu wali murid di Kulonprogo. Saat ditanya pihak terlapor, Yulianto menyebut masih didalami penyidik.

Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul Kritik Seragam Sekolah, ASN Kulonprogo Disekap, LBH Jogja: Kami Fokus Mental Korban Dulu

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Makan Belalang, Warga Gunungkidul Meninggal

      Warga Paliyan Gunungkidul dihebohkan dengan kematian seorang warganya akibat mengonsumsi belalang beracun yang telah dimasak.

      BPPTKG: Erupsi Semeru Tak Akan Pancing Merapi

      Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) memastikan erupsi yang terjadi di Gunung Semeru tidak akan mempengaruhi aktivitas Gunung Merapi.

      Jip Wisata Parangtritis Masuk Jurang, 1 Wisatawan Meninggal

      Jip wisata dari Parangtritis mengalami kecelakaan tunggal dengan jatuh ke jurang di Gunungkidul, Yogyakarta.

      Jelang Pernikahan Kaesang, Warga Purwosari Sleman Pasang Spanduk Sambut Jokowi

      Warga Purwosari Sleman mulai bersiap-siap menyambut kedatangan Presiden Jokowi menjelang pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono.

      13 Remaja di Bantul Ditangkap Polisi karena Bawa Sajam, Begini Ceritanya

      Belasan remaja di Bantul diamankan polisi karena kedapatan membawa senjata tajam.

      Sejumlah Toko di Yogyakarta Kehabisan Stok STB, Pemda Endus Ada Penimbunan

      Sejumlah toko yang menjual set top box (STB) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta mengaku kehabisan stok.

      4.000 Set Top Box Gagal Didistribusikan di Yogyakarta, Ini Penyebabnya

      Sebanyak 4.000 set top box (STB) gratis bantuan pemerintal gagal disalurkan kepada warga miskin di Yogyakarta.

      Sabtu Ini, Jogja Diperkirakan Hujan dari Siang hingga Sore Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Sabtu 3 Desember 2022.

      Siaran TV Analog Dimatikan, Penjualan STB di Jogja Melonjak Tajam

      Kebijakan analog switch off (ASO) yang mulai diberlakukan di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (3/12/2022) membawa berkah tersendiri bagi toko elektronik yang menjual alat set top box (STB).

      Warga Sragen Dihajar 3 Orang yang Ngaku Jadi Debt Collector di Sleman

      Sejumlah pria yang mengaku sebagai debt collector menganiaya seorang warga Sragen saat berada di Sleman.

      Di Sleman, Rangkaian Acara Pernikahan Kaesang-Erina Digelar di Dua Lokasi

      Rangkaian acara pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Sleman bakal digelar di dua lokasi berbeda.

      3 Tahun UGR Tak Cair, Warga Terdampak Tol Jogja-Solo di Sleman Protes

      Warga yang terdampak pembangunan jalan tol Jogja-Solo di Dusun Simping, Kalurahan Tirtoadi, protes karena uang ganti rugi tak kunjung cari.

      Jadi Ikon Wisata Baru di Bantul, Jembatan Kretek II Segera Dibuka

      Jembatan Kretek II yang menghubungkan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) atau Jalur Pantai Selatan Jawa (Pansela) di atas Sungai Opak atau Laguna Pantai Depok, segera dibuka.

      Anggaran Habis, Pemkab Bantul Tak Gelar Atraksi Wisata saat Natal & Tahun Baru

      Pemkab Bantul memastikan tidak akan menggelar acara wisata untuk memeriahkan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 karena anggaran habis.

      Siaran TV Analog di DIY Dimatikan Sabtu Dini Hari, Ini Cara Dapatkan STB Gratis

      Mulai Sabtu (3/12/2022), siaran TV analog di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dimatikan.