Kritik Deddy Corbuzier soal Corona: Kita #Dirumahaja, Tapi WNA Masuk Indonesia
Deddy Corbuzier. (Instagram-@mastercorbuzier)

Solopos.com, SOLO — Presenter kondang Deddy Corbuzier ikut mengkritik pemerintah terkait kebijakan penanganan virus corona di Tanah Air.

Deddy Corbuzier mengatakan ketika pemerintah meminta menggaungkan physical distancing atau pembatasan fisik untuk mencegah persebaran virus corona, warga negara asing (WNA) justru masih bebas masuk Indonesia.

Ini Prosedur Permohonan Keringanan Cicilan Kredit ke Perbankan: Tak Semua Bisa!

"Anw..Kita di suruh #dirumahaja tapi WNA masih bisa masuk Indonesia...Bandara masih dibuka...Lah...Gue ke mall neh!!" ucap Deddy melalui akun Instagramnya, @mastercorbuzier, Senin (30/3/2020).

Pada kolom komentar, Deddy Corbuzier juga menyampaikan kritik dengan menyinggung nama salah satu pengamat politik, Rocky Gerung. Menurutnya, kritik kepada pemerintah itu sangat diperlukan karena solusi berasal dari kritik.

Tanam Durian Bagor, Desa Randulanang Klaten Bakal Kembangkan Agrowisata

"Solusi berasal dr kritik masyarakat, ketika pemerintah berjalan tanpa kritik maka akan diam di tempat. Anw, kalau kata Rocky Gerung gitu..Lah dia aja bukan juga kritik pemerintah trus? Dungu?" lanjutnya.

Penerbangan Bandara Adi Soemarmo Solo Bertambah, Nam Air Buka 4 Rute ke Luar Jawa

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Tapi Mall nya tutup... ?

Sebuah kiriman dibagikan oleh Deddy Corbuzier, Ph.D (@mastercorbuzier) pada

126 WNA Dilarang Masuk

Berdasarkan penelusuran Solopos.com, kritik Deddy Corbuzier itu kurang tepat lantaran tidak semua WNA diperbolehkan masuk ke Indonesia. Total ada 126 WNA yang pernah ditolak masuk ke Tanah Air sejak 6 Februari 2020 hingga 10 Maret 2020.

Keren! Pemain Persis Solo Ini Galang Donasi untuk Pembelian APD Bagi Tim Medis

"Yang sudah ditolak 126 orang dari beberapa tempat pemeriksaan imigrasi, " ujar Pelaksana Harian Dirjen Imigrasi Jhoni Ginting sebagaimana diinformasikan Suara.com, Kamis (12/3/2020).

Aturan Lockdown Kampung Karangwuni Kulon Klaten Bagi Pemudik, Bank Plecit, hingga Pedagang Keliling

Sebanyak 126 WNA itu dilarang datang ke Indonesia karena mempunyai riwayat perjalanan ke Italia, Iran, dan Korea Selatan. Mereka berasal dari berbagai negara di Asia Tenggara, Australia, Eropa, hingga Amerika Serikat.

Mereka tiba di sejumlah wilayah yang tersebar di Indonesia. Beberapa di antaranya di Bandara Soetta Tangerang, Hang Nadim Batam, Kualanamu Sumut, Juanda Jatim, dan Pelabuhan Batam Center.

Ratusan ODP Corona di Jatiyoso Karanganyar Mayoritas Pemudik dari Jabodetabek


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho