KRIS RS Dimulai 1 Juli, Segini Tarif Iuran BPJS Kesehatan

besaran iuran BPJS Kesehatan yang berlaku saat ini untuk peserta PBPU serta BP adalah senilai Rp42.000 per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas III.

 Iuran BPJS disebut akan disesuaikan dengan gaji. (Ilustrasi/Bisnis)

SOLOPOS.COM - Iuran BPJS disebut akan disesuaikan dengan gaji. (Ilustrasi/Bisnis)

Solopos.com, JAKARTA–Uji Coba sistem kelas rawat inap standar atas KRIS pada 1 Juli 2022.

Namun, BPJS memastikan tarif atau iuran masih mengacu pada aturan yang saat ini sudah berlaku yakni Perpres (Peraturan Presiden) No.64/2020 tentang Perubahas atas Perpres No.82/2018.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

“Untuk besaran iuran JKN, belum ada perubahan. Sampai belun diterbitkan revisi di Perpres No. 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan, maka iuran masih sesuai dengan Pepres No. 64/2020 yang berlaku sekarang ini,” kata Anggota DJSN Muttaqien, Minggu (26/6/2022).

Adapun, besaran iuran BPJS Kesehatan yang berlaku saat ini untuk peserta PBPU serta BP adalah senilai Rp42.000 per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas III.

Namun, pemerintah memberikan bantuan iuran senilai Rp7.000 per orang, sehingga iuran peserta kelas III, yaitu Rp35.000.

Baca Juga: Kelas Rawat Inap Standar Atas Diuji Coba, Iuran BPJS Tak Naik

Sementara itu, besaran iuran peserta PBPU dan BP kelas II senilai Rp100.000 per orang per bulan, dan kelas I Rp150.000 per orang per bulan.

Mulai bulan depan, pemerintah akan mengganti sistem kelas pada BPJS Kesehatan dengan sistem KRIS.

Penerapan sistem baru akan dilakukan terlebih dahulu dengan uji coba di beberapa rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan.

Anggota DJSN Asih Eka Putri mengungkap saat ini pembahasan soal tarif dan iuran bagi peserta layanan BPJS Kesehatan masih dalam pembahasan. Hal ini kendati sudah tinggal empat hari menuju Juli 2022.

“Saat ini masih dipersiapkan [uji coba sistem KRIS]. Tarif layanan dan iuran masih dalam tahap penghitungan,” ujarnya.

Berita telah tayang di Bisnis.com berjudul Uji Coba Penghapusan Kelas Rawat Inap, Ini Iuran BPJS Kesehatan Terbaru

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Pajak Balik Nama Mobil dan Motor Bekas akan Dihapus? Ini Penjelasannya

      Pemerintah mematangkan aturan penghapusan bea balik nama kendaraan atas kendaraan bekas karena sejumlah alasan.

      Cetak Talenta Unggul, BRI Hadirkan BRILiaN Young Leader Indonesia

      BRI terus berkomitmen mewujudkan visi sebagai The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia di mana salah satu enabler-nya adalah Home to The Best Talent.

      Pemegang Paspor RI Ditolak Jerman, Begini Solusi Kantor Imigrasi

      Direktorat Jenderal Imigrasi terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Jerman di Jakarta guna mendapatkan penyelesaian.

      Nadiem Makarim dan Gojek Lolos dari Gugatan Rp24,9 Triliun

      Gojek dan Nadiem Makarim lolos gugatan senilai triliunan rupiah terkait tuduhan menjiplak model bisnis. 

      Hyundai Stargazer Hadir di Soloraya, Ini Daftar Harganya

      Hyundai Stargazer kini resmi hadir di Soloraya, tepatnya di Hyundai Solo Baru. Produk tersebut hadir dengan empat varian dengan harga OTR Soloraya mulai dari Rp246.300.000.

      Bertekad Atasi Kemiskinan, Ini Strategi Bupati Blora

      Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora terus berupaya memerangi angka kemiskinan di wilayah tersebut. Salah satunya dengan menggandeng kalangan akademisi.

      Sulit Tergantikan Mesin, Potensi Profesi Akuntan Masih Terbuka Lebar

      Profesi akuntan disebut masih banyak dibutuhkan di Indonesia, terlebih dengan berkembangnya dunia bisnis saat ini.

      Beda Emas Batangan dan Emas Perhiasan untuk Investasi, Cek Yuk!

       Sama-sama bisa menjadi instrumen atau alat investasi, emas batangan dan emas perhiasan memiliki perbedaan yang perlu diketahui.

      Cek Syarat dan Cara Dapatkan Rp10 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

      elalui salah satu layanan BPJS Ketenagakerjaan yakni Program Jaminan Hari Tua (JHT), masyarakat dapat mencairkan dana hingga Rp10 juta. 

      Harga Mi Instan Disebut akan Naik, Bagaimana Nasib Warmindo?

      Kabar naiknya harga mi saat ini menjadi topik pembicaraan hangat di Indonesia. Lantas bagaimana dampaknya atau nasib warmindo akibat naiknya harga mi instan?

      Ekonom UGM Usulkan Harga Pertalite Naik dan Harga Pertamax Turun

      Menaikkan harga Pertalite dan menurunkan harga Pertamax merupakan langkah untuk mencegah disparitas harga yang terlalu tinggi.

      Indomie akan Kembangkan Mi Instan Sorgum Pengganti Gandum, Efektifkah?

      Indofood mendukung penuh upaya Kementerian Pertanian dalam mengantisipasi krisis pangan global dengan mencari alternatif bahan baku lokal seperti sorgum.

      OJK: Investor Ritel Capai 9,1 Juta, Mayoritas Milenial

      OJK senantiasa mendukung berbagai inisiatif Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan melalui Pasar Keuangan (FKPPPK) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya investasi di dalam negeri.

      Pengusaha Minta Kemendag Hukum Importir Baju Bekas, Ini Alasannya

      Sekretaris Jenderal APSyFI Redma Gita Wirawasta menilai saat ini penegakan hukum terhadap impor pakaian bekas ilegal masih lemah.

      Penjual Thrift Pastikan Produk Mereka Bersih dan Tak Bakal Rugikan IKM

      pelaku usaha thrift di Soloraya menjamin baju yang dijual sudah bersih dan di laundry.