Personel boy band Korea Selatan Exo (Soompi.com)

Solopos.com, SOLO – Seiring dengan skandal gugatan Kris yang ingin memutuskan kontrak dengan SM Entertainment, terungkaplah sebuah fakta sistem perbudakan yang terjadi di tubuh SM. Karenannya, pengamat musik dan penggemar ingin agar boy band Korea Selatan, Exo pindah agensi ke YG Entertainment.

Penggemar musik Korean Popular (K-Pop) tentu tahu YG merupakan saingan terberat SM dalam merebut pasar musik K-Pop. Tapi, serangkaian tuntutan hukum dari artis SM sebelumnya seperti TVXQ, Super Junior, dan Exo atas kekejaman SM memeras artis mereka membuat penggemar geram.

Dikutip Kpopstarz, Sabtu (17/5/2014), SM memiliki reputasi yang buruk pada artis mereka dengan sistem kontrak yang sangat ketat dalam jangka waktu yang panjang. Bahkan, pengamat tak ragu menyebut SM memiliki semacam kontrak budak bagi artis binaan mereka.

Sejak gugatan yang dilayangkan oleh Kris itulah pengamat musik K-Pop percaya bahwa Kris atau bahkan para personel Exo lainnya akan akan jauh lebih baik jika pindah ke YG Entertainment. Hastag #SMentWorstCompanyInKorea untuk menggambarkan kekecewaan mereka sempat menjadi trending topic di situs media sosial, Twitter. Para penggemar K-Pop yang prihatin dengan keadaan ini juga mengirim pesan ke YG Entertainment dan memohon agar Exo dapat diadopsi oleh mereka.

Tentu saja, harapan penggemar dan peneliti sangatlah tak mungkin terjadi. Tapi yang pasti, persaingan yang terjadi antara YG dan SM menjadi sorotan media atas skandal yang terjadi kali ini.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten