Tutup Iklan
Polisi mengolah TKP perusakan mobil Ahmad Fadlillah Salam di Bulusari, Bulusulur, Wonogiri, Senin (2/4/2018)/Istimewa-Ahmad Fadlillah Salam

Solopos.com, WONOGIRI -- Mobil Suzuki Jimny milik Ahmad Fadlillah Salam, 40, warga Bulusari RT 001/RW 004, Bulusulur, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, dirusak orang tak dikenal, Senin (2/4/2018) dini hari.

Mantan Wakil Sekretaris dan Ketua DPC PAN Kecamatan Wonogiri itu menilai tindakan itu sebagai upaya teror. Dia menyerahkan sepenuhnya ke polisi untuk mengungkap kasus tersebut.

Ahmad saat diwawancarai Solopos.com, Senin, mengaku kaget saat mengetahui ada pecahan kaca berserakan di dekat mobilnya yang diparkir di halaman rumah saat dia keluar pukul 05.30 WIB. Dia curiga kaca mobilnya pecah.

Kemudian dia mengecek mobil merahnya yang berpelat nomor H 7719 EB itu. Benar saja, kaca depan dan belakang mobilnya berlubang dengan diameter sekepalan tangan orang dewasa.

Ketika mengecek lebih jauh dia menemukan sebongkah batu di dekat mobil. Atas hal itu dia curiga ada orang yang sengaja merusak mobilnya menggunakan batu dari arah depan.

Dia menduga pelaku melemparkan batu dari jarak dekat sehingga kekuatan lemparan sangat kuat. Alhasil, batu bisa menembus kaca belakang. Pelaku diduga masuk pekarangan rumah agar bisa melakukan tindakan itu.

Lelaki yang akrab disapa Mamad menilai kemungkinan kecil pelaku melemparkan batu dari jalan. Jarak antara jalan depan rumah dengan mobilnya sekitar 13 meter. Dengan jarak itu, jika batu yang dilemparkan mengenai kaca kemungkinan kecil bisa sampai menembus kaca belakang.

“Ini teror, tapi entah dari siapa,” kata Mamad kepada Solopos.com melalui sambungan telepon.

Ada dugaan pelaku beraksi lebih kurang pukul 02.30 WIB. Saat itu ada warga yang mendengar suara keras seperti kendaraan bertabrakan. Namun, karena sakit warga bersangkutan tidak keluar rumah untuk mengecek.

Mamad sudah melapor ke Polsek Wonogiri Kota. Dia berharap pelaku bisa ditangkap secepatnya agar motif merusak mobilnya diketahui. Saat ditanya apakah dia memiliki permasalahan dengan seseorang atau kelompok tertentu, Mamad tak ingin berspekulasi karena belum diketahui kebenarannya.

“Saya serahkan kasus hukum ini kepada polisi. Motif pelaku melakukan ini akan diketahui jika pelaku sudah ditangkap,” ulas Mamad.

Kapolsek Wonogiri Kota, AKP Surono, mengatakan kasus ini ditangani Polsek dan Polres Wonogiri. Saat ini masih penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan pelaku. Polisi membawa bukti batu setelah olah tempat kejadian perkara (TKP). Diduga kuat batu tersebut digunakan pelaku untuk merusak mobil Mamad.

“Diduga memang pelaku melemparkan batu dari jarak dekat,” kata Kapolsek mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Robertho Pardede.

 

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten