KRIMINALITAS : Haduh, Kasus Judi di Madiun Masih Peringkat Teratas
Ilustrasi judi dadu (Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja)

Kasus kriminalitas di Kota madiun masih didominasi perjudian yang menempati peringkat teratas.

Solopos.com, MADIUN—Data Satuan Reskrim Polres Madiun mencatat, selama tahun 2014 telah menangani sebanyak 330 kasus kriminal.
Secara rinci, dari 330 kasus kriminal yang ditangani di tahun 2014, didominasi oleh kasus perjudian yang mencapai 70 kasus. Setelah itu, disusul kasus pencurian biasa sebanyak 59 kasus, dilanjutkan kasus pencurian dengan pemberatan 58 kasus, penggelapan 21 kasus, dan narkotika sebanyak 15 kasus.
"Dari jumlah tersebut sebanyak 224 kasus di antaranya telah selesai proses hukumnya di pengadilan. Sedangkan sisanya masih berjalan," kata Kepala Polres Madiun Kota, AKBP Farman sebagaimana diberitakan Kantor Berita Antara, Rabu (24/12/2014).
Kapolres melanjutkan, kasus criminal lainnya yang telah ditangani Polres di antaranya, pencurian kendaraan bermotor, penipuan, perlindungan anak, pengeroyokan, penganiayaan, dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Farman mengatakan, kasus kriminal di wilayah hukum Polres Madiun Kota, selama tahun 2014 memang mengalami penurunan sebanyak 45% dibandingkan tahun sebelumnya.
Turunnya angka tersebut, katanya, selain imbauan dari kapolri juga dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya, tindakan preventif dan preventatif yang lebih intensif.
"Salah satunya adalah melakukan patroli, baik patroli roda empat, roda dua, maupun sepeda,” ujarnya.
Masyarakat pun diminta ikut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kota Madiun.
Hal itu dimulai dari menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.
"Masyarakat bisa berperan aktif dengan memberikan informasi apapun yang berkenaan dengan keamanan, ketertiban, dan kemajuan kinerja Polri,” ujarnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom