ilustrasi maling

Keempatnya pun diketahui tak hanya menjalankan aksinya di Bantul saja

Solopos.com, BANTUL—Misteri kasus pembobolan sejumlah sekolah di Bantul yang terjadi beberapa hari terakhir mulai terkuak. Jajaran Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Bantul membekuk empat orang pelaku pembobolan tersebut, Sabtu (13/5/2017).

Dari hasil pemeriksaan, diketahui keempat orang yang menamakan diri mereka Kelompok Bekasi itu masing-masing berinisial NA, dan ES warga Kendal, GA, warga Bekasi, serta DS, warga Jakarta. Keempatnya pun diketahui tak hanya menjalankan aksinya di Bantul saja.

Berdasarkan pengakuan mereka sendiri, aksi pembobolan sekolah itu juga mereka lakukan di Sleman, dan Kulonprogo. “Diduga kuat juga melakukan di Gunungkidul,” kata Kapolres Bantul, AKBP Iman Kabut, saat menggelar jumpa pers di Mapolres Bantul, Rabu (24/5/2017).

Penangkapan keempatnya dilatarbelakangi oleh kasus pembobolan tiga sekolah yang berbeda, yakni SD Negeri II Sedayu Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, SD Tirtohargo, Kecamatan Kretek, dan SD Sembungan, Kecamatan Kasihan. Pembobolan ketiga sekolah itu terjadi awal Mei lalu. Dari ketiga lokasi, pelaku berhasil menggondol puluhan unit komputer senilai lebih dari Rp150 juta.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten