KPU Sukoharjo Kebut Sortir Dan Lipat Surat Suara Pilkada
Logistik surat suara Pilkada Sukoharjo 2020 diterima KPU setempat pada Senin (23/11/2020) sore. (Istimewa/KPU Sukoharjo)

Solopos.com, SUKOHARJO — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo siap mengebut penyortiran dan pelipatan surat suara Pilkada 2020. Sedikitnya 70 orang dikerahkan untuk sortir dan pelipatan surat suara tersebut.

Hasil Tes Swab Seluruh Pedagang Pasar Sidoharjo Wonogiri Sudah Keluar, Ini Hasilnya

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda mengatakan logistik surat suara Pilkada 2020 telah diterima pada Senin (23/11/2020) sore. Surat suara tersebut dijemput oleh KPU bersama Bawaslu. "Kami menjemput surat suara bersama Bawaslu dan juga dua personil aparat kepolisian bersenjata ke PT Pura Kudus," terangnya.

Dikatakan Nuril, setelah dilakukan pengecekan di PT Pura, KPU memastikan surat suara sudah sesuai jumlah yang diorderkan sebanyak 677.863 lembar ditambah 2.000 lembar untuk cadangan atau untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU). Secara keseluruhan total ada sebanyak 679.863 lembar surat suara.

ISI Solo Ditutup Sampai 27 November, 42 Pegawai Kena Tracing

Katanya, surat suara tersebut dikemas dalam 338 box plus satu box untuk PSU sehingga totalnya 339 box serta langsung disimpan di Graha Mulia dimana sudah disediakan dua ruangan dan langsung dijaga oleh kepolisian. "Surat suara akan mulai disortir pada Rabu -Jumat (25-27/11/2020). Jumlah tenaga yang kita kerahkan untuk itu ada 70 orang," katanya.

Rekrut Sedikit Orang

Seperti diketahui, Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada Sukoharjo sebanyak 660.487 pemilih. Terdiri dari pemilih laki-laki 326.627 orang dan pemilih perempuan 333.860 orang.

Boyolali Kembali ke Zona Oranye Covid-19, Protokol Kesehatan di Lingkungan Keluarga Harus Diperhatikan

Sebelumnya KPU mengerjakan pengesetan sebanyak 1.830 buah kotak surat suara yang dikerjakan oleh sebanyak 12 orang pekerja. Seluruh kegiatan persiapan logistik pilkada ini tetap mengedepankan protokol kesehatan, dimana seluruh pekerja harus melalui pemeriksaan thermo gun, memakai masker, dan yang ditekankan adalah sering mencuci tangan dengan sabun.

Komisioner KPU Sukoharjo, Suci Handayani mengatakan KPU tidak merekrut banyak orang guna pengaturan jaga jarak saat berkegiatan. Efisiensi pekerja ini dibarengi dengan memulai pengerjaan logistik lebih awal agar tahapan berjalan sesuai dengan jadwal. "Kami memusatkan seluruh kegiatan pengerjaan dan penyimpanan logistik pilkada di Gedung Graha Mulia," katanya.

Lokasi tersebut disewa dekat dengan kantor KPU untuk memudahkan pengawasan dan pengamanan. Selain itu, tempat tersebut luas serta aman dalam kondisi cuaca hujan. Mengingat sebagian besar logistik pilkada rawan rusak oleh air karena berbahan kertas.

Warga Lereng Merapi Mulai Jual Sapi ke Pasar di Sukoharjo, Langsung Bikin Harga Drop

“Gedung yang digunakan tertutup jadi memenuhi kelaikan sebagai gudang penyimpanan seluruh logistik pilkada,” imbuhnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom