KPU Solo Yakin Partisipasi Pemilih Meningkat, Ini Alasannya
Ilustrasi pemilu. (Solopos/dok)

Solopos.com, SOLO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo menargetkan tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada tahun 2020 lebih dari 79 persen. Angka itu tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan pilkada langsung Solo sejak tahun 2005.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, saat diwawancara Solopos.com melalui telepon seluler (ponsel), Selasa (18/2/2020). “Saya optimistis partisipasi pemilih di atas 79 persen. Di atas target nasional 77,5 persen itu,” kata dia.

Begini Kondisi Paru-Paru Pasien Terjangkit Virus Corona

Optimisme jajaran KPU Solo menurut Nurul mendasarkan sangat dinamisnya pergerakan politik di Kota Bengawan beberapa bulan ini. Para pemangku kepentingan di Solo bergerak serentak mendinamisasi perpolitian lokal. Salah satunya media massa yang dinilai Nurul berperan strategis dalam mengedukasi politik masyarakat untuk peduli terhadap tahapan pilkada.

“Situasi dan kondisi saat ini sudah ramai dan paham dinamika politiknya. Media massa luar biasa gencar mensosialisasikan agenda pilkada ini. Sehingga sejak jauh-hari hari geliat politik pilkada sudah terasa dan semakin menggeliat,” ujar dia.

Jeff Bezos Beli Rumah Rp2,2 Triliun

Optimisme KPU Solo terhadap tingginya partisipasi politik juga karena adanya pergerakan elemen masyarakat untuk mengusung cawali-cawawali dari jalur perseorangan. Sudah ada tiga elemen masyarakat yang mendapat akse ke Silon.

“Indikasi akan adanya calon perseorangan kan baru kali ini. Di pilkada langsung Solo sebelum-sebelumnya belum pernah ada. Di luar itu kami yakin organisasi partai politik juga pasti akan tetap bergerak dalam tahapan pilkada,” urai dia.

Harga Bawang Kating di Solo Turun Mulai Rp35.000-an/Kg, Tapi…

Berdasarkan data KPU Solo, selama tiga kali penyelenggaraan pilkada langsung Solo partisipasi pemilih paling tinggi tahun 2005. Saat itu partisipasi pemilih 76 persen, Pilkada 2010 turun menjadi 71 persen dan Pilkada 2015 jadi 74 persen.

Di sisi lain Nurul menyatakan jajarannya sudah siap menyambut kedatangan pasangan cawali-cawawali dari jalur perseorangan yang akan menyerahkan berkas syarat dukungan, Rabu (19/2/2020). Mereka standby di kantor selama jam kerja.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho