KPU Klaten Gelar Lomba TPS Unik Berhadiah Jutaan Rupiah


Solopos.com/Ponco Suseno

Solopos.com, KLATEN -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten mengajak seluruh kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Kabupaten Bersinar membikin tempat pemungutan suara atau TPS unik di tengah pandemi Covid-19.

Kreativitas membikin TPS unik diharapkan dapat menumbuhkan semangat anggota KPPS dalam bekerja sekaligus mampu menarik perhatian pemilih agar berbondong-bondong ke TPS, Rabu (9/12/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, KPU Klaten telah menyosialisasikan lomba TPS unik via media sosial (medsos), dalam beberapa hari terakhir.

Renovasi Kelar, Wisata Bayanan Sragen Belum Buka di Akhir Tahun

Dalam lomba TPS unik itu disediakan hadiah total senilai Rp16,8 juta. Juara I bakal memperoleh Rp4,5 juta, juara II senilai Rp3,6 juta, juara III senilai Rp2,7 juta, juara harapan bagi enam TPS unik (masing-masing bakal memperoleh hadiah senilai Rp1 juta).

Di antara syarat dan ketentuan lomba yang diumumkan KPU Klaten, yakni KPPS yang mengikuti lomba dapat menghias TPS dengan swadaya sehingga TPS memiliki bentuk unik. Di samping itu, anggota KPPS dapat menggunakan kostum khusus sehingga TPS tersebut dapat dikatakan unik.

Meningkatkan Partisipasi Pemilih

Keberadaan TPS unik diharapkan dapat menarik pemilih dan meningkatkan partisipasi pemilih di Pilkada 2020. Di setiap TPS unik juga harus menerapkan protokol kesehatan.

Pertama di Dunia, Universitas Jepang Luncurkan Fakultas Anime Manga

Hal itu termasuk 3M, seperti menyediakan tempat cuci tangan, mengimbau pemilih agar tetap menggunakan masker dan menjaga jarak minimal satu meter. Foto TPS unik di-posting di Instagram (IG) PPS masing-masing.

"Itu menjadi terobosan kami [KPU Klaten] tentang bagaimana mengajak pemilih datang ke TPS. Maka, kami akan memberikan apresiasi ke TPS terunik nantinya. Semoga dengan cara seperti itu, anggota KPPS semakin semangat dalam bekerja dan partisipasi pemilih dapat meningkat," kata anggota Komisioner Divisi Teknis KPU Klaten, Samsul Huda, saat ditemui Solopos.com di kantornya, Senin (7/12/2020).

Samsul Huda mengatakan KPU Klaten mematok target partisipasi pemilih di Pilkada 2020 minimal 77,5 persen. Target tersebut dinilai jauh lebih tinggi dibandingkan target Pilkada tahun 2015.

"Itu menjadi tantangan kami ke depan. Makanya, kami gencarkan terus sosialisasi. Termasuk memberikan apresiasi ke TPS unik. Berat memang untuk memenuhi target itu, terlebih saat ini berlangsung masa pandemi Covid-19. Tapi, kami optimitis dapat memenuhi target itu," katanya.

TPS Aman, Kondusif, dan Sukses

Ketua KPU Klaten, Kartika Sari Handayani, mengatakan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Bersinar mencapai 961.070 pemilih. Jumlah itu terdiri dari 473.384 pemilih laki-laki dan 487.686 pemilih perempuan.

Gubernur Jateng Bantah Rumah Sakit Over-Kapasitas Pasien Covid-19

Di Pilkada 2020, total TPS di Klaten ada 2.550 TPS. Dia meminta warga Klaten tak perlu takut datang ke TPS.

"Jangan takut datang ke TPS [bagi pemilih saat hari pencoblosan]. Kami menjamin di TPS aman, kondusif, dan sukses. Sehat penyelenggara, sehat peserta, dan sehat pemilih," kata Kartika Sari Handayani.

Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu, turut mengimbau pemilih di Pilkada 2020 tetap menaati protokol pencegahan Covid-19.

"Tetap jaga jarak dan hindari kerumunan. Begitu rampung mencoblos, pemilih dipersilakan pulang ke rumahnya masing-masing," katanya.

Share
Dipublikasikan oleh
Rohmah Ermawati