KPU Klaten: Calon Bupati-Wakil Bupati Dilarang Bawa Massa saat Pengundian Nomor Urut!

KPU Klaten melarang para calon bupati dan wakil bupati membawa massa saat pengundian dan pengambilan nomor urut dalam Pilkada Klaten 2020.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Pilkada Klaten. (Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, KLATEN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten melarang pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati membawa massa saat menghadiri pengundian dan pengambilan nomor urut dalam Pilkada Klaten 2020, Kamis (24/9/2020).

Sehari sebelum dilakukan pengundian dan pengambilan nomor urut, KPU terlebih dahulu menetapkan paslon, Rabu (23/9/2020).

Demikian penjelasan Ketua KPU Klaten, Kartika Sari Handayani, saat ditemui wartawan di Mapolres Klaten, Selasa (22/9/2020). KPU Klaten terus berkomitmen menggelar setiap tahapan pilkada dengan menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Sesuai rencana, kami akan menetapkan paslon besok [Rabu]. Kami akan menyelenggarakan rapat secara internal terlebih dahulu. Selanjutnya, kami menggelar pengundian nomor urut paslon di hari berikutnya," kata Kartika Sari Handayani.

Bisa Capai Usia 1,1 Abad, Ini Kunci Mbah Sarikem Wanita Tertua di Sragen Panjang Umur

Kartika Sari Handayani mengatakan seluruh tahapan Pilkada Klaten 2020 digelar dengan menaati protokol pencegahan Covid-19. Hal itu termasuk rencana pelaksanaan penetapan paslon dan pengambilan nomor urut para calon bupati-wakil bupati Klaten.

"Kami sudah menyampaikan ke masing-masing paslon untuk menaati protokol pencegahan Covid-19. Terutama di saat pengundian nomor urut, masing-masing paslon dilarang membawa massa [mengerahkan massa]. Ini sesuai dengan PKPU No. 10/2020 yang masih dalam suasana pandemi Covid-19" katanya.

Kartika Sari Dewi mengatakan di antara upaya menaati protokol pencegahan Covid-19 itu, yakni membatasi jumlah rombongan paslon saat mengambil nomor urut.

"Kami sudah jelaskan tak perlu membawa massa [ke masing-masing paslon]. Nantinya rombongan akan dibatasi, 12 orang di aula dan 15 orang di halaman. Selebihnya, arus lalu lintas di depan kantor KPU Klaten ditutup sementara," katanya.

TNI

Dandim 0723/Klaten, Letkol (Inf) Joni Eko Prastyo, mengatakan prajurit TNI siap mem-back up aparat polisi dalam menjaga iklim kondusivitas di Kabupaten Bersinar di Pilkada 2020.

Di samping fokus menjaga keamanan, prajurit TNI juga selalu mengingatkan seluruh elemen masyarajag agar tetap menaati protokol pencegahan Covid-19, termasuk pada pengundian nomor urut para calon bupati-wakil bupati Klaten. Hal itu termasuk wajib mengenakan masker, jaga jarak, menghindari kerumunan.

Inilah Watu Suye, Batu Terbesar di Sragen & Jadi Tempat Bertapa Pangeran Diponegoro

"Di akhir tahun ini, ada kegiatan cukup padat [tahapan Pilkada 2020]. Semoga, kondusivitas wilayah tetap terjaga," katanya.

Berita Terbaru

Bawaslu Jateng : Ada 16 Pelanggaran Prokes di Kampanye Pilkada 2020

Solopos.com, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah atau Bawaslu Jateng menemukan sejumlah pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan pasangan...

Bawaslu Awasi Medsos Paslon di Pilkada Grobogan 2020

Solopos.com, PURWODADI -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kabupaten Grobogan terus melakukan pengawasan tahapan kampanye Pilkada Grobogan 2020. Tidak...

Dikritik Program Belum Terealisasi, Cabup Petahana Sragen Langsung Kasih Jawaban

Solopos.com, SRAGEN — Calon bupati (cabup) petahana di Pilkada Sragen 2020, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyampaikan terdapat 8.569 lapangan...

Bawaslu Sukoharjo Perpanjang Lagi Masa Pendaftaran Pengawas TPS, Masih Kurang Berapa?

Solopos.com, SUKOHARJO -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Sukoharjo kembali memperpanjang pendaftaran rekrutmen calon pengawas tempat pemungutan suara atau...

Bawaslu Boyolali Perpanjang Pendaftaran Pengawas TPS 10 Kecamatan, Kekurangan Paling Banyak Ngemplak

Solopos.com, BOYOLALI -- Masa pendaftaran pengawas Tempat Pemungutan Suara atau TPS Pilkada Boyolali 2020 diperpanjang hingga Senin (19/10/2020). Perpanjangan...

KPU Wonogiri Coret 57.497 Data Tak Memenuhi Syarat

Solopos.com, WONOGIRI—Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mencoret 57.497 data pemilih tak memenuhi syarat (TMS) melalui tahapan pencocokan, penelitian, pencermatan, dan...

Gibran-Teguh Panasi Mesin Tim Pemenangan Internal PAN Solo, Ini Targetnya

Solopos.com, SOLO -- DPD PAN Solo mengukuhkan tim pemenangan untuk pasangan cawali-cawawali, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa atau Gibran-Teguh, pada...

Saat Sri Mulyani Bicara Pengembangan Wisata Klaten hingga Hobi Olahraga

Solopos.com, SOLO-- Klaten terkenal dengan surganya wisata air, mulai dari Umbul Ponggok yang sudah terkenal dengan hingga mancanegara hingga...

Romantis, Ini Cerita Sri Mulyani tentang LDR hingga Drakor

Solopos.com, SOLO- Sebagai ibu rumah tangga dan istri, Calon Bupati Klaten Sri Mulyani pastinya memiliki kegiatan yang padat. Beruntungnya,...

Jumlah Pemilih Terbanyak Pilkada Klaten Ada di Trucuk, Kebonarum Paling Sedikit

Solopos.com, KLATEN — Jumlah pemilih terbanyak di Pilkada Kalten 2020 berada di Kecamatan Trucuk. Sedangkan jumlah pemilih paling sedikit...