KPU Boyolali Siapkan Bilik Khusus Untuk Pemilih Bersuhu Tubuh di Atas 37,3 Derajat
Ilustrasi Pilkada Boyolali (Solopos-Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, BOYOLALI -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boyolali akan menyiapkan bilik khusus pada Pilkada 2020 nanti bagi pemilih yang bersuhu tubuh lebih dari 37,3 derajat. KPU juga akan menyiapkan protokol kesehatan lainnya dalam proses pemungutan suara nanti. Termasuk untuk menghindari kerumunan warga.

Ketua KPU Boyolali, Ali Fahrudin, mengatakan akan ada hal-hal baru di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pilkada tahun ini. Mulai dari undangan, setiap pemilih diharapkan bisa datang ke TPS sesuai jam yang telah ditentukan. Di TPS nantinya juga akan disiapkan sarung tangan sekali pakai, masker dan sebagainya.

Buntut Aksi di Balai Kota Solo: 148 Pemuda Diduga Penyusup Ditangkap, 37 Sekolah di Soloraya Disurati Polresta

"Semua dilakukan untuk menghindari kemungkinan warga bersentuhan langsung atau terjadinya berkerumun. Itu harapan kami agar Pilkada berjalan aman baik untuk pemilih, penyelenggara maupun peserta Pilkada," kata dia kepada wartawan belum lama ini.

Selian itu pihaknya juga akan menyiapkan bilik khusus di setiap TPS saat Pilkada Boyolali 2020 mendatang. Hal itu untuk mengantisipasi jika ada pemilih yang memiliki suhu tubuh lebih dari 37,3 derajat.

"Sebelum masuk ke TPS nanti ada cek suhu tubuh. Jika ada yang suhu tubuhnya lebih dari 37,3 derajat nanti diarahkan untuk memilih di bilik khusus yang akan kami sediakan," jelas Ali.

Jumlah

Mengenai jumlah bilik di setiap TPS, dia mengatakan sesuai arahan ada lima bilik di setiap TPS. Satu di antaranya nanti untuk bilik khusus. Sedangkan untuk pemilih yang terkonfirmasi Covid-19, dan menjalani isolasi mandiri, akan ada petugas yang mendatangi ke lokasi isolasi mandiri.

Sejarah Ujian Nasional: Awalnya Bernama Ujian Penghabisan sampai Ebtanas di Era 1990-an

"Nanti satu jam sebelum pemungutan suara berakhir, atas koordinasi KPPS dan Satgas [Penanggulangan Covid-19] serta saksi maupun pengawas TPS, nanti akan mendatangi [pemilih] dengan APD lengkap," jelas Ali.

Lebih lanjut dia menyampaikan semua persiapan dan penataan lokasi pemungutan suara akan dilakukan sesuai protokol kesehatan. KPU juga berencana akan melakukan simulasi sebelum hari pemungutan suara tiba.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom