KPPU Sebut 4 Produsen Kuasai Pasar Minyak Goreng, Ada Praktik Kartel?

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan adanya sinyal praktik kartel atau persekongkolan dalam kenaikan harga minyak goreng di dalam negeri.

 Stok minyak goreng kemasan di Indomaret Jl. Ahmad Yani, Wonogiri, ludes setelah harga minyak goreng diturunkan menjadi Rp14.000/liter. (Istimewa/Dinas KUKM Perindag Wonogiri)

SOLOPOS.COM - Stok minyak goreng kemasan di Indomaret Jl. Ahmad Yani, Wonogiri, ludes setelah harga minyak goreng diturunkan menjadi Rp14.000/liter. (Istimewa/Dinas KUKM Perindag Wonogiri)

Bisnis.com, JAKARTA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan adanya sinyal praktik kartel atau persekongkolan dalam kenaikan harga minyak goreng di dalam negeri. Namun, KPPU masih memerlukan penyelidikan lanjutan untuk membuktikan dugaan awal tersebut.

Analisis struktur pasar yang dilakukan KPPU menunjukkan bahwa sejumlah produsen minyak goreng memiliki pangsa yang mendominasi. Direktur Ekonomi KPPU Mulyawan Ranamanggala mengatakan 4 produsen utama memiliki pangsa pasar berturut-turut sebesar 14 persen, 13,3 persen, 11 persen, dan 8,2 persen.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Penghitungan rasio konsentrasi dari 4 produsen tersebut atau CR(4) menunjukkan total pangsa mencapai 46,5 persen yang menunjukkan bahwa pasar bersifat monopoli dan mengarah ke oligopoli.

Baca Juga: Dijual Rp14.000/Liter, Minyak Goreng di Minimarket di Sragen Ludes

Temuan dari studi yang dilakukan KPPU juga mengungkap bahwa para produsen dengan pangsa besar sejatinya terintegrasi secara vertikal. Pasar minyak goreng didominasi oleh produsen atau perusahaan yang juga memiliki usaha perkebunan, produsen minyak sawit mentah atau CPO, dan juga turunan lain termasuk margarin dan minyak goreng.

“Dari temuan kami, pelaku usaha yang memiliki pangsa pasar terbesar itu sebenarnya terintegrasi secara vertikal di mana dia bagian dari kelompok usaha perkebunan kelapa sawit,” kata Mulyawan dalam konferensi pers, Kamis (20/1/2022) seperti dilansir Bisnis.com.

Pada kesempatan yang sama, Komisioner KPPU Ukay Karyadi mengisyaratkan kenaikan harga minyak goreng seharusnya bisa dihindari jika melihat hubungan vertikal antara mayoritas produsen minyak goreng dengan usaha perkebunan sawit.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Sukoharjo Belum Rp14.000/Liter

Namun dia menduga terdapat keputusan bisnis yang membuat pelaku usaha turut menaikkan harga bahan baku ke pabrik minyak goreng dalam negeri seperti harga pasar global.

Meski harga CPO global yang tinggi cenderung lebih menguntungkan bisnis daripada memasok ke pasar domestik, pengusaha tidak lantas bisa mengentikan pasokan ke pabrik produk olahan di dalam negeri. Oleh karena itu, lanjut Ukay, pelaku usaha turut menaikkan harga minyak sawit ke pasar domestik.

“Tentunya yang paling aman adalah menyamakan, setidaknya menaikkan harga CPO yang dijual ke pabrik minyak goreng yang juga merupakan afiliasi sendiri,” kata Ukay.

Ukay mengatakan jika kebijakan ini diadopsi oleh salah satu usaha, maka harga di dalam negeri seharusnya tidak naik secara bersamaan. Dia mengatakan tren kenaikan harga di tingkat eceran cenderung naik pada saat yang bersamaa, terlepas dari fakta bahwa produsen minyak goreng berafilisasi dengan usaha perkebunan masing-masing.

“Perilaku semacam ini bisa dimaknai sebagai sinyal bahwa apakah terjadi ‘kartel’. Ini sinyal-sinyalnya ke sana karena harga kompak naik meski mereka memiliki kebun sendiri-sendiri,” tambahnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Indonesia Butuh Cetak Biru Pedagogi Digital

      + PLUS Indonesia Butuh Cetak Biru Pedagogi Digital

      Indonesia membutuhkan cetak biru pedagogi digital. Kebutuhan ini urgen berdasarkan pengalaman penyelenggaraan pendidikan pada masa pandemi Covid-19. Pandemi kini telah masuk tahun ketiga.

      Berita Terkini

      Indomie akan Kembangkan Mi Instan Sorgum Pengganti Gandum, Efektifkah?

      Indofood mendukung penuh upaya Kementerian Pertanian dalam mengantisipasi krisis pangan global dengan mencari alternatif bahan baku lokal seperti sorgum.

      OJK: Investor Ritel Capai 9,1 Juta, Mayoritas Milenial

      OJK senantiasa mendukung berbagai inisiatif Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan melalui Pasar Keuangan (FKPPPK) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya investasi di dalam negeri.

      Pengusaha Minta Kemendag Hukum Importir Baju Bekas, Ini Alasannya

      Sekretaris Jenderal APSyFI Redma Gita Wirawasta menilai saat ini penegakan hukum terhadap impor pakaian bekas ilegal masih lemah.

      Penjual Thrift Pastikan Produk Mereka Bersih dan Tak Bakal Rugikan IKM

      pelaku usaha thrift di Soloraya menjamin baju yang dijual sudah bersih dan di laundry.

      Penjual Thrift di Solo Klaim Jual Produk Bersih dan Tak Rugikan IKM

      Sejumlah pelaku usaha thrift di Soloraya menampik penuturan Kemendag. Mereka menilai, produk yang mereka jual telah dipastikan kebersihannya.

      Dari Kuliner hingga Wisata, Ini Daftar Promo HUT ke-77 Kemerdekaan RI

      Untuk memeriahkan HUT ke-77 Kemerdekaan RI ada daftar sederet promo yang sangat sayang jika dilewatkan.

      Solia Hotel Yosodipuro Solo Rayakan HUT ke-2, Begini Keseruan Solsation

      Merayakan HUT ke-2, Solia Yosodipuro Solo mengadakan sejumlah kegiatan.

      Bandara Pondok Cabe Beroperasi, Ini Rute Hingga Estimasi Harga Tiketnya

      Sudahkah Anda tahu rute, jadwal, hingga estimasi harga tiket penerbangan yang beroperasi komersial di Bandara Pondok Cabe?

      Semen Gresik Raih Penghargaan TJSL & CSR Award 2022

      Semen Gresik raih penghargaan TJSL & CSR Award 2022.

      Mendag Sebut Bisnis Baju Bekas Boleh, Impornya yang Dilarang

      Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah tidak melarang bisnis baju bekas, tetapi impor baju bekas jelas dilarang.

      Gaet Penumpang, DAMRI Gandeng Alfamart & Indomaret Jual Tiket Bus AKAP

      Untuk mempermudah pelanggan melakukan pemesanan tiket, khususnya layanan Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), DAMRI menjalin kerja sama dengan Alfamart dan Indomaret. 

      Masuk Lewat Jalur Tikus, Baju Bekas Impor Rp9 Miliar Dibakar Mendag

      Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan membakar baju bekas impor senilai Rp9 miliar dari hasil pengawasan selama Juni sampai dengan Agustus 2022.

      BRI Borong 3 Penghargaan Alpha South East Asia 2022, Apa Saja?

      BRI borong penghargaan dari Alpha South East Asia.

      Promo UMKM Merdeka, Beli Pertamax di Pertashop Ini Dapat Hadiah Menarik

      Dalam rangka memperingati Hari UMKM Nasional sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus, Pertamina menghadirkan Promo UMKM Merdeka.

      Pemerintah Segera Cairkan Subsidi Energi Rp189 Triliun

      Anggaran subsidi energi, termasuk BBM, elpiji, dan listrik mengalami kenaikan seiring melonjaknya harga komoditas energi di tingkat dunia.