KPK Telusuri Informasi Pertemuan TGB dengan Direktur Penindakan KPK
Gubernur NTB TGB Zainul Majdi menyaksikan Mensos Idrus Marham (kedua kanan) menggendong anak korban tambang emas ilegal di Puskesmas Sekotong, Lombok Barat, NTB, Kamis (21/6/2018). (Antara - Ahmad Subaidi)

Solopos.com, JAKARTA -- Internal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami adanya informasi pertemuan antara Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi Tuanku Guru Bajang (TGB) dengan Direktur Penindakan KPK Brigjen Pol Firli.

Febri menjelaskan internal KPK kini tengah mengurutkan pertemuan tersebut dari kornologis awal. Hingga sampai tujuan Firli bertemu dengan TGB tersebut. "Saya sudah cek ke direktorat pengawasan internal tentu dilakukan proses telaah," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, saat dimintai konfirmasi Suara.com, Rabu (19/9/2018).

"Itu siapa saja yang mengambil keputusan saat itu. Dan bagaimana peristiwanya. itu semua masih ditelaah," ujar tutup Febri.

Sebelumnya, Firli dan TGB bertemu dalam acara perpisahan Komando Resor Moliter 162 di Mataram, NTB, pada Mei 2018 lalu. Keduanya menurut informasi nampak bermain di Lapangan Tenis Wira Bhakti, Gebang, NTB.

Sebelumnya, Majalah Tempo melansir pemberitaan tentang dugaan Muhammad Zainul Majdi atau TGB menerima aliran dana langsung ke rekening pribadinya terkait divestasi Newmont pada periode 2009-2013.

Dalam laporan itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan KPK menemukan dugaan aliran dana dari PT Recapital Asset Management ke rekening Bank Syariah Mandiri TGB nomor 0367002XXX atau 7006148XXX senilai Rp1,15 miliar pada 2010.

Berita itu menyebutkan uang itu 2 kali ditransfer ke rekening TGB. KPK juga menduga uang itu berkaitan dengan pembelian 24 persen saham hasil divestasi Newmont oleh PT Multi Daerah bersaing (milik Pemerintah NTB) pada November 2009.

Namun TGB mengaku aliran dana itu merupakan uang pinjaman dari Rosan Roeslani, pemilik Recapital untuk pinjaman pondok pesantrennya, Darunnahdiatain Nahdlatul Wathan di NTB. Dia membantah jika uang itu terkait divestasi saham Newmont.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom