KPK Periksa 60 Saksi Kasus Bupati Kudus
Segel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di salah satu pintu kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Solopos.com, KUDUS — Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa 60-an saksi dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus, pihak swasta, maupun anggota DPRD setempat terkait dengan kasus dugaan suap bupati nonaktif Kudus Muhammad Tamzil.

"Jumlah pastinya memang tidak tahu. Akan tetapi, saksi yang dimintai keterangannya oleh KPK selama ini diperkirakan  60 saksi," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus Sam'ani Intakoris di Kudus, Jawa Tengah, Senin (23/9/2019).

Ia juga dua kali diperiksa oleh KPK di Mapolres Kudus, termasuk dua anggota DPRD setempat dan kalangan swasta. Terkait dengan Hari Jadi Kota Kudus, dia bersama jajaran bertekad meningkatkan kinerja ASN dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

"Kami bertekad zero pungutan liar dan tingkatkan lagi kepercayaan terhadap masyarakat," ujarnya.

Sekda bersama jajaran ASN dan masyarakat tidak hanya mendoakan bupati yang sudah meninggal, tetapi juga bupati yang sedang menghadapi masalah hukum, serta pelaksana tugas bupati agar tetap diberikan keselamatan dan kesehatan.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Muhammad Tamzil ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK atas dugaan menerima suap terkait dengan pengisian jabatan di wilayahnya. Dalam kasus tersebut, KPK menetapkan tiga tersangka, dua di antaranya staf khusus Bupati Agus Soeranto dan Plt. Sekretaris Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah Kabupaten Kudus Akhmad Sofyan.

Tamzil diduga menerima uang sebesar Rp250 juta dari Akhmad melalui Agus. Uang tersebut diduga untuk kepentingan pribadi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho