KPK Panggil Lagi Gubernur Papua Lukas Enembe, 1.800 Polisi Disiagakan

Polda Papua menyiagakan 1.800 personel untuk mengantisipasi gangguan keamanan setelah KPK mengeluarkan panggilan kedua kepada Gubernur Papua Lukas Enembe.

 Gubernur Papua Lukas Enembe (kanan) didampingi penasehat hukumnya bersiap menjalani pemeriksaan di gedung Tipikor Bareskrim Polri , Jakarta, Senin (4/9/2022). - ANTARA/Reno Esnir

SOLOPOS.COM - Gubernur Papua Lukas Enembe (kanan) didampingi penasehat hukumnya bersiap menjalani pemeriksaan di gedung Tipikor Bareskrim Polri , Jakarta, Senin (4/9/2022). - ANTARA/Reno Esnir

Solopos.com, JAKARTA — Gubernur Papua Lukas Enembe yang mangkir dari pemeriksaan KPK mendapat pembelaan dari ribuan pendukungnya.

Ribuan orang itu menjadi benteng hidup Lukas Enembe agar tidak datang ke KPK.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Kepolisian Daerah Papua menyiagakan 1.800 personel untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat setelah KPK mengeluarkan panggilan kedua kepada Gubernur Papua Lukas Enembe.

Waka Polda Papua Brigjen Pol Ramdani Hidayat di Jayapura, Sabtu (24/9/2022), mengatakan 1.800 personel yang disiagakan itu tersebar di Polresta Jayapura, Polres Jayapura, Polda Papua, dan Brimob termasuk tiga kompi Brimob nusantara dari Polda Sumatera Utara, Polda Sulawesi Utara, dan Polda Maluku.

Baca Juga: Aksi Bela Gubernur Papua Lukas Enembe, Ribuan Pendukung Turun ke Jalan

“Sebanyak 1.800 personel itu siap digerakkan bila terjadi gangguan kamtibmas terutama di Jayapura yang merupakan ibu kota provinsi,” katanya.

Ia mengatakan Kota Jayapura menjadi barometer bagi keamanan di Papua. Untuk itu, selain menyiagakan pasukan, pihaknya juga menggalakkan patroli.

Selain itu, lanjut Ramdani, penanganan terhadap demo juga akan diperketat agar tidak berakhir dengan kerusuhan seperti tahun 2019.

Baca Juga: Dikaitkan Lukas Enembe, Mendagri Tito Akui Teman Lama tapi Tak Ikut Campur

Ketika ditanya situasi keamanan di kawasan rumah pribadi Gubernur Enembe di Koya, Distrik Muara Tami, Wakapolda Papua mengakui sekelompok masyarakat dilaporkan masih bersiaga.

“Jumlah pendukung yang berjaga di luar pagar kediaman pribadi Gubernur Enembe di Koya dilaporkan hanya sekitar 20-an orang dan bukan ribuan seperti yang diberitakan,” jelas Brigjen Pol Ramdani.

Baca Juga: Tak Hanya Korupsi, Gubernur Papua Diduga Terlibat Perjudian Lintas Negara

Wakapolda Papua berharap semua pihak turut menjaga keamanan dan tidak terpengaruh dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab.

“Jangan mudah terpengaruh isu yang sengaja diembuskan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan mari kita jaga Papua agar tetap damai,” kata Wakapolda Papua.

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Anggota Paspampres Mayor BF Jadi Tersangka dan Ditahan di Pomdam Jaya

      Anggota Paspampres Mayor BF sudah ditahan di Rutan Guntur, Jakarta.

      Gunung Semeru Masih Luncurkan Awan Panas Guguran

      Gunung Semeru masih mengeluarkan awan panas guguran pada Senin (5/12/2022).

      Perwira Paspampres Perkosa Kowad, Panglima TNI: Pecat

      Perwira Paspampres perkosa Kowad dilakukan saat keduanya sedang bertugas mengamankan KTT G20 di Bali

      Gempa M 6,7 Guncang Tonga, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

      Gempa yang terjadi di laut itu sempat membuat badan geologi AS mengeluarkan peringatan tsunami, meski kemudian dicabut setelah rilis gempa tersebut.

      Asap Rokok Bisa Bertahan 3 Jam di Ruangan, Berbahaya bagi Anak

      Saat lahir, bayi yang ibunya menghirup asap rokok mengalami kesulitan pertumbuhan.

      Pencuri Barang Pusaka Berumur Ratusan Tahun Diringkus

      Barang-barang pusaka berumur ratusan tahun itu bernilai tinggi di tangan kolektor.

      Erupsi Gunung Semeru bisa Sebabkan Tsunami adalah Hoaks!

      PVMBG menegaskan erupsi Semeru tidak bisa memicu tsunami sehingga kabar tersebut dipastikan hoaks alias informasi bohong.

      Andika Perkasa Setelah Pensiun dari Panglima TNI, Ini yang akan Dilakukan

      Andika Perkasa setelah pensiun mengaku akan tetap produktif, namun masih enggan membeberkan produktif seperti apa.

      Sebutan Tentara Wanita, Begini Penjelasannya

      Sebutan tentara wanita TNI disesuaikan dengan masing-masing matra, Kowad untuk TNI AD, Kowal untuk TNI AL, dan Wara untuk TNI AU.

      Kementerian PUPR Mulai Bangun Rumah Korban Gempa Cianjur, Ini Teknologinya

      Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dengan struktur tahan gempa akan dibangun di sejumlah kawasan yang diperuntukkan korban gempa CIanjur.

      8 Daerah di Tanah Air Diguncang Gempa Minggu, 4 Desember 2022

      Sebanyak delapan daerah di Tanah Air diguncang gempa bumi pada Minggu (4/12/2022).

      BMKG Prakirakan Hujan Lebat di Sejumlah Daerah di Tanah Air

      Sejumlah daerah di Tanah Air akan turun hujan lebat disertai angin kencang dan petir pada Minggu (4/12/2022).

      Bupati Garut Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dari Gempa Bumi M 6.4

      Bupati Garut sudah memastikan tidak ada korban jiwa akibat gempa yang terjadi di Garut pada Sabtu (3/12/2022).

      KPK: ACFFest 2022 Bisa Tumbuhkan Budaya Antikorupsi

      Pemberantasan korupsi tidak hanya soal penindakan, namun juga melalui pendidikan dan peran serta masyarakat, salah satunya melalui film.

      FKUB Usulkan Moderasi Beragama Masuk Kurikulum Pendidikan Nasional

      Konsepsi pendidikan moderasi beragama perlu diakomodasikan ke kurikulum pendidikan nasional itu menjadi salah satu isi rekomendasi dari Rakernas FKUB se-Indonesia.

      Bapeten: Pemerintah Targetkan PLTN Terealisasi pada 2039

      Pemerintah sudah menargetkan pada 2039 sudah ada realisasi PLTN sebagai upaya mendukung target karbon netral atau net zero emission dan ketahanan energi nasional.