Tutup Iklan

KPK dan Pemprov Jateng Janji Cegah Korupsi Bareng

KPK dan Pemprov Jateng Janji Cegah Korupsi Bareng

SOLOPOS.COM - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (tengah), Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kiri) dan Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi (kanan) menghadiri Rakor Bupati/Wali Kota Se-Jateng di Semarang, Selasa (18/10/2016). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

KPK dan Pemprov Jateng menandatangani kesepakatan pencegahan korupsi.

Solopos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Selasa (18/10/2016), menandatangani komitmen atau rencana aksi koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Penandatanganan komitmen koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi dilakukan pada Rapat Koordinasi Bupati/Wali Kota se-Jawa Tengah di Gedung Grhadika Bhakti Praja," kata Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jawa Tengah Sinoeng N. Rachmadi di Semarang, Senin (17/10/2016).

Ia menjelaskan bahwa ada tiga dokumen yang akan ditandatangani Pemprov Jateng dan KPK saat itu, yakni Rencana Aksi Korsupgah KPK RI oleh Gubernur Jawa Tengah dan pimpinan KPK, Komitmen dan Rencana Aksi Korsupgah KPK oleh Bupati/Wali Kota se-Jateng dan pimpinan KPK, serta Komitmen Bersama Gubernur dan Tim Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ) tentang Antikorupsi di kalangan perempuan.

Menurut dia, kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk partisipasi aktif jajaran Pemprov Jateng dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih serta bebas dari kolusi, korupsi, dan nepotisme.

Penandatanganan janji itu disebutnya juga sebagai implementasi Sistem Informasi Pemantauan Tindak Lanjut (SIPTL) BPK. "Penandatanganan komitmen ini sebagai bentuk pencegahan tindak pidana korupsi karena pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan melalui upaya penindakan, tetapi juga diimbangi dengan pencegahan korupsi melalui perbaikan sistem," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pernyataan komitmen bersama bukan merupakan dokumen hukum yang bersifat mengikat. "Namun, merupakan pernyataan niat sungguh-sungguh dari Pemprov Jateng yang bekerja sama dengan AIPJ dalam mencegah korupsi untuk meningkatkan akses pada pelayanan dan keadilan, serta mempromosikan toleransi," kata Sinoeng.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Gojek Luncurkan Festival Kuliner Solo, Catat Tanggalnya

Gojek berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Solo menghadirkan Festival Kuliner Solo (FKS) yang melibatkan ratusan mitra usaha Go Food.

Kasus Covid-19 Klaster Pabrik Sepatu Karanganyar Masih Terus Bertambah, Total 113 Orang

Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 dari klaster pabrik sepatu di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, masih terus bertambah.

Begini Cara Mengajari Anak Berwirausaha Sejak Dini

Agar buah hati termotivasi jadi pengusaha, tak ada salahnya orang tua mengajari anak berwirausaha.

Tiga Cara Menikmati Croffle Hits dari Tjemilan oleh Kopi Soe

Sebagai kedai camilan favorit masyarakat, Tjemilan oleh Kopi Soe juga menghadirkan aneka varian croffle yang dinamai #Soeffle.

Tren Naik, Kasus Covid-19 di Sukoharjo Tambah 88 Orang dalam Sehari

Kasus Covid-19 di Sukoharjo bertambah 88 orang dalam sehari pada Kamis (24/6/2021). Penambahan itu membuktikan tren penambahan kasus Covid-19 di Sukoharjo masih naik.

Bapas Solo Sebut Mediasi Kasus Perusakan Makam Oleh Anak-Anak Di Mojo Telah Selesai, Hasilnya?

Proses mediasi kasus perusakan makam Mojo, Pasar Kliwon, Solo, yang melibatkan 10 anak-anak sudah selesai dengan pendampingan Bapas.

Melonjak! Pemusalaran Jenazah Prosedur Covid-19 di Sukoharjo Capai 22 Orang dalam Sehari

Sebanyak 22 jenazah dimakamkan dengan prosedur Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo dalam sehari. Kondisi ini melonjak tajam dari biasanya empat jenazah.

Diduga Gegara Depresi, Perempuan asal Pati Terjun ke Sumur

Seorang perempuan di Pati diduga nekat mengakhiri hidup dengan menceburkan diri ke sumur. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Bangun Tidur Buka Jendela, Warga Sukodono Sragen Shock Temukan Tetangga Gantung Diri

Seorang pria lansia asal Sukodono, Sragen, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di belandar rumah pada Jumat (25/6/2021).

Uji Sampel Covid-19 Melonjak, BBVet Wates Kulonprogo Kewalahan

Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates kewalahan menguji sampel lantaran melonjaknya kasus Covid-19 di Kulonprogo.

Faktor Ratusan ODGJ Bisa Sembuh dari Covid-19: Tak Stres Pikirkan Corona

Ratusan pasien ODGJ dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sebulan, begini penjelasannya.

Wah, Ternyata Banyak ASN yang Tak Netral di Pilkada 2020, Sukoharjo Nomor Dua

Bawaslu Jateng menyebut ada 110 ASN yang terbukti tak netral pada Pilkada 2020. Mereka telah dijatuhi sanksi.