Kotak Kosong Menang di Makassar, Gerindra: Calon Tunggal Kerabat JK!
Petugas memperhatikan hasil perhitungan cepat versi KPU Sulsel di Hotel Clarion Makassar, Kamis (28/6/2018). (Antara - Abriawan Abhe)

Solopos.com, JAKARTA -- Kekalahan pasangan calon tunggal Munafri Arifiddun - A. Rachmatika Dewi Yustitia Iqbal melawan kotak kosong dalam pemilihan Wali Kota Makassar (Pilkada Makassar) 2018 dikaitkan dengan kekerabatan sang calon dengan Jusuf Kalla (JK). Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono menyebutnya sebagai perlawanan rakyat.

"Terdapat kemungkinan adanya bisa saja terjadi penggunaan kekuasaan, penggunaan institusional aparat atau birokrasi. Kotak kosong menang, ini perlawanan rakyat," kata Ferry di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6/2018), dilansir Suara.com.

Ferry mengatakan dalam Pilkada Makassar, kotak kosong menang melawan pasangan calon yang diusung oleh 10 partai politik. Dia juga mempertanyakan soal calon lainnya, Danny Pomanto, yang gagal maju ke Pilkada Makassar karena diskualifikasi KPU, sehingga menyebabkan Munafri harus bertarung dengan kotak kosong.

"Apakah terdapat intervensi kekusaan dengan menggunakan instrumen-instrumen, apakah aparat atau birokrasi. Kalau lihat dari kasusnya, Danny Pomanto, beliau merasa terjadi penzaliman. Ia tak bisa ikuti pilkada," kata Ferry.

Ia melanjutkan, masyarakat Makassar dalam hal ini tahu secara persis kandidat yang melawan kotak kosong. Karena itu, masyarakat Makassar ibarat menghukumnya.

"Rakyat Makassar mengetahui secara persis, siapa kandidat yang jadi lawan kotak kosong tersebut. Setahu kami, memiliki kekerabatan dengan Jusuf Kalla," kata Ferry.

Hingga Jumat (29/6/2018), hasil penghitungan cepat yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui input data hasil pemilihan atau formulir C1 menunjukkan kolom kosong unggul melawan calon tunggal di Pilkada Makassar. Hingga kemarin, data yang masuk melalui sistem server KPU telah mencapai 80,41% (2.147 dari 2.670 TPS yang tersebar di 15 kecamatan). Perolehan kolom kosong hingga pada pukul 07.30 Wita mencapai 236.785 suara (52,50%).

Sedangkan calon tunggal pasangan Munafri Arifuddin-A Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) memperoleh 214.219 suara (47,50%). Sedangkan jumlah suara sah yang masuk saat itu mencapai 450.069 suara (96 persen) dan suara tidak sah 16.624 suara (3%).

Jumlah pemilih Pilkada Makassar berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) laki-laki sebanyak 382.546 jiwa dan perempuan 404.647 jiwa dengan total pemilih 804.938 jiwa. Sementara yang menggunakan hak pilihnya tercatat laki-laki 213.458 jiwa dan perempuan 247.492 jiwa (total 471.248 jiwa), sehingga partisipasi pemilih hanya 58,54%.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom