KOTA SURABAYA Segera Dikelilingi Jalan Lingkar Luar

KOTA SURABAYA Segera Dikelilingi Jalan Lingkar Luar

SOLOPOS.COM - Ilustrasi jalanan Kota Surabaya (mappijatim.or.id)

Kota Surabaya tengah menyiapkan realisasi Jalan Lingkar Luar Timur dan Barat.

Solopos.com, SURABAYA — Pemerintah Kota Surabaya mulai menyiapkan desain pembangunan infrastruktur jalan lingkar luar timur (JLLT) dan jalan lingkar luar barat (JLLB). Jalan lingkar yang mengelilingi Kota Surabaya itu bakal menghubungkan jalur Suramadu dan Juanda.

Kepala Badan Perencanan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Agus Imam Sonhaji mengatakan selain memasuki tahap desain jalan yang menghubungkan jalur Suramadu dan Juanda tersebut, saat ini pemkot tengah berkoordinasi dengan para pengembang yang memiliki lahan di sekitar jalan lingkar luar timur.

"Proyek lingkar luar timur dan barat ini sebetulnya sudah masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), tapi memang pengerjaannya tidak mudah karena banyak pembebasan lahan yang harus diselesaikan," katanya Jumat (15/5/2015).

Dikerjasamakan
Dia menjelaskan, proyek infrastruktur jalan yang menggunakan dana dari APBD yang tidak mencapai Rp1 triliun tersebut rencananya dikerjasamakan dengan para pengembang. Pengembang memiliki porsi 50% dalam pengerjaan JLLT maupun JLLB. Sejauh ini, pengembang seperti Pakuwon Group yang memiliki proyek perumahan mewah di kawasan Surabaya timur sudah menyiapkan fasilitas jalan.

"Nanti jalan yang dibuat oleh pengembang langsung terhubung dengan proyek jalan pemerintah. Nah itu strategi kami, dengan cara menggandeng pengembang, karena kalau tidak begitu pemkot tidak bisa membiayai semuanya sendiri," katanya.

Agus menambahkan, selain desain jalan luar lingkar timur, Pemkot Surabaya juga akan mengebut proyek jalan lingkar luar barat terlebih dahulu mengingat di kawasan barat Surabaya kini lebih berkembang,  apalagi sudah banyak pengembang yang telah menyiapkan fasilitas jalan. Di antaranya seperti Pakuwon Group, Ciputra Group dan Intiland yang banyak mengembangkan kawasan perumahan baru.

"Rencananha jalan lingkar luar barat akan didahulukan karena pengembang sudah banyak yang siap dan menunggu," imbuhnya.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Sudah Pakai Deodoran, Kok Bau Badan Masih Tak Sedap?

Pakai deodoran biasanya untuk mengatasi bau badan tak sedap.

Tak Hanya Berenang, Pengunjung Umbul Manten Klaten Juga Bisa Terapi Ikan Hlo!

Di wisata Umbul Manten Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, disediakan kolam khusus untuk terapi ikan bagi para pengunjung.

76 Kendaraan Terjaring Penyekatan di Sragen, 4 Diputar Balik

Tim gabungan menggelar penyekatan kendaraan dari Jawa Timur yang masuk wilayah Jawa Tengah melalui Sragen, pada H+2 Lebaran.

Perahu Wisata di Waduk Kedungombo Kemusu Terbalik, Ini Kata BPBD Boyolali

Perahu wisata di di Waduk Kedungombo wilayah Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, terbalik pada Sabtu (15/5/2021) siang.

Prediksi Puncak Arus Balik Tanggal 16 dan 20 Mei, Kemenhub Tingkatkan Tes Acak

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan meningkatkan tes antigen secara acak sebagai salah satu upaya menghadapi puncak arus mudik yang kemungkinan terjadi tanggal 16 dan 20 Mei 2021.

Liburan Jelajahi Tempat Wisata Terbaru di Grobogan

Bagi warga Grobogan, wisata di Jowo Dhuwur View menjadi destinasi pelancong dengan beragam macam wahana hiburan yang bisa dinikmati.

Para Selebritas Mualaf Ini untuk Kali Pertama Rayakan Lebaran

Sejumlah selebritas mualaf ini untuk kali pertama merayakan Lebaran.

Selama Ramadan, 300 PGOT Ditangkap Satpol PP Solo, 2 Eksploitasi Anak

Satpol PP Kota Solo selama Ramadan dan Hari H Lebaran menangkap sebanyak 300 pengemis, gelandangan, dan orang terlantar atau PGOT di Kota Solo.

H+2 Lebaran, Arus Lalu Lintas ke Wisata Kemuning-Tawangmangu Macet Lur!  

Arus kendaraan menuju ke jalur wisata Ngargoyoso dan Tawangmangu pada H+2 Lebaran atau Sabtu (15/5/2021) mengalami kenaikan signifikan.

Bagi-Bagi Kupat Jembut di Tradisi Syawalan Khas Semarang

Dalam Bahasa Jawa, kata jembut mungkin memiliki kesan vulgar. Namun jembut di sini rupaya adalah jenis makanan.

Perahu Wisata di Waduk Kedung Ombo Kemusu Boyolali Tenggelam Diduga Kelebihan Muatan

Kecelakaan air terjadi di Waduk Kedung Ombo kawasan Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (15/5/2021) siang sekitar pukul 11.30 WIB.

Permasalahan Pembayaran THR Banyak Dialami UMKM, Pemerintah Harus Hadir

Pemerintah harus hadir secara langsung untuk menangani masalah pembayaran THR keagamaan bagi perusahaan-perusahaan di segmen UMKM yang tidak mampu melakukan pembayaran sesuai ketentuan.