Para atlet Kota Madiun berfoto bersama sebelum dilepas untuk bertanding di Porprov VI Jawa Timur, Senin (1/7/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Madiun hanya menargetkan kontingen atlet Kota Madiun bisa masuk 20 besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur 2019.

Kali ini, Kota Madiun menerjunkan 171 atlet dari 23 cabang olahraga dan satu cabang eksebisi untuk memperkuat kontingen.

Demi mengikuti Porprov VI Jawa Timur yang diselenggarakan pada 6-13 Juli 2019 itu, Pemkot Madiun telah mengeluarkan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk mempersiapkan seluruh kontingen.

Ketua KONI Kota Madiun, Tatok Raya, mengatakan untuk Porprov VI Jatim, kontingen atlet Kota Madiun sudah mempersiapkan diri sejak enam bulan lalu. Seluruh biaya latihan atlet selama proses perisian juga dipenuhi.

"Untuk Porprov Jatim, dianggarkan Rp2 miliar. Itu khusus Porprov," jelas dia kepada wartawan seusai pelepasan kontingen atlet Kota Madiun untuk Porprov VI Jatim di Asrama Haji setempat, Senin (1/7/2019).

Tatok menuturkan target yang diberikan bagi para atlet yakni bisa masuk 20 besar. Pada Porprov tahun ini, KONI Kota Madiun ingin memperbaiki prestasi para atlet. Karena untuk memperbaiki prestasi tidak bisa instan dan butuh proses.

"Kami akan memberikan yang terbaik. Kita sudah berusaha dan tancap gas," kata Tatok.

Mengenai reward yang diberikan kepada atlet berprestasi, lanjutnya, pihaknya belum mengetahui secara pasti besaran hadiah yang akan diberikan. Menurutnya, reward tidak hanya berupa uang, melainkan juga bisa dialihkan dalam bentuk jaminan pendidikan.

Komandan Kontingen Kota Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri, menutukan pada Porprov tahun ini, kontingen Kota Madiun hanya ditarget bisa masuk 20 besar. Beberapa cabor andalan Kota Madiun yaitu di panahan, bulu tangkis, dan angkat besi.

"Kita berharap atlet yang dikirimkan bisa mendapatkan emas. Kalau kemarin-kemarin memang panahan yang menjadi andalan," kata dia.

Kontingen Kota Madiun tidak mengikuti semua cabor yang dipertandingkan. Ada enam cabor yang tidak diikuti, antara lain sepak bola, bola voli, dan lainnya. Pemerintah akan menjamin seluruh kebutuhan para atlet selama bertanding di lokasi Porprov yaitu di Tuban, Lamongan, Bojonegoro, dan Gresik. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten