Kosgoro: Ridwan Kamil Fokus ke Jawa Barat Saja

Dan jika sinyalemen ini benar, Ridwan Kamil diminta untuk tetap memilih memimpin Jabar dibanding Nusantara.

 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mengunjungi Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Kamis (20/1/2022) malam. (ANTARA/HO-Humas Pemprov Jabar)

SOLOPOS.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mengunjungi Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Kamis (20/1/2022) malam. (ANTARA/HO-Humas Pemprov Jabar)

Solopos.com, BANDUNG — Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Jawa Barat Aria Girinaya meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tetap fokus mengurus Jawa Barat di tengah informasi akan terpilih sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Pak RK (Ridwan Kamil) itu punya tanggung jawab yang masih harus diselesaikan. Beliau menjabat baru tiga tahun kemudian ada pandemi Covid-19 yang mana menyebabkan pembangunan dalam tanda petik banyak yang dipending atau belum terselesaikan,” kata Aria Girinaya kepada wartawan, di Bandung, Jumat.

PromosiCara Elegan Isuzu Panther Tunjukkan Taji Sebagai Mobil Badak

Sebelumnya, pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang akan menunjuk kepala daerah berlatar belakang arsitek untuk menjadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara membuat nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil banyak disinggung.

Baca Juga: Penuhi Kriteria Pemimpin Ibu Kota Baru, Ini Komentar Ridwan Kamil

Dikarenakan hal tersebut masih berupa sinyal dari Jokowi dan belum mengarah ke nama definitif maka Ridwan Kamil diminta untuk mengabaikan isu tersebut.

Dan jika sinyalemen ini benar, Ridwan Kamil diminta untuk tetap memilih memimpin Jabar dibanding Nusantara.

Menurut dia, pernyataan Presiden Jokowi meski belum mengarah langsung pada sosok Ridwan Kamil harus tetap diapresiasi.

“Dan itu bagi kami khususnya warga Jawa Barat adalah suatu kebanggaan kalau betul Pak Ridwan Kamil ditunjuk sebagai kepala otorita IKN,” kata Aria seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Baca Juga: Sowan ke Lirboyo, Ridwan Kamil Bantu Dana untuk Ponpes

Melihat hal tersebut, kata Aria, maka pihaknya berharap Ridwan Kamil lebih dulu menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai Gubernur Jawa Barat secara tuntas.

“Kalaupun diberi kesempatan, nanti kita terserah Pak Jokowi, tapi kami warga Jabar sangat berharap Pak Ridwan Kamil menyelesaikan tugas sebagai Gubernur di Jabar. Jadi jangan terpecah fokusnya setidaknya masih ada agenda-agenda pembangunan di Jabar yang harus diselesaikan oleh beliau,” kata dia.

Dia juga menilai analisis sebagian pengamat bahwa sinyal ini menunjukkan Jokowi tengah mempersiapkan Ridwan Kamil sebagai capres dengan memimpin Nusantara bukan hal yang mudah dan sederhana.

“Lantas pertanyaannya ialah partai mana yang mau mengusung beliau sebagai capres? Saya menyarankan beliau fokus dulu di Jawa Barat walaupun peluang (capres) itu ada. Karena saya berharap Jawa Barat tuntas, Jawa Barat juara lahir batin itu bukan hanya slogan,” kata dia.

Sumber: Antara

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

20 Mei Hari Kebangkitan Nasional, Mengapa Tidak Tanggal Merah?

Berdasarkan Kepres No. 316 Tahun 1959 tentang Hari-Hari Nasional yang Bukan Hari Libur, Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) bukan tanggal merah atau hari libur nasional

Selamat Harkitnas! Begini Sejarah 20 Mei Jadi Hari Kebangkitan Nasional

20 Mei sebenarnya merupakan hari lahirnya sebuah organisasai bernama Boedi Oetomo atau Budi Utomo pada 20 Mei 1908 atau 37 tahun sebelum Indonesia merdeka.

Media Jangan Telan Mentah-Mentah Hasil Survei

Pengamat politik Rocky Gerung mengkritik media yang menelan mentah-mentah hasil survei termasuk tingkat kepuasan terhadap Presiden Jokowi.

Sejarah Hari Ini: 20 Mei 1908 Berdirinya Budi Utomo Sebagai Harkitnas

Beragam peristiwa bersejarah di berbagai belahan dunia terjadi dari tahun ke tahun pada 20 Mei.

2 Survei Kepuasan Jokowi Jauh Beda, Rocky: Surveyor Sedang Cari Remah

Rocky Gerung menyoroti dua hasil survei terhadap tingkat kepuasan Presiden Jokowi yang saling bertolak belakang padahal dirilis hampir bersamaan.

Kenaikan TDL Pelanggan 3.000 VA Berpotensi Tambah Beban Industri

Rencana pemerintah menaikkan tarif dasar listrik abagi pelanggan 3.000 volt ampere (VA) disesalkan pelaku industri yang tengah berjuang untuk bangkit setelah dihajar pandemi Covid-19.

Kompolnas: Briptu Tajir HSB Lakukan Kejahatan Korporasi

Albertus Wahyurudhanto mengatakan kasus penambangan emas ilegal, baju bekas, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat oknum Polri Briptu HSB merupakan kejahatan korporasi.

Akun Medsos Pejabat Singapura Diserbu Pendukung UAS

Hal itu merupakan buntut dari deportasi yang dilakukan Singapura terhadap UAS pada Senin (16/5/2022) lalu.

Fahri Hamzah: Pejabat Singapura Idap Islamphobia

Fahri Hamzah menilai pejabat Singapura mengidap  islamophobia lantaran menolak Ustaz Abdul Somad (UAS) masuk ke negara tersebut, beberapa hari lalu.

Kejagung Segera Tangkap Semua Tersangka Mafia Minyak Goreng

Febrie menyebutkan tersangka Lin Che Wei sempat membagikan uang hasil kejahatan mafia minyak goreng ke sejumlah pihak.

Dicap Halu, Yusuf Mansur: Saya Sedang Mengajari Bangsa Ini Bermimpi

Yusuf Mansur mengatakan, dirinya sedang mengajari bangsa Indonesia bermimpi agar mencapai taraf kehidupan yang lebih baik. 

Tampil di Youtube Anak, Yusuf Mansur Sebut Dirinya Asal Ngomong

Yusuf Mansur mengaku dirinya bukan orang yang pandai, karenanya ia tidak banyak berpikir tapi banyak bertindak.

Menteri Muhadjir Sarankan UAS Jaga Lisan Agar Tak Diusir Singapura

Muhadjir Effendy menyarankan UAS untuk menjaga lisan agar tidak menyakiti hati orang lain.

Terduga Pembunuh Perempuan Muda di Kebumen Ternyata Sang Kekasih

R diketahui tinggal di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, yang tidak lain merupakan kekasih korban.

Polisi Pengedar Narkoba Coba Bunuh Diri di Sel

Kepala Badan Nasional Narkotika Provinsi Kalimantan Barat, Budi Wibowo, membenarkan informasi adanya polisi yang mencoba bunuh diri.