Korupsi Uang Kas, Mantan Direktur RSUD Wonosari Ditetapkan Tersangka

Mantan Direktur RSUD Wonosari, Gunungkidul, Isti Indiyanti, ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi yang rugikan keuangan negara mencapai ratusan juta rupiah.

 RSUD Wonosari, Gunungkidul. (JIBI/Harian Jogja)

SOLOPOS.COM - RSUD Wonosari, Gunungkidul. (JIBI/Harian Jogja)

Solopos.com, SLEMAN — Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan mantan Direktur RSUD Wonosari Gunungkidul, Isti Indiyanti, 63, sebagai tersangkan kasus dugaan korupsi. Diduga tersangka melakukan korupsi uang jasa pelayanan dokter laboratorium di rumah sakit pelat merah tersebut.

Dirreskrimsus Polda DIY, Kombes Roberto Gomgom Pasaribu, mengatakan dugaan tindak pidana korupsi tersebut terjadi pada 2015. Pada rentang waktu 2009 sampai 2012 terjadi kesalahan bayar atas uang jasa pelayanan dokter laboratorium kepada para dokter dan petugas kesehatan di RSUD Wonosari.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Dari kejadian salah bayar itu, kata dia, pada 2015 tersangka memerintahkan untuk mengembalikan atau mengumpulkan uang salah bayar tersebut. Saat itu terkumpul uang pengembalian jasa dokter laboratorium senilai Rp646 juta.

Dari jumlah tersebut, uang senilai Rp158 juta kemudian dimasukkan ke dalam kas RSUD Wonosari. Sedangkan uang senilai Rp488 juta, atas perintah Isti tidak dimasukkan dan dicatat dalam pembukuan kas RSUD Wonosari.

Baca Juga: Pemkab Gunungkidul Ajukan Rp500 Juta untuk Penanganan PMK

“Dari total uang tersebut sebanyak Rp158 juta telah kembali dimasukkan ke dalam kas RSUD. Sementara Rp488 juta lainnya atas perintah tersangka II [Isti Indiyanti], tidak dimasukkan dan dicatat dalam pembukuan kas RSUD,” ucap dia saat konferensi pers, Selasa (28/6/2022).

Bersama tersangka lain dengan inisial AS yang merupakan mantan salah satu kepala bidang di RSUD Wonosari, uang itu digunakan untuk kepentingan pribadi bersama-sama. Dari hasil perhitungan kerugian negara, uang yang berhasil diselamatkan dalam proses penyidikan tersebut adalah sebesar Rp470 juta.

“Dengan begini, perkara ini sudah dinyatakan lengkap [P21]. Hari ini kami akan mengirimkan atau tahap ke-2 pengiriman tersangka dan barang bukti selanjutnya oleh jaksa akan diajukan ke sidang pengadilan,” tuturnya.

Baca Juga: Susah Sinyal,Warga Gunungkidul Harus Berjalan 5 KM untuk Akses Internet

Menurutnya berkas dari perkara ini sudah dinyatakan lengkap. Berdasarkan koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi DIY hingga bekerja sama juga perkara disupervisi KPK.

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto menyampaikan sanksi pidana yang akan dikenakan yakni Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU No.31/1999 jo UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dipidana dengan pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat satu tahun dan lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp1 miliar.

Baca Juga: Puluhan PMI Asal Gunungkidul Segera Berangkat, Ini Negara Tujuannya

“Berkas perkara tersangka  telah dinyatakan lengkap oleh jaksa peneliti dan akan dilakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti tahap dua ke JPU Kejaksaan Tinggi,” ucapnya.

Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul Korupsi Eks Direktur RSUD Wonosari Rugikan Negara Rp470 Juta

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Akulturasi Budaya Arab dan China Lahirkan Kebaya, Lambang Emansipasi Wanita

      Akulturasi Budaya Arab dan China Lahirkan Kebaya, Lambang Emansipasi Wanita

      Kebaya berasal dari bahasa Arab yakni kaba yang berarti pakaian dan diperkenalkan lewat bahasa Portugis ketika mereka mendarat di Asia Tenggara. Sementara versi lain mengatakan kebaya ada kaitannya dengan pakaian tunik perempuan pada masa Kekasiran Ming di China.

      Berita Terkini

      Senin Ini, Jogja Diprediksi Diterjang Hujan Disertai Petir

      Simak prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Senin 3 Oktober 2022.

      Kritik Pengadaan Seragam, Wali Murid di Kulonprogo Disekap & Diintimidasi

      Seorang wali murid disekap dan diintimidasi gara-gara kritik kebijakan pengadaan seragam di salah satu sekolah negeri di Kulonprogo.

      Miris! Akun Polsek Srandakan Komentari Tragedi Kanjuruhan dengan Kata Nirempati

      Akun Twitter Polsek Srandakan mencuitkan komentar yang tidak pantas terkait tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan 130 orang.

      Tragis! Main Bola di Pantai Drini Gunungkidul, Bocah 5 Tahun Terlindas Bus

      Nasib tragis menimpa seorang bocah berusia 5 tahun yang terlindas bus saat main bola di Pantai Drini Gunungkidul.

      Ditangkap Polisi atas Kasus Penipuan, ESJ Ternyata Ketua Komisi di DPRD Bantul

      Anggota DPRD Bantul dari Fraksi Partai Gerindra yang ditangkap polisi atas dugaan kasus penipuan ternyata menjabat sebagai ketua komisi.

      Terjerat Kasus Penipuan, Anggota DPRD Bantul Diciduk Polisi

      Anggota DPRD Bantul dari Fraksi Partai Gerindra, Enggar Suryo Jatmiko, ditangkap aparat Polda DIY karena terjerat kasus dugaan penipuan yang mengakibatkan korbannya mengalami kerugian Rp150 juta.

      Sabtu Ini, Hujan Deras Diprediksi Terjang Jogja dari Siang-Malam Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Sabtu 1 Oktober 2022.

      Uniknya Nikah Massal di Jogja, Lokasi di Malioboro & Maharnya Kuliner Gudeg

      Sebanyak 15 pasangan mengikuti nikah massal yang berlokasi di Malioboro Jogja.

      Tarif Masuk Kebun Buah Mangunan Bantul Naik Rp2.000, Segini Tiketnya Sekarang

      Tarif masuk ke tempat wisata Kebun Buah Mangunan, Kabupaten Bantul, naik Rp2.000.

      Meretas Mitos Pulung Gantung di Gunungkidul

      Mitos pulung gantug di Gunungkidul menyebutkan apabila pulung yang berupa bola api berpijar merah dan berekor jatuh dari langit, maka diyakini sekitar tempat jatuhnya pulung akan ada warga yang gantung diri.

      Terbaru! Pembangunan Tol Jogja-YIA Bakal Lewati Dua Desa di Sedayu Bantul

      Pembangunan Jalan Tol Jogja-Bandara Yogyakarta International Airport direncanakan melewati dua desa di Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul.

      Paket Wedding di Hotel Bintang 5 Mewah Jogja, Bisa Indoor dan Outdoor!

      Salah satu hotel bintang lima di Jogja menawarkan paket wedding terbaik yang bisa mewujudkan impian pernikahan Anda.

      Keraton Jogja Gelar Tradisi Sekaten 2022, Berikut Ini Rangkaian Acaranya

      Keraton Jogja kembali menggelar acara tradisi Sekaten untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun ini.

      Holywings Jogja Buka dengan Nama Gold Dargon, Satpol PP: Itu Bukan Holywings

      Holywings Jogja dikabarkan buka lagi dengan nama baru, Satpol PP setempat memastikan itu bukan usaha Holywings.

      Masyarakat Diminta Blokir Kendaraan yang Telah Dijual, Gratis & Begini Caranya

      Masyarakat diminta untuk segera memblokir nomor kendaraan setelah kendaraan tersebut dijual, hal ini supaya tidak terjadi kesalahan sasaran dalam ETLE mobile.