Tutup Iklan

KORUPSI SRAGEN : Temukan Novum, Terpidana Bansos Provinsi Ajukan PK

KORUPSI SRAGEN : Temukan Novum, Terpidana Bansos Provinsi Ajukan PK

SOLOPOS.COM - Ilustrasi korupsi (Ethixbase.com)

Korupsi Sragen, terpidana empat tahun penjara kasus korupsi penyunatan dana bansos mengajukan PK.

Solopos.com, SRAGEN — Terpidana empat tahun penjara dalam kasus korupsi penyunatan dana Bantuan Sosial (Bansos) APBD Provinsi Jawa Tengah 2008, Eko Wijiyono, mengajukan peninjauan kembali (PK) atas putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) pada 2014 lalu.

Pengajuan PK itu dilatarbelakangi temuan novum oleh ahli waris terpidana. Novum itu berupa putusan majelis hakim dari kasus serupa di daerah lain.

“Dalam memori PK yang diajukan istri Eko [Indah] disebutkan jika bukti baru [novum] itu ditemukan sebelum sidang kasasi, putusan majelis hakim MA akan berubah. Alasan lain dia mengajukan PK adalah adanya kekhilafan dari majelis hakim,” terang pejabat humas Pengadilan Negeri (PN) Sragen, Estafana Purwanto, saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (6/10/2016).

Sedianya, sidang dengan agenda pemeriksaan memori PK digelar di PN Sragen, Kamis kemarin. Namun, dalam sidang itu, ahli waris terpidana belum bisa menghadirkan saksi yang menemukan novum sehingga persidangan tidak bisa dilanjutkan.

Majelis hakim kemudian memberi waktu sepekan kepada ahli waris terpidana untuk mencari saksi yang menemukan novum tersebut. “Kalau sudah ada saksi yang menemukan novum, sidang pemeriksaan memori PK bisa digelar pekan depan. Pemeriksaan memori PK dan saksi penemu novum memang dilakukan di PN Sragen. Namun, PK itu akan diputuskan di MA,” terang Estafana.

Selain memvonis 4 tahun penjara kepada Eko Wijiyono, MA juga meminta mantan aktivis ormas Islam itu membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp2,173 miliar subsider 2 tahun penjara dan denda sebesar Rp200 juta subsider satu bulan penjara.

Kasus ini juga melibatkan seorang dosen di perguruan tinggi negeri di Semarang, Imam Santoso. Dana bansos dari APBD Provinsi Jawa Tengah 2008 itu diberikan kepada 35 sekolah swasta di Sragen yang bernaung di bawah yayasan Muhammadiyah.

Bantuan bansos itu diwujudkan dalam bentuk perangkat komputer senilai Rp100 juta/sekolah. Namun, dalam perkembangannya ditemukan indikasi penyimpangan. Spesifikasi perangkat komputer yang diberikan kepada 35 sekolah itu ternyata tidak sesuai standar.

Berita Terkait

Berita Terkini

Indonesia Desak Gerakan Non Blok Dukung Kemerdekaan Palestina

Indonesia melalui Menlu Retno Marsudi dalam Pertemuan Luar Biasa Komite Gerakan Non Blok atau GNB meminta dukungan kemerdekaan Palestina.

Tenda Darurat di RSUD Tugurejo Diisi Pasien Berpenyakit Penyerta

RSUD Tugurejo Semarang terpaksa mendirikan tenda darurat untuk merawat pasien Covid-19 yang membeludak sehingga tak tertampung.

Sering Bersin Ciri Penerima Vaksin Kena Covid-19

Seseorang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 masih harus tetap menghindari virus corona pemicu Covid-19.

Solo Bersiap Terapkan Jam Malam

Meningkatnya penularan virus corona di wilayah eks Karesidenan Surakarta membuat Pemkot Solo berencana menerapkan jam malam Covid-19.

Dompet Cekak, Mungkinkah Jakarta Disuntik Dana Sri Mulyani?

Dompet Jakarta terlampau cekak untuk menggerakkan iklim membangun sehingga harus mengharap disuntik dana dari Menkeu Sri Mulyani.

Korsel Gencarkan Vaksinasi, Jumlah Pasien Kritis Covid-19 Menurun

Korea Selatan atau Korsel menyatakan efek vaksinasi virus corona pencegah Covid-19 mulai terlihat pada penurunan jumlah pasien kritis.

Kendaraan Listrik Diramalkan Capai Puncak Penjualan 2033

Kendaraan listrik global diramalkan mencapai puncak penjualan tahun 2033 yang berarti lima tahun lebih awal daripada perkiraan sebelumnya.

Malaysia Targetkan Vaksinasi 60% Penduduk

Pemerintah Malaysia menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap 60% penduduk dengan deadline akhir September 2021.

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.