Tutup Iklan

KORUPSI SRAGEN : Ini 3 Kasus Penyelewengan Dana Desa yang Tengah Diselidiki Kejari

KORUPSI SRAGEN : Ini 3 Kasus Penyelewengan Dana Desa yang Tengah Diselidiki Kejari

SOLOPOS.COM - ilustrasi

Kejari Sragen tengah menyelidiki tiga kasus dugaan penyelewengan dana desa.

Solopos.com, SRAGEN -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen menyelidiki tiga kasus dugaan penyelewengan dana desa di Bumi Sukowati. Kejari membentuk tim khusus dalam penyelidikan setiap kasus tersebut.

Penyelidikan pertama dilakukan atas dugaan bagi-bagi uang sisa proyek talut dan drainase di Desa Doyong, Miri. Kasus ini tinggal menunggu ekspose di hadapan Kapala Kejari (Kajari) Sragen.

Penyelidikan berikutnya terkait laporan pengadaan komputer dalam program sistem informasi desa (SID) yang diduga tidak sesuai spesifikasi. Dalam kasus itu, Kejari sudah memeriksa 12 saksi dan pemeriksaan akan terus dilanjut di 196 desa.

Penyelidikan ketiga atas indikasi penyelewengan dana desa dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) di Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Sragen. Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sragen, Adi Nugraha, menjelaskan tersebut saat ditemui wartawan di ruang kerjanya seusai menerima tamu dari perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) dari Desa Mojorejo, Karangmalang, Sragen, Selasa (27/2/2018).

Baca juga:

Adi menjelaskan ada 30 orang perwakilan Desa Mojorejo yang beraudiensi dengan Kejari Sragen terkait laporan dugaan penyelewengan dana dan BKK di desa tersebut. Sebelumnya kasus tersebut dilaporkan kelompok warga pada awal Februari 2018.

“Namun laporan pertama itu dicabut. Kemudian muncul laporan kedua dari seorang ustaz yang datang ke Kejari. Nah, kelompok yang audiensi hari ini merupakan kelompok yang menyampaikan pembangunan di Desa Mojorejo baik-baik saja. Kasus yang dilaporkan itu berkaitan penggunaan dana desa dan BKK pada 2015, 2016, dan 2017,” ujar Adi yang juga Ketua Tim Penyelidik Kasus Mojorejo.

Kemudian untuk kasus Desa Doyong, Adi mengatakan sudah memeriksa lebih dari 10 saksi. Dia juga sudah mendatangkan tenaga ahli dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sragen untuk dimintai pendapat atas dua proyek dana desa di Desa Doyong.

Selain itu, Adi mendapat titipan dana yang bisa dijadikan barang bukti senilai Rp2 juta dari perwakilan dua ketua RT dari Desa Doyong. “Kasus Doyong itu tinggal menarik kesimpulan. Nanti kesimpulannya cukup bukti atau tidak. Kalau cukup bukti ya bisa ditingkatkan ke penyidikan,” katanya.

Kasus selanjutnya laporan pengadaan komputer di 196 desa di Bumi Sukowati pada 2017. Adi sudah menyampaikan kepada Kajari Sragen Muhamad Sumartono bahwa penyelidikan kasus pengadaan komputer masih jalan terus. Kajari sendiri mengamini hal itu.

“Penyelidikan terus dalam proses karena objeknya di 196 desa. Ya, ditunggu saja lah. Pasti nanti ada kejutan-kejutan,” kata Sumartono saat berbincang dengan Solopos.com dan Kasi Pidsus di ruang kerja Kajari Sragen, Selasa siang.

Berita Terkait

Berita Terkini

Warga Solo Positif Covid-19 Dilarang Karantina Mandiri di Rumah, SE Terbit Hari Ini

Warga Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19 meski tanpa gejala tidak boleh lagi menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Latihan Lagi, Persis Ingin Lapangan di Solo

Persis perlu berkoordinasi dengan Bhayangkara Solo Football Club (BSFC) yang juga memakai Stadion UNS sebagai tempat latihan.

Temui Dubes Palestina, Ketum PBNU: Menurut Al-Qur'an, Israel akan Kalah

Said Aqil mengatakan NU telah menyatakan dukungan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sejak 1938.

Ini 5 Ekses Setuju Kebijakan Baru Privasi Whatsapp

Whatsapp seperti dibahas SAFE net secara resmi menerapkan kebijakan privasi baru mulai Sabtu (15/5/2021) lalu.

Balon Udara Meledak di Delanggu Klaten, Polisi Periksa 6 Orang Saksi

Polisi sudah meminta keterangan dari enam warga Dukuh Krapyak, Desa Sabrang, Delanggu, Klaten, terkait ledakan balon udara dengan petasan,

Pemudik Motor Wajib Rapid Test Antigen Acak saat Balik

Kemenhub bakal mengecek Covid-19 dengan rapid test antigen secara acak terhadap pemudik pengendara sepeda motor yang balik ke Jabodetabek.

Awas Licin! Belasan Sepeda Motor Berjatuhan Di Jalan Seputar Alut Keraton Solo

Belasan sepeda motor mengalami kecelakaan saat melewati jalan yang licin di seputar Alun-Alun Utara Keraton Solo pada Minggu dan Senin.

Gubernur Jateng Minta Seluruh RS Antisipasi Lonjakan Covid-19

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta semua rumah sakit di Jateng siaga potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran 2021.

Tahukah Anda? Tiap Zodiak Punya Bakat Terpendam!

Tahukah Anda, setiap pemilik tanda zodiak memiliki bakat terpendam yang mungkin bermanfaat untuk mengarungi kehidupan manusia.

Viral Pemotor Nyemplung Pantai Jepara, Ternyata Begini Ceritanya

Dalam video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan seorang pemotor yang tengah terjebak di pantai.

Polrestabes Semarang Gelar Tes Antigen Acak Pemudik di Simpang Lima

Total ada sekitar 100 kendaraan dari luar daerah yang terjaring operasi Satlantas Polrestabes Semarang di Simpang Lima.

Polri Akui Ratusan Kecelakaan di Puncak Arus Balik Lebaran 2021

Polri serius mencegah warga mudik Idulfitri atau Lebaran 2021, meski demikian Polri mengakui ratusan kecelakaan sepanjang puncak arus balik.