Tutup Iklan

KORUPSI SEMARANG : Mantan Pegawai BTPN Hanya Korban Pemkot?

KORUPSI SEMARANG : Mantan Pegawai BTPN Hanya Korban Pemkot?

SOLOPOS.COM - Mantan pegawai BTPN Diah Ayu Kusumaningrum (kiri) yang didakwa menghilangkan Rp26,7 miliar dana kas daerah Pemkot Semarang, Rabu (13/7/2016), menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Semarang. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Korupsi Semarang menyeret Diah Ayu Kusumaningrum ke pengadilan, sementara penguasa pemkot bebas.

Solopos.com, SEMARANG — Diah Ayu Kusumaningrum, mantan pegawai BTPN yang kini berstatus terdakwa kasus pembobolan dana kas daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang senilai Rp26,7 miliar merasa telah dikorbankan oleh pemerintah daerah setempat. Demi menjaga citra positif pemerintah, tak ada pimpinan atau pejabat pemkot yang dijadikan tersangka oleh Polrestabes Semarang.

Curahan hati tersebut diungkapkan Diah saat menyampaikan nota pembelaan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (12/10/2016). "Saya dianggap tahu banyak sehingga akan dikorbankan," katanya.

Menurut dia, upaya untuk mengorbankan dirinya itu dengan cara mencari celah hukum untuk menghukum seberat-beratnya. Sejak awal, kata dia, terdapat banyak keganjilan dalam penanganan perkara tersebut.

Keganjilan tersebut, menurut dia, terlihat dari tidak adanya tersangka lain selama dua tahun penanganan perkara itu. Selain itu, ia juga mengungkapkan tidak adanya oknum pimpinan atau pejabat di Pemerintah Kota Semarang yang dijadikan sebagai tersangka dalam perkara yang ditangani Polrestabes Semarang itu. "Oknum petinggi pemkot tidak tersentuh, konflik kepentingan perkara ini cukup kental," katanya.

Ia mencontohkan Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Yudhi Mardianan serta tiga wali kota, masing-masing Sukawi Sutarip, Soemarmo, dan Hendrar Prihadi yang diduga turut menerima aliran uang kas daerah itu. Ia mengatakan jaksa tidak mempertimbangkan berbagai fakta persidangan dalam menuntutnya atas perkara tersebut.

Dalam penutup pembelaannya, Diah Ayu meminta putusan yang seadil-adilnya dengan mempertimbangkan fakta dirinya bukan satu-satunya pelaku dalam tindak pidana korupsi itu. Atas pembelaan Diah Ayu tersebut, Hakim Ketua Antonius Wididjanto selanjutnya akan memberi kesempatan jaksa untuk memberikan jawaban.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum menuntut Diah Ayu Kusumaningrum, terdakwa kasus pembobolan dana kas daerah Pemerintah Kota Semarang senilai Rp26,7 miliar dengan hukuman 13,5 tahun penjara. Selain hukuman kurungan, jaksa juga menuntut terdakwa untuk membayar denda Rp200 juta yang jika tidak dibayarkan maka akan diganti dengan hukuman kurungan selama tiga bulan.

Dalam perkara tersebut, jaksa juga meminta terdakwa membayar uang pengganti kerugian negara Rp21,7 miliar. Terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 2 dan 5 UU No. 31/1999 yang diubah dan ditambahkan dengan UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Perusahaan Perkebunan Serat Terbesar Hindia Belanda Ada Di Wonogiri Loh, Ini Lokasinya

Perusahaan perkebunan serat yang memproduksi tali tambang kapal, karung goni, dan lain-lain pada masa Hindia Belanda ada di Wonogiri.

Tempe Bacem Kaleng Magelang Melintasi Melintasi Pasar Dunia

Usaha menengah kecil dan mikro di Kabupaten Magelang terus berinovasi, salah satunya pengrajin tempe dalam kaleng yang justru diminati pasar luar negeri.

Covid-19 Varian India di Kudus, Ini Langkah Gubernur Ganjar

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, meminta sejumlah pemerintah kabupaten di Jateng mencanangkan gerakan di rumah saja.

2 SMKN Jogja Ini yang Masuk Top 1.000 Sekolah Terbaik

Jogja punya sekolah menengah kejuruan negeri terbaik yang bisa lolos dalam Top 1.000 sekolah terbaik nasional berdasarkan nilai rerata TPS UTBK tertinggi pada tahun 2020.

Braak, Sepeda Motor Terjepit Seusai Tabrak Bus BST Dekat Flyover Purwosari Solo 

Kecelakaan lalu lintas antara Bus BST dan sebuah sepeda motor terjadi di Jl. Slamet Riyadi atau sisi timur Flyover Purwosari pada Minggu (13/6/2021)

Solo Uji Coba Angkutan Bus Listrik dan Bus Low Deck, Lewat Koridor Mana?

Bus listrik dan bus low deck segera diuji coba di jalanan Kota Solo, rencananya angkutan feeder juga akan diganti mobil bertenaga listrik.

Tradisi Memanggil Jin di Daerah Ini Jadi Atraksi Wisata

Tarian yang berisi tradisi memanggil jin ini telah menjadi bagian dari pertunjukan untuk menyambut tamu-tamu penting yang datang.

Tanpa Lelah, Petugas Rutin Sterilisasi Asrama Haji Donohudan Boyolali

Sterilisasi kawasan Asrama Haji Donohudan di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, terus dilakukan untuk menekan potensi persebaran Covid-19.

Tahu Bakso, Kudapan Khas Ungaran yang Bikin Nagih

Selain dikenal dengan lumpia dan juga bandeng presto, Semarang juga memiliki jajanan khas, yaitu tahu bakso yang aslinya berasal dari Kota Ungaran.

Covid-19 India di Kudus, Gubernur Ganjar Minta Petugas Lebih Waspada

Petugas yang menangani pasien Covid-19 di  Kudus meningkatkan kewaspadaan menyusul terdeteksinya persebaran Covid-19 varian India di sana.

2 Bulan Pelonggaran Kegiatan, Kasus Covid-19 di Wonogiri Tambah 1.200 Lebih

Selama dua bulan pelonggaran kegiatan warga di Kabupaten Wonogiri berlangsung, jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah lebih dari 1.200 orang.

Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Menanamkan Pendidikan Karakter Anak

Pendidikan karakter yang dipahami secara parsial dan tidak tepat sasaran justru bersifat kontraproduktif bagi pembentukan karakter anak.