KORUPSI SEMARANG : Kejari OTT, 4 Pejabat BPN Ditangkap
Kajari Kota Semarang, Dwi Samduji, saat menggelar jumpa pers terkait OTT pejabat BPN Kota Semarang di Kantor Kejari Semarang, Selasa (6/3/2018). (Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com)

Korupsi yang diduga dilakukan pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang ditangani kejari setepat.

Solopos.com, SEMARANG — Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang menangkap empat pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor BPN Kota Semarang, Jl. Ki Mangunsarkoro, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (5/3/2016) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kepala Kejari (Kajari) Kota Semarang, Dwi Samudji, mengonfirmasi OTT itu. Selain mengamankan empat pejabat BPN, katanya, jajaran Kejari Kota Semarang juga menyita 10 amplop berisi uang dengan jumlah Rp32.400.000.

"Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan. Tapi benar, kami sudah amankan [penangkapan]," ujar Samudji saat dijumpai wartawan di Kantor Kejari Semarang, Selasa (6/3/2018).

Samudji mengatakan keempat pejabat BPN yang ditangkap itu berinisial WR, S, J, dan F. Ada dugaan kuat WR adalah Kasubsi Pemeliharaan Data Pertanahan BPN Kota Semarang, Windari Rochmati. Sementara itu, S adalah Kepala BPN Kota Semarang, Sriyono. Sedangkan, J dan F adalah Jimny dan Fahmi yang merupakan tenaga honorer di instansi tersebut.

"Nanti, kami informasikan lebih lanjut. Saat ini, prosesnya [pemeriksaan] sedang berlangsung," tutur Samudji.

Samudji menambahkan OTT terhadap pejabat BPN Kota Semarang itu didasari surat No. 593/O.3.10/Fd.1/02/2018 tertanggal 28 Februari 2018. "Ada berbagai aduan dari masyarakat terkait dugaan korupsi, ya pungli [pungutan liar] dan sebagainya. Jadi, kita lakukan penyelidikan itu," ujar Samudji.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom