KORUPSI PONOROGO : Lanjutkan Kasus DAK Pendidikan, Kejari Datangi Rumah Eks Wabup

KORUPSI PONOROGO : Lanjutkan Kasus DAK Pendidikan, Kejari Datangi Rumah Eks Wabup

SOLOPOS.COM - Sejumlah penyidik Kejari Ponorogo mengecek kediaman tersangka kasus korupsi DAK Pendidikan yang juga mantan Bupati Ponorogo, Yuni Widyaningsih, di Jl. Ir. Juanda, Ponorogo, Rabu (26/10/2016). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)

Korupsi Ponorogo, Kejari Ponorogo kehilangan jejak tersangka kasus korupsi DAK Pendidikan.

Solopos.com, PONOROGO — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo kehilangan jejak tersangka kasus  korupsi dana alokasi khusus (DAK) Pendidikan tahun 2012-2013 yang juga mantan Wakil Bupati (Wabup) Ponorogo, Yuni Widyaningsih.

Meski demikian, Kejari belum memasukkkan Yuni Widyaningsih atau biasa dipanggil Ida dalam daftar pencarian orang (DPO).

Petugas Kejari Ponorogo pada Rabu (26/10/2016) mencari Ida dengan mendatangi tempat tinggal dan tempat bisnisnya. Enam petugas dari Kejari Ponorogo mencari Ida di lima lokasi, yaitu kantor PT Buana Karya Suryapratama di Jl. Dr. Sutomo Ponorogo, rumah pribadi Ida di Jl. Ir. Juanda, Tonatan, Ponorogo, pangkalan gas dan distributor gas di Jl. D.I. Panjaitan, rumah ibu kandung Ida di Jl. Raden Saleh, dan kediaman Ida lainnya di Ponorogo.

Dalam pencarian itu, petugas Kejari Ponorogo tidak menemukan tersangka kasus korupsi yang merugikan anggaran negara senilai Rp8 miliar itu. Petugas pun pulang dengan tangan kosong dan tanpa informasi apa pun mengenai keberadaan Ida.

Kepala Kejaksaan Negeri Ponorogo, Suwandi, mengatakan telah memanggil Ida sebanyak tiga kali, tetapi Ida tidak pernah hadir ke Kejari. Terakhir, penasihat hukum Ida menyampaikan mantan wabup itu sedang sakit dan tidak bisa menghadiri pemeriksaan di kejaksaan. Baca juga: Kejari Segera Periksa Eks Wabup Soal Kasus DAK Pendidikan

“Kami hari ini cuma silaturahmi ke tempatnya Bu Ida. Kami hanya mengecek keberadaan dan kesehatan beliau. Ternyata beliau tidak ada,” kata dia kepada wartawan di gedung Kejari Ponorogo, Rabu.

Suwandi menuturkan upaya jemput paksa tersangka belum menjadi pilihan kejaksaan. Saat ini penyidik Kejari sedang mendalami kasus dan mencari barang bukti untuk memperkuat kasus itu.

Kejari Ponorogo juga belum memasukkan Ida dalam DPO, meskipun saat ini keberadaannya tidak diketahui. Kejari akan melakukan usaha secara maksimal untuk menemukannya.

“Belum ada upaya jemput paksa dan belum jadi DPO. Nanti kami pikirkan dengan tim. Kami akan cari sampai ketemu,” jelas dia.

Ida sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi DAK Pendidikan sejak 2014. Hingga kini, Ida belum pernah ditahan atau menjalani pemeriksaan.

“Kami tidak merasa kesulitan dalam menangani kasus ini. Tetapi, kami mencari alat bukti lain untuk memperkuat dugaan kasus ini,” jelas dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Gawat! Lonjakan Kasus Positif Corona di Klaten Melampaui Kudus

Jumlah kasus Corona aktif di Klaten saat ini dinilai melebihi lonjakn kasus yang sempat terjadi di Kudus beberapa waktu lalu.

Beredar Selebaran Kritikan Penanganan Covid-19, Ini Tanggapan Kapolres Kudus

Polisi turun tangan menelusuri sejumlah selebaran berisi kritikan kepada pemerintah tertempel di sejumlah ruas jalan di Kudus.

Hotel dan RS di Solo Ini Buka Layanan Isoman, Segini Tarifnya

Hotel di Solo yang membuka layanan isolasi mandiri (Isoman) bekerja sama dengan rumah sakit untuk memantau kesehatan para tamu yang positif Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Ortu Meninggal karena Covid-19, Bocah Yatim Piatu di Kaltim akan Dibantu Dinsos Sragen

Dinsos Sragen menindaklanjuti informasi adanya bocah berumur 10 tahun, Alviano Dafa Raharjo, yang menjadi yatim piatu karena ortu meninggal karena Covid-19.

Asale Pesanggrahan, Saksi Bisu Kejayaan Kopi di Desa Deles, Klaten pada Zaman Kolonial

Kawasan Pesanggrahan PB X di Deles, Klaten dikenal sebagai tempat yang berkaitan perkebunan kopi sekaligus tempat produksi.

WHO Ajak Seluruh Negara Lacak Asal Virus Corona

World Health Organization atau WHO menyerukan seluruh negara di dunia melacak asal-usul virus corona pemicu Covid-19.

Menengok Desa Bonyokan Klaten, Kampung Pencetak Atlet Panahan Tingkat PON hingga Olimpiade

Dukuh Bonyokan Desa Bonyokan,Jatinom, dikenal sebagai daerah pencetak atlet panahan profesional dalam beberapa tahun terakhir.

Spesifikasi Oppo A54 5G, Ponsel 4 Kamera Dengan Fitur Dazzle Color

Perusahaan smartphone asal Tingkok, Oppo, merilis produknya yakni seri A54 5G pada April lalu yang mempunyai tampilan yang elegan dan spesifikasi menarik.

Rocky Gerung Kritik Video Jokowi Kehabisan Obat di Apotik

Akademisi Rocky Gerung mengkritik aksi Presiden Joko Widodo alias Jokowi blusukan mencari obat terapi Covid-19 di apotek.

Ada Youtube Shorts, Konten Kreator Indonesia Bisa Monetisasi?

Youtube yang menghadirkan layanan Youtube Shorts sudah memperkenalkan versi beta di Indonesia. Bisakah monetisasi Youtube Shorts?

26 Tahun Paling Pas Buat Menikah, Benarkah?

Pertanyaan, "Kapan menikah," bisa jadi monster, namun sejatinya, pernahkah Anda merenung usia berapa seseorang sebaiknya menikah?

Kasus Baru 45.416, Pasien Meninggal Covid-19 di Indonesia Tambah 1.415 Orang  

Kasus meninggal terbanyak karena Covid-19 terjadi di Jawa Timur sebanyak 356 kasus, Jawa Tengah 338 kasus, dan DKI Jakarta 151 kasus.