Korupsi Massal Anggota DPRD Malang Dapat Gratifikasi Miliaran
Tersangka kasus suap DPRD Kota Malang Erni Farida (kanan) dan Diana Yanti seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Senin (3/9/2018). KPK menetapkan 22 anggota DPRD Malang sebagai tersangka. (Antara - Yulius Satria Wijaya)

Solopos.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga 41 anggota yang ditetapkan sebagai tersangka menerima total Rp700 juta untuk kasus suap dan Rp5,8 miliar untuk dugaan gratifikasi.

"Dalam kasus dugaan gratifikasi terhadap anggota DPRD Kota Malang ini, salah satu yang didalami penyidik adalah dugaan penerimaan terkait dengan dana pengelolaan sampah di Kota Malang," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (4/9/2018), sebagaimana dilansir Antara.

KPK mengingatkan para tersangka kooperatif terhadap proses hukum dan dapat mengembalikan uang yang pernah diterima kepada KPK.

"Hal itu akan dipertimbangkan sebagai faktor yang meringankan tuntutan dan hukuman nanti di persidangan," ucap Febri.

Sebelumnya, KPK pada hari Senin (3/9/2018) menetapkan 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka tindak pidana korupsi menerima hadiah terkait dengan fungsi dan kewenangan anggota DPRD Kota Malang periode 2014 s.d. 2019.

Penetapan 22 anggota DPRD Kota Malang tersebut merupakan tahap ketiga. Hingga saat ini, dari total 45 anggota DPRD Kota Malang, sudah ada 41 anggota yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom