Tutup Iklan

KORUPSI MADIUN : Selain Geledah Ruang Wali Kota, KPK Periksa Sekda

KORUPSI MADIUN : Selain Geledah Ruang Wali Kota, KPK Periksa Sekda

SOLOPOS.COM - Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi, memberikan keterangan kepada wartawan seusai diperiksa KPK, Senin (17/10/2016) sore. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)

Korupsi Madiun, KPK meminta keterangan Sekda Madiun, Maidi, seusai menggeledah ruang Wali Kota.

Solopos.com, MADIUN -- Tim dari KPK menyita beberapa dus dan satu koper berisi dokumen dari ruang Kantor Wali Kota Madiun, Bambang Irianto. Dokumen itu mengenai pembangunan Pasar Besar Madiun yang menghabiskan anggaran negara senilai Rp76,5 miliar.

Tak hanya itu, sesuai menggeledah Kantor Wali Kota, Senin (17/10/2016), tim KPK juga meminta keterangan Sekretaris Daerah Pemkot Madiun, Maidi. Kepada wartawan, Maidi mengatakan tim KPK menggeledah ruang Wali Kota untuk mencari dokumen mengenai pembangunan Pasar Besar Madiun.

Ada sejumlah dokumen yang dibawa tim penyidik dari KPK yang dimasukkan di dalam kardus dan tas koper. "Kami menyambut tim KPK dengan baik karena KPK penyelenggara negara, kami juga penyelenggara negara. Kami memberikan seluruh data yang dibutuhkan KPK," jelas dia.

Dia mengatakan dokumen yang dibawa Tim KPK seluruhnya mengenai proyek pembangunan Pasar Besar Madiun dan tidak ada dokumen mengenai pembangunan lainnya. Selain dokumen tersebut, saat ini ada enam dokumen yang masih kurang dan akan dilengkapi dan diberikan ke Tim KPK. Baca juga: Kantornya Digeledah KPK, Wali Kota Madiun Tak Tampak

Maidi menuturkan dokumen yang disita tersebut akan dicek dan dipelajari terlebih dahulu oleh tim KPK. "Kami proaktif terhadap penggeledahan ini. Seluruh dokumen yang dibutuhkan tim KPK akan diberikan," ujar dia.

Pada Jumat (21/10/2016), akan ada sejumlah saksi yang juga diperiksa tim KPK. Salah satunya Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Madiun karena pembangunan Pasar Besar ini berada di bawah kewenangan dinas tersebut.

Mengenai dirinya yang dimintai keterangan KPK, Maidi mengaku hal itu dalam kapasitasnya sebagai pemimpin PNS di Pemkot Madiun. "Saya diperika karena top birokrasi di Pemkot Madiun. Saya dimintai keterangan mengenai  SKPD di bawah saya," jelas dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Petani Selo Boyolali Tanam Bawang Merah dengan Bibit Biji, Panen Perdana Hasilkan 9-10 Ton/Ha

Keuntungan usaha tani bawang merah dengan bibit biji antara lain menurunkan biaya produksi, penyimpanan serta distribusi lebih mudah.

Klasemen Grup C setelah Belanda Jadi Tim Ketiga Lolos ke 16 Besar Euro 2020

Memphis Depay dan Denzel Dumfries menjadi aktor kemenangan Belanda lolos ke babak 16 besar Euro 2020.

Yamaha XSR 155 Jadi Andalan Sepeda Motor Harian dan Touring

Daya tarik XSR 155 kian melekat di hati konsumen Indonesia yang menjatuhkan pilihannya pada motor sport heritage itu.

Penting, Ini Tips Mendapatkan Review Bagus dari Pembeli di Tokopedia

Review pembeli sangat menentukan performa dan penjualan toko online di e-commerce, termasuk di Tokopedia.

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Samas Bantul, Ini Ciri-Cirinya

Mayat seorang pria paruh baya ditemukan di pinggir Pantai Samas Bantul. Belum diketahui identitas mayat tersebut.

Copa America: Pertahanan Kokoh, Venezuela Tahan Imbang Kolombia 0-0

Kolombia harus berbagi satu poin setelah bermain imbang 0-0 dalam pertandingan Grup B Copa America 2021 di Estadio Olimpico Pedro Ludovico, Goiania.

Proklim, Cara Pemkot Magelang Dukung Jateng Gayeng Telung Ng

Program Jateng Gayeng Telung Ng jadi perhatian Pemkot Magelang dengan gerakan Program Kampung Iklim (Proklim).

Lewat Online Shop Ini Anji Pesan Ganja, Tapi Jangan Coba-Coba Order

Ganja yang digunakan Anji dibeli dari AS melalui sebuah online shop. Ia menggunakan ID orang lain untuk bisa membelinya.

Gunung Merapi Pagi Ini: 2 Kali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Lava Pijar sejauh 1,4 Km

Gunung Merapi pagi ini terpantau mengeluarkan dua kali awan panas guguran. Status erapi belum berubah, masih Siaga.

Nama Pati Rupanya Berasal dari Peleburan Tiga Kadipaten

Kisah ini diawali dari pelarian Dewi  Ruyung Wulan, putri dari Adipati Carangsaka yang dinikahkan paksa dengan Menak Jasari, putra dari Kadipaten Paranggaruda.

10 Berita Terpopuler : Saminisme Ajaran Asli Indonesia - Mahasiswi Terjun ke Sungai

Ulasan tentang ajaran saminisme hingga mahasiswi nekat terjun ke sungai dari jembatan masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Ada Pemberlakuan Aturan Baru Aktivitas Publik di Banyumas

Sejumlah langkah tegas disiapkan Pemkab Banyumas untuk membatasi aktivitas publik masyarakat selama pandemi Covid-19.