KORUPSI E-KTP : Setnov Disebut Tempatkan Orang Golkar di BPK

KORUPSI E-KTP : Setnov Disebut Tempatkan Orang Golkar di BPK

SOLOPOS.COM - Terdakwa kasus korupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP) Setya Novanto (kiri) mendengarkan kesaksian Ganjar Pranowo (kanan) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/2/2018). (JPU) KPK. (JIBI/Solopos/Antara/Rivan Awal Lingga)

Terdakwa korupsi e-KTP, Setnov, disebut pernah menempatkan orang Golkar di BPK untuk mengurus audit proyek itu.

Solopos.com, JAKARTA -- Mantan Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo mengungkapkan bahwa Setya Novanto menempatkan orang dari Partai Golkar menjadi anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk pengurusan audit proyek pengadaan e-KTP.

"Waktu itu memang mau diperiksa dan kebetulan kita lagi diperiksa BPK juga," kata Anang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Hal itu terungkap dalam rekaman percakapan antara Anang Sugiana Sudihardjo dengan Direktur Biomorf Lone LCC Johannes Marliem. Jaksa memutar rekaman itu dalam sidang lanjutan kasus korupsi e-KTP di Pengadilam Tipikor Jakarta, Kamis.

Dalam percakapan itu, disebutkan bahwa orang dari Partai Golkar yang ditempatkan menjadi anggota BPK tersebut bernama Agung. "Agung anggota BPK. Saya tidak tahu nama lengkapnya," kata Anang.

Namun, dia mengaku tidak mengenal Agung karena dirinya hanya mendapat cerita itu dari Andi Agustinus alias Andi Narogong. "Terus Agung ini 'kuning benar' sampai yang masukin si Setya Novanto?" tanya Jaksa KPK Abdul Basir.

"Iya itu saya dengar cerita dari Andi," tuturnya. Lebih lanjut, ia pun mengakui dari cerita Andi Narogong itu bahwa Novanto lah yang memasukan Agung ke BPK.

"Waktu itu kami diperiksa BPK dan tahun-tahun sebelumnya kami selalu disalah-salahkan. Dengan Pak Agung ini kami harapkan karena Pak Andi bilang bahwa itu orang Golkar, orangnya Pak Setnov. Jadi, ya kami harapkan mudah-mudahan dia bisa lebih tidak salahkan kita," ungkap Anang.

Dalam perkara ini Novanto diduga menerima US$$7,3 juta dan jam tangan Richard Mille senilai US$135.000 dari proyek e-KTP. Setya Novanto menerima uang tersebut melalui mantan Direktur PT Murakabi sekaligus keponakannya, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, maupun rekan Setnov, Made Oka Masagung. Nama terakhir adalah pemilik OEM Investmen Pte.LTd dan Delta Energy Pte.Lte yang berada di Singapura.

Sedangkan jam tangan yang diterima Setnov dari Andi Narogong dan Johannes Marliem merupakan bagian dari kompensasi karena telah membantu memperlancar proses penganggaran. Total kerugian negara akibat proyek tersebut mencapai Rp2,3 triliun.

Berita Terkait

Berita Terkini

Hamil di Luar Nikah, Pelajar SMK Magelang Gugurkan Janin 8 Bulan

Pelajar SMK nekat melakukan aborsi pada janin 8 bulan yang ia kandung. Warga menemukan janin yang ia kubur dan melaporkannya ke polisi.

Daging Busuk Kedapatan Dijual di Pasar Tradisional Magelang

Tim Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, menemukan daging busuk dijual di pasar saat sidak pasar daging di beberapa pasar tradisional.

35 Jemaah Masjid di Gayam Sukoharjo Jadi Kontak Erat Pasien Covid-19

Sebanyak 35 jemaah Masjid Al Huda Darmosari, Kelurahan Gayam, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo menjadi kontak erat 1 jemaah positif Covid-19.

Warga Kawasan Aglomerasi Boleh Mengunjungi Objek Wisata Klaten

Pemkab Klaten akhirnya tak membatasi daerah asal pengunjung objek wisata. Namun, para pengelola harus tetap menerapkan ketentuan jumlah pengunjung maksimal 30% dari kapasitas.

Miris, Pelaku Pembakar Gadis Cianjur Ternyata Kekasih Sendiri

Polres Cianjur menangkap pria pelaku pembakar gadis bernama Indah Daniarti. Pelaku ternyata kekasih korban.

Tom Cruise Ngamuk Saat Syuting "Mission Impossible 7", Kenapa Ya?

Kesabaran Tom Cruise saat pembuatan Mission Impossible 7 sepertinya tengah diuji.

Resep Opor Ayam Khas Solo Sedap untuk Lebaran

Berikut resep opor ayam spesial khas Solo yang dapat disajikan saat Lebaran tiba untuk menjamu keluarga tercinta.

Cari Bandar Pil Koplo di Lapas Probolinggo, Polisi Pulang dengan Tangan Hampa

Berbekal informasi dari pengedar pil koplo yang mereka tangkap, Satnarkoba Polres Tulungagung Kota merazia Lapas Tulungagung. Namun mereka tak menemukan bandar maupun barang bukti dalam razia tersebut.

Pabrik Snack di Tegalmas Klaten Terbakar, Kerugian Rp500 Juta

Kuat dugaan, kobaran api itu bersumber dari penggorengan di tungku atau kompor yang telah disiapkan dua karyawan pabrik snack itu.

Berkah Bulan Puasa, Penjualan Eceran Maret 2021 Melejit dari Posisi Minus

Hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) mengindikasikan peningkatan kinerja penjualan eceran secara bulanan pada Maret 2021.

320 Bidang Tanah Telah Dibebaskan untuk JLT, 6 Pemilik Lahan Menolak

Pembayaran ganti rugi lahan dan bangunan milik masyarakat dilaksanakan di aula Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sukoharjo, Senin (10/5/2021).

OTT Bupati Nganjuk, Diehard Orang Terbaik KPK

"Udah masuk list 75, tapi masih OTT smiling face with smiling eyes."