Tutup Iklan

Korupsi E-KTP Bisa Ganjal Ganjar di Pilgub Jateng 2018

Korupsi E-KTP Bisa Ganjal Ganjar di Pilgub Jateng 2018

SOLOPOS.COM - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo seusai bersaksi dalam sidang lanjutan kasus korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (13/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Rosa Panggabean)

Korupsi e-KTP menjadi bahan pertimbangan PDIP untuk kembali mengusung Ganjar Pranowo dalam Pilgub Jateng 2018.

Solopos.com, JAKARTA — PDI Perjuangan berpeluang mengusung kembali Ganjar Pranowo untuk maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018. Namun, segala aspek terus menjadi bahan pertimbangan bagi PDIP sebelum memastikan Ganjar kembali diusung, termasuk keterlibatannya dalam kasus korupsi e-KTP.

Kasus korupsi e-KTP menjadi salah satu hal yang menjadi bahan pertimbangan seiring kerapnya disebut nama Ganjar Pranowo dalam dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik. Dalam surat dakwaan kasus korupsi e-KTP oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dua terdakwa, Irman dan Sugiharto, Ganjar disebut-sebut menerima suap senilai US$520.000. Penerimaan itu terjadi saat Ganjar masih menjadi pimpinan di Komisi II DPR.

“Bahwa Ganjar masih yang utama iya, tapi kan kami lihat seperti apa elektabilitas? Popularitasnya? Ramainya berita-berita e-KTP ini mengganggu apa enggak?” papar Ketua DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan saat dihubungi wartawan laman aneka berita Okezone, Sabtu (14/10/2017).

Menurut Trimedya PDIP selalu bekerja sama dengan polisi atau kejaksaan untuk mengecek rekam jejak kadernya yang hendak diusung maju dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada), termasuk Pilgub Jateng 2018. Karena itulah pemberitaan tentang e-KTP yang menyeret nama Ganjar Pranowo juga bakal menjadi perhatian PDIP untuk menentukan keputusannya.

“Tapi sampai sekarang, dari sejumlah lembaga survei Pak Ganjar masih nomor satu. ‘[Potensinya masih] 50%-60%,’ katanya,” papar Trimedya Panjaitan.

[Baca juga Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Bersaksi]

PDIP, lanjut wakil ketua Komisi III DPR ini, tentu saja tak akan sembarangan memilih pendamping untuk Ganjar Pranoowo dalam pilkada atau Pilgub Jateng 2018 mendatang. Selain diutamakan kadernya sendiri, PDIP juga akan memilih pendamping bagi Ganjar yang bisa diproyeksikan menggantikan Ganjar pada periode berikutnya.

Hal itu dipertimbangnya PDIP mengingat Ganjar Pranowo pada Pilgub Jateng 2018 nanti adalah mencalonkan diri untuk periode keduanya menjadi gubernur Jateng. “Mudah-mudahan mereka nanti bisa berduet dan siap menggantikan pak ganjar, karena Ganjar kan ini periode ke dua. Ini yang kita hitung sampai sana. Jadi kader yang jadi wakil Pak Ganjar harus bisa gantikan pada lima tahun berikutnya,” terang Trimedya Panjaitan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Persika Karanganyar 0-1 Persis Solo: Assanur Rijal Akhirnya Pecah Telur

Setelah nihil gol di empat laga uji coba awal klub, Rijal Torres akhirnya pecah telur saat Persis beruji coba melawan Persika Karanganyar

Ngeri! Tabrak Pikap Pengendara Motor Tewas Terlindas Tronton

Kecelakaan itu terjadi antara pengendara sepeda motor Honda Vario dengan mobil Grand Max pikap dan truk tronton

Waduh! Stok Oksigen Menipis, RSUD Sragen Ketir-Ketir

RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dibuat ketir-ketir dengan kondisi stok oksigen untuk pasien Covid-19 yang menipis.

8 Vaksin & Obat Covid-19 Ini Paling Laris

Bagi kaum skeptis, datangnya pandemi virus corona berati kesempatan bagi para penyedia obat-obatan dan vaksin pencegah Covid-19.

Target Vaksinasi Covid-19 di Jepang Terlampaui, Ini Kiatnya…

Jepang menuntaskan target vaksinasi Covid-19 melalui kerja keras memenuhi target, yakni mewujudkan sampai satu juta dosis vaksin setiap hari. 

Parah! Mau Diberi Masker, Pria Kulonprogo Malah Memukul Polisi

WW, 46 tahun warga Kulonprogo ditangkap setelah memukul Kanit Binmas Polsek Pandak, Ipda Tetepana yang hendak memberinya masker.

Tuan Rumah Liga 2: Sriwijaya FC Berencana Mundur, Persis di Atas Angin

Jika Sriwijaya FC benar-benar mundur, tinggal enam klub yang mengajukan markasnya sebagai tuan rumah babak awal Liga 2.

Tikus Duduki Australia, Napi Diungsikan

Populasi tikus di Australia tidak terkendali dan menduduki benua hingga mendesak manusia sehingga narapidana diungsikan.

Pegawai Setda Terpapar Covid-19, Pemkab Wonogiri Terapkan WFH Di Seluruh OPD

Pemkab Wonogiri menerapkah kebijakan work from home atau WFH untuk seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga 5 Juli.

Memanas! Rusia Peringatkan Kapal Perang Inggris di Laut Hitam

Kapal militer Rusia dilaporkan melepaskan tembakan peringatan ke arah sebuah kapal Perang Angkatan Laut Inggris di Laut Hitam.

Klaten Zona Merah, Anak Balita Dan Kelompok Rentan Dilarang Ke Pusat Perbelanjaan

Instruksi Bupati Klaten melarang anak balita, warga lansia, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya masuk ke pusat perbelanjaan.

Epidemolog Ramal Juli 2021 Puncak Pandemi Covid-19

Serangan virus corona di Indonesia yang menggurita menjadi pandemi Covid-19 diramal epidemiolog memuncak Juli 2021.