Tutup Iklan
Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Godong Grobogan
Warga menonton kebakaran rumah milik Narto, warga Dusun Pulo, Karanggeneng, Godong, Kabupaten Grobogan, Kamis (7/5/2020) malam. (Semarangpos.com-Pemerintah Kecamatan Godong)

Solopos.com, PURWODADI — Rumah berdinding tembok di Dusun Pulo, Karanggeneng, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (7/5/2020) malam, menjadi korban kebakaran. Rumah itu terbakar sekitar pukul 20.00 WIB.

Satu rumah milik Narto, 40 tahun, warga Dusun Pulo RT 015, RW 004, Desa Karanggeneng ludes dilalap api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran malam itu.

“Pemilik rumah menderita kerugian mencapai Rp200 juta akibat kebakaran tersebut,” jelas Camat Godong Bambang Haryono.

Gubernur Jateng Perkenalkan Panggung Kahanan untuk Seniman Semarang

Musibah kebakaran tersebut bermula ketika Narto, pemilik rumah keluar dari kamar tidur. Saat itu, dia melihat bagian atap rumahnya sudah terbakar.

Bukan hanya pemilik rumah, kebakaran itu juga diketahui warga yang melintas di depan rumah Narto. Menurut salah seorang saksi, Darto, 55, beberapa warga kemudian berusaha memadamkan api. Namun api cepat sekali membesar, sehingga warga kerepotan untuk memadamkannya.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran yang siaga di Pemkab Grobogan. Empat mobil pemadam kebakaran dari Pos Induk Pemadam Kebakaran Purwodadi langsung datang ke lokasi.

Youtuber Billy Christian Kok Bisa Lihat Makhluk Tak Kasat Mata?

Kobaran api yang semakin membesar sempat membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan. Setelah berjuang bersama warga hampir dua jam akhirnya api berhasi dipadamkan.

Suara Letupan di Atap

Camat Godong Bambang Haryono mengungkapkan penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting atau hubungan pendek arus listrik. Dugaan ini diperkuat dengan keterangan sejumlah warga yang mendengar suara letupan dari bagian atap rumah.

“Terdengar suara letupan dari rumah korban. Tak berapa lama setelah itu warga melihat bagian atap rumah berukuran 8×9 meter tersebut sudah terbakar,” kata Bambang.

Kisah Rakyat Ini Melegenda di Rawa Pening…

Sementara itu, sebelumnya di bulan April 2020 juga terjadi dua peristiwa kebakaran. Ada tiga rumah yang ludes terbakar, yakni dua rumah terbakar di Kecamatan Brati, dan satu rumah di Kecamatan Gabus, Grobogan.

Menurut Camat Brati Joko Supriyanto kebakaran terjadi Minggu (12/4/2020). Rumah yang terbakar itu terbuat dari kayu jati. Rumah tersebut milik Kasmi, 50, warga Desa Jangkungharjo. Satu lagi yang terbakar rumah Kusmiyati, 30, berbentuk ukuran 9 m x 11 m kerangka kayu jati, dinding kayu dan anyaman bambu. Kerugian akibat dua rumah terbakar itu mencapai Rp110 juta.

Kemudian, kebakaran rumah lainnya terjadi di Desa Nglinduk, Gabus, Grobogan, Senin (20/4/2020) malam. Pemilik rumah Yulianto menderita kerugian sekitar Rp60 juta akibat peristiwa itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho