Ilustrasi peta China. (Freepik)

Solopos.com, WUHAN – Virus corona baru di China menginfeksi sekitar 2.000 orang di dunia. Sampai Minggu (26/1/2020), tercatat 56 orang di China meninggal dunia akibat wabah virus tersebut.

Dikabarkan Reuters, sampai Sabtu (25/1/2020), ada 1.975 pasien yang tertular virus corona baru. Presiden China, Xi Jinping, mengumumkan situasi darurat. Dia mengimbau warganya tidak bepergian demi melindungi diri dari risiko tertular virus corona.

Sampai saat ini, Badan Kesehatan Dunia (WHO) belum mengumumkan wabah virus corona sebagai keadaan darurat secara global. Tetapi, sejumlah pakar kesehatan internasional terus memantau perkembangan wabah tersebut. Mereka mempertanyakan apakah China mampu menahan penyebaran virus corona.

Sebagai informasi, virus corona diyakini muncul akhir 2019 di pasar ikan di puat Kota Wuhan, China. Virus itu diduga berasal dari hewan yang dijual secara ilegal.

Saat ini, virus corona telah menyebar ke sejumlah kota besar di China, seperti Beijing dan Shanghai. Bahkan, virus corona telah menyebar ke negara tetangga seperti Hong Kong, Thailand, Korea Selatan, Jepang, Malaysia, bahkan sampai ke Eropa, yakni Prancis, dan Benua Amerika, yakni Amerika Serikat dan Kanada.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten