Korban Tewas Banjir di China Jadi 33 Orang

Banjir di China tengah yang dianggap paling bersejarah di Republik Rakyat Tiongkok telah merenggut sedikitnya 33 nyawa.

 Sebuah mobil melintasi banjir yang menggenang di jalanan Zhengzhou, Henan, China, Rabu (21/7/2021). (Antara-China Daily via Reuters)

SOLOPOS.COM - Sebuah mobil melintasi banjir yang menggenang di jalanan Zhengzhou, Henan, China, Rabu (21/7/2021). (Antara-China Daily via Reuters)

Solopos.com, JAKARTA — Korban tewas bencana alam banjir di China dilaporkan bertambah. Banjir di yang tercatat sebagai banjir paling bersejarah di Republik Rakyat Tiongkok itu dilaporkan telah merenggut sedikitnya 33 nyawa dan beberapa lainnya masih hilang setelah hujan deras mengguyur wilayah sekitarnya.

Ratusan mobil juga dilaporkan masih berserakan di kota China tengah itu, Kamis (22/7/2021). Hujan deras yang belum pernah terjadi sebelumnya itu seolah-olah mendatangkan air untuk kurun waktu setahun meski hanya berlangsung sekitar tiga jam di Kota Zhengzhou.

Air secara tiba-tiba memenuhi saluran dan mengirimkan aliran air berlumpur yang berputar-putar melalui jalan-jalan, terowongan jalan dan sistem kereta bawah tanah. Ratusan ribu orang di daerah sekitarnya telah terkena dampak banjir, kata pihak berwenang. Sedangkan lahan pertanian tergenang dan jaringan jalan dan rel terputus.

Baca Juga: Simak Terbunuhnya Presiden Haiti, 12 Terluka Tembak, 8 Pelaku Diburu

Wilayah Zhengzhou yang paling parah dilanda banjir, gambaran mengerikan terlihat di dalam sistem kereta bawah tanah yang disampaikan secara real-time melalui media sosial. Air naik selama jam sibuk hari Selasa dari pergelangan kaki penumpang hingga ke leher mereka.

Sedikitnya 12 orang tewas sebelum tim penyelamat berhasil membebaskan korban selamat dari gerbong kereta yang terendam banjir di China itu. Saat air surut, tumpukan mobil menjadi monumen yang menakutkan, sedangkan penduduk bersiap menghadapi cuaca buruk lainnya dan memindahkan kendaraan ke tempat yang lebih tinggi.

Mereka merencanakan perjalanan keluar dari kota yang dilanda bencana itu. Sistem komunikasi dan listrik masih belum stabil.

Pompa Air Berlumpur

Truk terlihat memompa air berlumpur dari terowongan bawah saat pemilik bisnis menghitung biaya kerugian. Para ahli meteorologi mengeluarkan peringatan hujan ‘merah’, peringatan akan ancaman tanah longsor baru dan banjir di daerah sekitarnya.

“Saya sedang menunggu listrik pulih, tetapi saya pikir mungkin perlu beberapa hari lagi,” kata Chen, pemilik restoran makanan lokal seperti dikutip Channelnewsasia.com, Kamis.

Kota Anyang yang berada dekat Zhengzhou, mengeluarkan peringatan pada hari ini setelah beberapa daerah memerintahkan sekolah untuk tutup dan sebagian besar pekerja untuk tinggal di rumah.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terkait

Espos Premium

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.

Berita Terkini

Dukungan untuk Prabowo dan Dendam Wiranto dalam Vonis Penjara Kivlan Zen

Kivlan Zen adalah pendukung berat Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Demi Atur Kasus, Azis Syamsuddin Janjikan Rp4 Miliar ke Penyidik KPK

Azis Syamsuddin diduga memberikan suap kepada mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju untuk mengurus kasus.

Bejat! Anak Disetubuhi Dukun Karena Ibu Ingin Kaya

Kasus orang tua mengorbankan anak demi pesugihan kembali terjadi. Seorang ibu menyerahkan putri kandung kepada dukun cabul agar cepat kaya.

Azis Syamsuddin Ahli Hukum yang Terjerat Hukum, Akankah Kariernya Tamat?

Azis Syamsuddin adalah ahli hukum yang terjerat kasus hukum.

Junior Setya Novanto, Berikut Profil Azis Syamsuddin yang Ditangkap KPK

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin akhirnya ditetapkan sebagai tersangka sejumlah kasus korupsi.

Resmi! Azis Syamsuddin Pimpinan DPR Ketiga Yang Terjerat Kasus Korupsi

Azis Syamsuddin akhirnya resmi menjadi pimpinan DPR ketiga yang terjerat kasus korupsi.

Walah! Bupati Solok Ngamuk Saat Sidang Paripurna DPRD

Ribut-ribut di Kabupaten Solok belakangan semakin memanas, setelah adanya konflik antara Ketua DPRD dengan Bupati Solok.

Alasan Isolasi Mandiri Tak Diterima, Azis Syamsuddin Dijemput Paksa

Tim KPK menjemput paksa Azis Syamsuddin dan digelandang ke Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/9/2021) malam.

Sambut Mahasiswa Baru, ITNY Gelar PPTMB 2021

Sebelum PPTMB ITNY digelar, ITNY telah mempersiapkan mahasiswa memasuki kehidupan di kampus dengan menggelar serangkaian webinar pengembangan diri bagi mahasiswa baru.

Mangkir dari Panggilan KPK, Benarkah Azis Syamsuddin Isoman?

Surat permohonan penundaan atas namanya, Azis meminta agar pemeriksaan terhadapnya dilaksanakan pada 4 Oktober 2021.

Dukun Penemu Ramuan Anticorona Sri Lanka Meninggal Akibat Varian Delta

Dia sebelumnya mempromosikan sirup buatan dukun White yang diklaim ampuh melawan virus seumur hidup.

Mengaku Lagi Isoman, Azis Syamsuddin Mangkir Panggilan KPK

Azis Syamsuddin tak memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa hari ini dengan alasan sedang isolasi mandiri. Ia meminta pemeriksaan diundur pada 4 Oktober 2021.

Anggota TNI yang Ditemukan Tewas, Ditusuk Saat Mencoba Melerai Perkelahian

Sertu Yorhan Lopo dari Menzikon Puziad TNI AD akhirnya tewas setelah berlari 50 meter akibat ditusuk Ivan Victor Dethan karena mencoba melerai perkelahian.

Anggota TNI Jadi Korban Pembunuhan, Mayat Ditemukan di Lahan Kosong

Seorang anggota TNI ditemukan tewas terbunuh, sementara seorang lainnya mengalami luka tusuk dalam peristiwa yang terjadi di Depok.

Divonis 4,5 Bulan Penjara atas Kepemilikan Senjata Api, Kivlan Zen Banding

Kivlan Zen bersikeras menyatakan tidak bersalah atas kasus kepemilikan senjata api dan peluru tajam ilegal sehingga mengajukan banding atas vonis majelis hakim PN Jakarta Pusat.

Wah, 54 Raja dari Seluruh Indonesia Bakal Berkumpul di Sumedang

Presiden Jokowi direncanakan membuka Festival Adat Kerajaan Nusantara (FAKN) di Keraton Sumedang Larang.