Korban Tenggelam Di WKO Sragen Ditemukan Meninggal Dunia

Warga Ngandul, Sumberlawang, Sragen, Karmin, yang tenggelam di Waduk Kedung Ombo atau WKO, Minggu (1/5/2022) ditemukan meninggal dunia.

 Warga melakukan pencarian korban tenggelam di Waduk Kedung Ombo, Sragen, Minggu (2/4/2022) petang. (Istimewa/Joko Mursid)

SOLOPOS.COM - Warga melakukan pencarian korban tenggelam di Waduk Kedung Ombo, Sragen, Minggu (2/4/2022) petang. (Istimewa/Joko Mursid)

Solopos.com, SRAGEN — Tim SAR Gabungan menemukan Karmin, 34, korban tenggelam di Waduk Kedung Ombo atau WKO, Sragen, Senin (2/4/2022). Korban ditemukan dengan kondisi meninggal dunia.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Agus Cahyono, menjelaskan korban telah ditemukan dengan kondisi meninggal dunia pukul 09.53 WIB. Korban ditemukan dari hasil penyelaman oleh tim pencari hingga kedalaman 23 meter.

PromosiKota Solo Pernah Jadi Pesemaian Sastra Patriotik dan Revolusioner

“Korban telah dibawa ke Puskesmas Sumberlawang kemudian dibawa ke rumah duka,” katanya saat ditemui Solopos.com di Posko BPBD Sragen di halaman Markas PMI Sragen, siang.

Dia mengatakan ada 16 potensi SAR dan unsur yang terlibat dalam upaya pencarian korban yang tenggelam di WKO Sragen sejak Minggu (1/5/2022).. Tim gabungan telah melakukan asesmen mengenai kondisi tempat kejadian perkara tidak memungkinkan untuk dilakukan penyelaman malam hari.

“Kemarin kondisi hujan dan anginnya agak kencang. Diperkirakan ada risiko-risiko tertentu menjelang malam, tidak memungkinkan untuk operasional SAR,” jelasnya.

Baca Juga: Seorang Warga Tenggelam di WKO Sragen, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Dia mengatakan tim gabungan sempat ingin standby di keramba namun kondisi keramba lapuk. Penyelaman oleh tim gabungan SAR dilakukan Senin pagi.

Sementara itu, lanjutnya, korban tenggelam di WKO Sragen merupakan tujuh bersaudara dan para saudaranya berusaha melakukan pencarian di permukaan Minggu malam.

Agus menjelaskan korban sebelum tenggelam telah lepas pakaian untuk mengejar perahu yang talinya terlepas dengan cara berenang. Sebelumnya, Kasi Trantib Kecamatan Sumberlawang, Joko Mursid, menjelaskan korban adalah Karmin, 34, warga Sidomulyo RT 013, Desa Ngandul, Kecamatan Sumberlawang.

Baca Juga: Tragis! 2 Santri Ponpes Sumberlawang Meninggal Tenggelam di WKO Sragen

“Pekerjaan nelayan/punya karamba, kebetulan perahunya lepas talinya kemudian dikejar korban tapi tidak tercapai akhirnya tenggelam,” jelasnya.

Dia menjelaskan tim berupaya mencari tetapi masih kesulitan karena medan di tengah waduk dengan kedalaman sekitar 25 meter.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Fakta Tak Sehijau Kata-Kata, Greenwashing Jadi Arus Besar Perbankan

+ PLUS Fakta Tak Sehijau Kata-Kata, Greenwashing Jadi Arus Besar Perbankan

Lembaga keuangan nasional dan global masih berdiri dua kaki. Membiayai sektor energi kotor dan perusak lingkungan sekaligus membiayai sektor energi bersih. Komitmen green financing belum optimal, justru greenwashing yang menguat.

Berita Terkini

Serba-Serbi Layanan Damkar Sragen, Buka "Jasa" Lepas Cincin Segala

Damkar Sragen mempunya tugas sampingan yakni menyediakan "jasa" melepas cincin bagi warga yang kesulitan melakukannya. Setidaknya sejak Januari-April 2022, ada 10 orang yang meminta bantuan Damkar untuk melepas cincin.

Wow, 4 Tanaman Hias Ini Dibarter dengan 1 Mobil Jazz di Sukoharjo

Angga mengaku berminat dengan tanaman philodendron domesticum tersebut lantaran warna daun yang keluar dari tanaman tersebut terbilang unik dan jarang ditemukan.

Babak Baru Kasus Penjebolan Tembok Keraton Kartasura, Ada Tersangka?

Kasus penjebolan benteng Baluwarti eks Keraton Kartasura, Sukoharjo memasuki babak baru. Status perkara itu dinaikkan ke tahap penyidikan.

Hati-Hati! Jalur SSB di Genting Cepogo Boyolali Longsor Lur...

Tanah longsor di jalur SSB Cepogo, Boyolali, terjadi sekitar pukul 05.30 WIB secara tiba-tiba tanpa ada hujan sebelumnya.

Menyeruput Teh Gambyong, Teh Bercita Rasa Kopi Khas Kemuning

Di Desa Kemuning, Ngargyoso, Karanganyar, memiliki teh dengan rasa yang khas, yakni bercita rasa kopi. Teh hitam dengan rasa kopo ini dijual oleh Eko Wuryanto, warga setempat, dengan nama Teh Gambyong.

Jukir CFD Diduga Ngepruk, Ini Tarif Parkir Resmi Kota Solo Sesuai Perda

Ketentuan mengenai besaran tarif resmi parkir berbagai jenis kendaraan di Kota Solo diatur dalam Perda No 1/2013 tentang Penyelenggaraan Perhubungan.

Sosok Mantan Bupati Wonogiri Oemarsono yang Menginspirasi, Ini Kisahnya

Mantan Bupati Wonogiri periode 1985-1995, Oemarsono, dikenal sebagai sosok yang menginspirasi warga setempat menjadi PNS itu telah meninggal dunia pada Minggu (22/5/2022).

Tugu Tapal Batas Keraton Surakarta di Cawas Klaten Tak Terawat, tapi...

Di Desa Burikan, Kecamatan Cawas, Klaten, Jawa Tengah terdapat tugu tapal batas Keraton Surakarta.

Catat Jadwal Konser Andika Kangen Band di Sragen Biar Ga Ketinggalan

Pemkab Sragen memastikan konser musik Kangen Band dalam rangka hari jadi ke-276 Sragen akan terbuka untuk umum dan cuma-cuma.

Ini Deretan Wisata yang Dibangun Pemilik "Istana Negara" di Wonogiri

Pengusaha tajir asal Wonogiri, Suparno dikenal memiliki "Istana Negara". Selain bangunan unik itu, ternyata Suparno juga memiliki deretan objek wisata lainnya di Wonogiri.

Kenapa di Boyolali Banyak Terdapat Sapi? Ini Jawabannya

Kota Susu adalah julukan dari Kabupaten Boyolali yang lokasinya di kaki sebelah timur Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

Kisah Wanita-Wanita Pemetik Daun Teh Kemuning, Upahnya Rp700 Per Kg

Sebagai besar buruh pemetik daun teh di Desa Kemunging, Ngargoyoso, Karanganyar adalah dari kalangan wanita dan berusia lanjut. Sehari rata-rata mereka memetik 25 kg daun teh.

2 Menteri Jokowi Ini Diam-Diam Telah Blusukan ke Klaten, Ada Apa Ya?

Sebanyak dua menteri di era Presiden Joko Widodo alias Jokowi diam-diam blusukan ke Klaten dalam waktu kurang dari satu pekan terakhir.

Sejarah Pabrik Teh Kemuning, Awalnya Didirikan 2 Warga Belanda

Pabrik teh pertama di Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar didirikan oleh dua bersaudara asal Belanda, Van Mander Voot. Dalam perjalanannya, pabrik dan perkebunan tehnya bergonta-ganti kepemilikan.

BPCB Jateng: Penjebolan Tembok Keraton Kartasura Masuk Tindak Pidana

Acara gelar perkara tersebut dihadiri oleh PPNS BPCB Jawa Tengah, Kepala BPCB Jawa Tengah dan Korwas Polda Jawa Tengah yang usai sekitar pukul 13.20 WIB.