Kategori: Solo

Korban Meninggal Dalam Tabrak Lari Depan Mal Solo Square Pria 68 Tahun Warga Kalikobok Sragen


Solopos.com/Ichsan Kholif Rahman/Suharsih

Solopos.com, SOLO -- Korban meninggal dalam peristiwa tabrak lari truk dan sepeda motor di depan Mal Solo Square, Laweyan, Solo, Kamis (17/12/2020), adalah seorang pria berusia 68 tahun berinisial HSAY.

Berdasarkan data laporan kepolisian yang Solopos.com peroleh, Kamis sore, pria itu merupakan warga Buduran RT 001 Kalikobok, Tanon, Sragen.

Tabrak Lari Depan Mal Solo Square: Sopir Truk Tertangkap Di Gembongan Kartasura

HSAY meninggal dunia sesuai setang motornya menyenggol bak truk gandeng bagian belakang dan ia terjatuh lalu terlindas ban truk.

Pria asal Sragen itu meninggal akibat luka parah di kepala. Saat kejadian, HSAY mengendarai sepeda motor Honda Vario berpelat nomor AD 4563 AXE yang melaju dari arah timur ke barat.

Tabrak Lari Terjadi di Depan Mal Solo Square, 1 Orang Meninggal

Korban tabrak lari depan mal Solo Square itu melaju di belakang sisi kiri truk Hino gandeng berpelat nomor AG 8648 UB yang dikemudikan JE, 38, warga Kediri, Jawa Timur. Truk ini juga melaju dari arah timur ke barat.

Sampai depan mal Solo Square, HSAY berniat mendahului truk dari sisi kiri. Namun, posisi sepeda motor itu kurang ke kiri sehingga setang sepeda motor itu menyenggol bak gandengan belakang truk.

Kebijakan Karantina Pemudik Solo Berubah Lagi, Pemkot Batal Bikin Posko di Terminal dan Stasiun

Luka Pada Kepala

Sepeda motor itu kemudian terseret ke depan dan pengendaranya terjatuh kemudian terlindas ban belakang kiri gandengan truk Hino tersebut. Pengendara motor meninggal akibat luka pada bagian kepala.

Sementara truk tidak berhenti melainkan terus melaju ke arah barat. Petugas kepolisian yang mendapat laporan langsung mengejar truk yang terlibat tabrak lari di depan Mal Solo Square itu. Truk terkejar dan dihentikan di wilayah Gembongan, Kartasura.

Pemkot Solo Andalkan Jaga Tangga Untuk Jaring Pemudik Sebelum Karantina, Begini Prosedurnya

Polisi belum bisa memastikan apakah sopir truk itu memang ada niat melarikan diri atau tidak merasa ban belakang truk gandengnya melindas orang. Sehingga sopir itu terus melajukan truknya. Status sopir truk itu saat ini masih terperiksa, belum menjadi tersangka.

Share
Dipublikasikan oleh
Suharsih