Korban Ledakan Aspol Sukoharjo Luka Bakar 70%, Pemeriksaan Tunggu Pemulihan

Polres Sukoharjo menunggu proses pemulihan korban ledakan di asrama polisi (aspol) Sukoharjo yang saat ini masih dirawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD dr Moewardi Solo (RSDM) karena mengalami luka bakar hingga 70%.

 Situasi di Asrama Brimob Arumbara Jl Larasati No AA 12, Desa Telukan, Grogol, Sukoharjo, Senin (26/9/2022) usai ledakan pada Minggu (25/9/2022). (Solopos.com/Magdalena Naviriana Putri).

SOLOPOS.COM - Situasi di Asrama Brimob Arumbara Jl Larasati No AA 12, Desa Telukan, Grogol, Sukoharjo, Senin (26/9/2022) usai ledakan pada Minggu (25/9/2022). (Solopos.com/Magdalena Naviriana Putri).

Solopos.com, SUKOHARJO — Kepolisian hingga saat ini masih menuggu proses pemulihan polisi korban ledakan di asrama polisi (aspol) Brimob Arumbara, Desa Telukan, Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (25/9/2022) malam.

Kepolisian menunggu pemulihan korban sebelum melakukan penyelidikan lanjutan terkait ledakan paket berisi bahan petasan tersebut.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Hal itu seperti disampaikan Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan saat ditanya mengenai kelanjutan terkait kejadian itu di Mapolres Sukoharjo, Kamis (29/9/2022).

“Nanti tentunya kronologisnya sudah kami dapatkan, teman-teman media sudah tahu semua seperti yang disampaikan Kapolda. Untuk pemeriksaan terhadap anggota yang kemarin menjadi korban nanti menunggu setelah yang bersangkutan bisa kami periksa karena saat ini masih di rumah sakit,” terang AKBP Wahyu.

Kapolres mengatakan semua saksi telah dimintai keterangan, namun belum ada saksi yang ditahan atas kejadian itu.

Baca juga: Pemuda Sidowayah Klaten Diperiksa Ihwal Ledakan di Sukoharjo, Ini Pengakuannya

“Sudah dimintai keterangan semua, belum [ditahan] karena semua sebagai saksi. [Seorang warga Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, ANH, 22] membenarkan barang itu dari yang bersangkutan didapatkannya,” terang Kapolres.

Apabila sudah selesai proses penyembuhan Kapolres mengatakan penyelidikan soal ledakan di Aspol Sukoharjo akan dilanjutkan lagi di Mapolres Sukoharjo.

Sebelumnya Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam rilis yang diterima Solopos.com, Senin (26/9/2022) menegaskan, ledakan di dekat asrama polisi Grogol tersebut dipastikan tidak terkait aksi terorisme.

Ledakan disebabkan bubuk bahan petasan yang ada di dalam sebuah paket. Paket tersebut merupakan pesanan dari CV Mandiri Sujono Indramayu. Paket dipesan pada 22 April 2021 dengan penerima warga Klaten.

Barang tersebut merupakan barang sitaan pada 2021, di wilayah Jurug, Solo. Sata itu ada operasi cash on delivery pengiriman bahan bubuk hitam yakni mercon.

Baca juga: Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Polisi: Paket Dikirim Maret 2021

Kapolda mengatakan sampel barang bukti sudah diamankan dan sisanya dilakukan disposal atau dimusnahkan.

Kepolisian hingga saat ini telah memeriksa tujuh saksi terkait ledakan itu. Saksi-saksi yang diperiksa di antaranya adalah pengirim paket, penerima paket, dan anggota Sat Intelkam Polresta Surakarta.

Sementara Plt Kapolresta Solo, Kombes Pol Alfian Nurrizal, menyebut Bripka Dirgantara Pradipta, 35, masih menjalani perawatan intensif seusai menjadi korban ledakan di Asrama Polisi atau Aspol Grogol, Sukoharjo, Minggu (25/9/2022) malam.

Bripka Dirgantara Pradipta dirawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD dr Moewardi Solo (RSDM) karena mengalami luka bakar cukup serius, yaitu hingga 70 persen, utamanya bagian pinggang ke bawah.

Dari hasil observasi tim dokter sementara, korban ledakan di Aspol Sukoharjo, Bripka Dirgantara Pradipta juga mengalami patah tulang. Alfian mengatakan ledakan di Aspol Grogol, Sukoharjo, diduga karena kelalaian Dirgantara Pradipta, 35.

Baca juga: Gibran Pastikan Solo Aman, Tak Terpengaruh Ledakan di Aspol Grogol Sukoharjo

Tapi mengenai penyebab barang bukti bisa sampai di rumah itu masih menunggu hasil pemeriksaan. Sedangkan langkah pemeriksaan masih menunggu korban sembuh.

Sementara pria Indramayu berinisial S, pengirim paket yang meledak di asrama Brimob Sukoharjo, Jawa Tengah pada Minggu (25/9/2022) petang itu mengaku mengirimkan paket ke Jawa Tengah pada Maret 2021.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo, mengatakan pria berinisial S itu sempat ditangkap beberapa saat setelah terjadi ledakan di asrama Brimob Sukoharjo, Jateng. Terkini, S sudah dipulangkan ke rumah karena berstatus saksi.

Menurut Ibrahim, S merupakan pedagang yang menjual barang dagangan secara daring. Dia juga mengatakan polisi memeriksa pria Indramayu itu untuk memperjelas kasus ledakan di asrama Brimob Sukoharjo.

Sementara warga Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten sempat dimintai keterangan oleh Polisi terkait ledakan yang terjadi di Asrama Polisi (Aspol) Sukoharjo, Minggu (25/9/2022) malam. Warga Sidowayah itu berinisial ANH, 22.

Baca juga: Dirawat di RSDM Solo, Polisi Korban Ledakan di Aspol Grogol Terluka Bakar 70%

Pria itu ditanya seputar paket berisi bubuk petasan yang pernah dia beli lebih dari setahun lalu menjelang Idulfitri 2021 dan sudah disita Polisi.

ANH menjelaskan membeli bubuk petasan serta sumbu secara online. Tujuannya untuk perayaan Idulfitri. Dia membeli sekitar 2 kg bubuk petasan.

Dari total bubuk petasan yang dia beli, dia hanya memanfaatkan sekitar 1 ons. Setelah itu, ANH iseng mengunggah sisa bubuk ke status WhatsApp dan Facebook.

ANH mengatakan permasalahan itu sebenarnya sudah selesai pada 2021. Seluruh bubuk petasan milik ANH disita Polisi setahun lalu.

ANH sempat kaget saat didatangi polisi pada Minggu malam dan menanyakan lagi ihwal bubuk petasan yang sudah disita setahun lalu. Kedatangan polisi itu selang beberapa jam setelah adanya ledakan di Aspol Sukoharjo pada Minggu sore.

Baca juga: Polisi Dalami Dugaan Kelalaian pada Insiden Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Gibran Tegaskan Nama Jl Diponegoro Solo Tak Dihapus tapi Dipindah ke Jalan Lain

      Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut alasan munculnya wacana mengubah Jl Diponegoro menjadi Jl Ngarsapura untuk kepentingan branding wisata.

      Nikahan Kaesang, Pejabat Polda Jateng Jajal Naik Becak Vastenburg-Mangkunegaran

      Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Agus Suryo Nugroho melakukan simulasi naik becak untuk tamu acara nikahan Kaesang Pangarep dari Benteng Vastenburg ke Pura Mangkunegaran Solo.

      STB Mahal, Warga Sukoharjo Kecewa Tidak Bisa Nonton Piala Dunia

      Harga set top box (STB) melambung tinggi setelah siaran televisi terestrial analog dihentikan di sejumlah wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah mulai Jumat (2/12/2022).

      Kandang di Pinggir Jalan Raya, Sapi Milik Lansia Nguntoronadi Raib Dicuri

      Satu ternak sapi betina milik lansia asal Nguntoronadi, Wonogiri diduga digondol maling pada Senin (5/12/2022).

      Wah! Sudah Punya 250 Guru Besar, UNS Solo Kukuhkan 4 Orang Lagi Besok

      UNS Solo bakal mengukuhkan empat guru besar baru sehingga menambah jumlah total guru besar di kampus tersebut menjadi 254 orang.

      20 Ekor Kobra Ditangkap di Kebakkramat, Enam Lainnya Masih Berkeliaran

      Tim Exalos Indonesia yang mengevakuasi 20 anak ular kobra itu menduga masih ada enam kobra lainnya yang masih berkeliaran di sekitar rumah milik Estik.

      Catat! Ini Lokasi 9 Panggung Hiburan Pernikahan Kaesang-Erina di CFD Solo

      Ada sembilan panggung hiburan di sepanjang area CFD Jl Slamet Riyadi Solo saat acara pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono, Minggu (11/12/2022) pagi.

      Ngeri! Tim Exalos Indonesia Evakuasi 20 Kobra dari Rumah Warga Kebakkramat

      Belasan ekor anakan ular kobra di Kebakkramat itu dievakuasi selama tiga hari pencarian.

      Pemuda Melikan Klaten Bikin Paket Wisata Edukasi Gerabah, Harganya Terjangkau

      Para pemuda sentra kerajinan gerabah putaran miring di Dukuh Pagerjurang, Desa Melikan, Kecamatan Wedi membikin paket wisata edukasi.

      Pencarian Pria Hanyut Asal Sukoharjo di Kahyangan Wonogiri Terkendala Cuaca

      Tim search and rescue (SAR) Wonogiri masih terus melanjutkan pencarian terhadap orang hanyut di sungai di kawasan wisata Kahyangan, Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo sejak Minggu (4/12/2022).

      Tak Hanya Jembatan Jurug, Bangunan Warisan Paku Buwono X Lain juga Tangguh

      Jembatan Jurug A warisan Paku Buwono X sampai saat ini masih tangguh, meski pernah dibom berulang kali, sama seperti bangunan lain yang dibangun di era yang sama.

      Polwan Polres Klaten Bagikan Paket Sembako di Ngawen

      Polres Klaten menggelar bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga di Kecamatan Ngawen, Senin (5/12/2022).

      Laporkan Percobaan Bunuh Diri Melalui 110, Kapolres Sukoharjo Apresiasi Warga

      apolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, mengapresiasi masyarakat Sukoharjo yang telah menggunakan call center 110 untuk melaporkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibnas).

      Air Saluran Meluap Usai Hujan Deras, 2 Sekolah di Gantiwarno Klaten Kebanjiran

      SMKN 1 Gantiwarno dan SMPN 3 Gantiwarno di Desa Kragilan, Kecamatan Gantiwarno kebanjiran, Senin (5/12/2022) sore.

      Meski Beumur 61 Tahun, Warga Sragen Ini Aktif Sebagai Sukarelawan Kemanusiaan

      Meski sudah tak muda lagi, Sugino, 61, masih aktif melakukan kegiatan kemanusiaan. Ia merupakan salah satu di antara sedikit sukarelawan sepuh di Kabupaten Sragen.

      Jelang Pernikahan Kaesang, CCTV dan Penerangan Pura Mangkunegaran Solo Ditambah

      Kawasan sekitar Pura Mangkunegaran Solo mulai dipasangi kamera CCTV dan lampu PJU juga diganti menjelang pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono, akhir pekan ini.