Kategori: Sragen

Korban Jiwa Covid-19 di Sragen Tambah 2, Salah Satunya dari Klaster Hajatan


Solopos.com/Tri Rahayu

Solopos.com, SRAGEN — Salah satu pasien Covid-19 simptomatik atau dengan gejala dari klaster hajatan wilayah Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah meninggal dunia, Rabu (18/11/2020). Pasien berinisial Y, 34, itu meninggal dunia di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

Pada hari yang sama seorang pasien Covid-19 simptomatik atau dengan gejala asal Kecamatan Tanon, Sragen, S, 39, juga meninggal dunia di RSUD dr Soeratno Gemolong.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sragen Dedy Endriyatno, saat dihubungi Solopos.com, Rabu malam, mengatakan salah satu dari dua orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia itu berasal dari klaster hajatan Kalijambe. Dia mengatakan satu orang berinisial Y itu merupakan salah satu dari tujuh orang dari klaster hajatan itu.

Positif Covid-19, Dokter RSST Klaten Meninggal Dunia

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen dr Hargiyanto membenarkan adanya dua orang pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia. Dia mengatakan dua orang yang meninggal itu merupakan pasien simptomatik lama.

Hargiyanto membenarkan salah astu pasien Covid-19 yang meninggal berasal dari klaster hajatan di Kalijambe Sragen.

"Ya, Y itu meninggal di RSUD dr Soehadi Prijonegoro. Almarhumah berasal dari klaster hajatan. Kemudian satu lagi, S, 39, meninggal di RSUD dr. Soeratno Gemolong," katanya.

Hargiyanto mengatakan ada lima kasus positif Covid-19 baru di Sragen pada hari yang sama. Mereka adalah S, 55, warga Masaran yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Solo; R, 66, warga Karangmalang yang dirawat di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen; JM, 68, warga Karangmalang yang juga dirawat di RSUD Sragen; D, 47, warga Masaran, yang dirawat di RS dr Oen Solo; dan NM, 57, warga Kecamatan Sragen, yang dirawat di RS dr Oen Solo.

"Yang sembuh ada dua orang, yakni T, 50, asal Patihan, Sidoharjo, dan P, 53, warga Brojol, Miri," katanya.

Perkembangan kasus Covid-19 di Sragen terus bertambah menjadi 1.109 orang dengan rincian, 235 orang dirawat, 826 orang sembuh, dan 48 orang meninggal dunai. Jumlah swab test mencapai 11.285 orang dan 823 orang di antara masih menunggu hasil swab test. Sementara kasus suspect sebanyak 373 orang.

Share
Dipublikasikan oleh
Ginanjar Saputra