Korban Jebakan Tikus Berlistrik Berjatuhan, Ini Kata Perangkat Desa

Sekretaris Desa Patihan, Sukarman, menjelaskan petani Dukuh Kayen, Sukarno, 61, ditemukan meninggal akibat jebakan tikus di sawahnya, Rabu (5/1/2022) malam.

 Petugas memeriksa jenazah yang ditemukan di persawahan di Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Rabu (5/11/2022) malam. (Istimewa/PMI Sragen)

SOLOPOS.COM - Petugas memeriksa jenazah yang ditemukan di persawahan di Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Rabu (5/11/2022) malam. (Istimewa/PMI Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Seorang petani Dukuh Kayen, Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Sukarno, 61, ditemukan meninggal diduga akibat tersetrum jebakan tikus di Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Rabu (5/1/2022) malam.

PromosiMengenal Primata Endemik Pulau Jawa yang Dikenal Cerdas Namun Pemalu

Sekretaris Desa Patihan, Sukarman, menjelaskan korban ditemukan meninggal akibat jebakan tikus di sawah pukul 22.00 WIB. “Pak Sukar itu di pertanian [milik sendiri] pasang jebakan tikus aktif pakai genset [generator listrik]. Genset listrik, tidak pakai listrik PLN,” kata dia kepada Solopos.com, Kamis (6/1/2022).

Baca Juga : 10 Berita Terpopuler: Pangeran Samudro – Misteri Lapas Nusakambangan

Sukarman menyampaikan alasan sejumlah petani memilih memasang jebakan tikus berlistrik. Menurut dia, hama tikus menjadi masalah pertanian di Desa Patihan sejak tiga tahun terakhir.

Kondisi itu menyebabkan sejumlah petani di Patihan memilih memasang jebakan tikus menggunakan setrum. Sumbernya bukan aliran listrik PLN melainkan generator listrik. Mereka mengambil langkah itu untuk mengatasi masalah tikus di Patihan.

Baca Juga : Mulai Dijual Hari Ini, Begini Cara Beli Tiket MotoGP Mandalika 2022

“Gropyok juga ada kelompok tertentu. Mereka aktif untuk sawah sendiri. Mereka sebatas satu blok petani bareng-bareng gropyokan,” ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Ketua PMI Sragen, Ismail Joko Sutresno, menjelaskan PMI Sragen menerima informasi korban sudah dievakuasi dari area persawahan menuju rumah duka. Korban dibawa menggunakan mobil operasional Polsek Sidoharjo guna pemeriksaan visum lebih lanjut.

Baca Juga : Lagi, Petani Sragen Jadi Korban Jebakan Tikus Berlistrik Milik Sendiri

Tim PMI menuju rumah duka melakukan asesmen lanjutan bersama unsur terkait. “Dari hasil visum, korban meninggal dunia dengan luka bakar pada kaki kanan,” paparnya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

RSI Surakarta Resmi Luncurkan Layanan BPJS Kesehatan

Adanya layanan BPJS Kesehatan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada seluruh pasien RSI Surakarta sesuai prosedur pelayanan yang berlaku.

2 Perempuan Diduga Pelaku Prostusi Online Ditangkap di Indekos Solo

Tim gabungan menangkap dua orang perempuan yang diduga pelaku prostitusi online saat tengah berdua-duaan dengan laki-laki di kamar indekos wilayah Serengan, Solo.

Tengah Malam di Bangunan Tua Rumah Jagal Solo, Serem Lur!

Rumah jagal atau pemotongan hewan di kompleks Kantor DKPP Solo merupakan salah satu bangunan tua dari awal 1900-an yang masih terjaga keasliannya.

Pandemi Belum Berakhir, Tim Gabungan Solo Gencarkan Lagi Razia Masker

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkot Solo kembali menggencarkan razia masker untuk mengingatkan masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan padahal pandemi belum berakhir.

Kasus Covid-19 Wonogiri Naik, Jekek Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Jekek menilai perlu ada strategi baru untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron di lingkungan satuan pendidikan.

Waduh, Banyak Naskah Kuno Berharga di Mangkunegaran Solo Hampir Rusak

Kondisi naskah-naskah atau manuskrip kuno di perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Solo hampir rusak sementara upaya penyelamatan terkendala sarpras.

BBWSBS Hitung Lagi Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Rawa Jombor

BBWSBS sebelumnya sudah mengusulkan ke Kemen PUPR agar mengalokasikan anggaran Rp68 miliar untuk kegiatan revitalisasi Rawa Jombor pada 2023.

Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Tiga desa yang memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata, yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Tambah Terus, 200-An Pemulung Mengais Rezeki di TPA Putri Cempo Solo

Jumlah pemulung yang mengais rezeki di antara tumpukan sampah TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo, terus bertambah dari tahun ke tahun,

Sibangga Jadi Wadah Polres Sukoharjo Gali Permasalahan Masyarakat

Kapolres menambahkan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian melainkan juga ada peran masyarakat di dalamnya.

Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

Buat yang Mau Wisata Lampion Imlek, Dapat Pesan dari Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memberikan sejumlah pesan kepada warga yang ingin berwisata menikmati keindahan lampion Imlek di Pasar Gede dan Balai Kota Solo.

Kasus Naik Lagi, Jekek: Covid-19 Enggak Bisa Ditangkal dengan Akik

Joko Sutopo menegaskan Covid-19 tidak dapat ditangkal hanya dengan akar bahar, akik, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan tertentu.

Duh, Kasus Aktif Covid-19 di Wonogiri Naik Lagi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wonogiri menilai kasus aktif Covid-19 di Wonogiri naik lagi lantaran penerapan protokol kesehatan kendur.

Penyelesaian Sengketa Lahan Sriwedari Solo Bisa Jadi Legacy Gibran

Penyelesaian sengketa lahan Sriwedari Solo antara Pemkot dengan ahli waris RMT Wirjodiningrat bisa menjadi legacy atua warisan Gibran sebagai Wali Kota kelak.

Bupati Wonogiri Buka Ruang Audiensi dengan Tenaga Honorer

Bupati Joko Sutopo menyampaikan sampai saat ini belum mengetahui yang dimaksud pemerintah pusat mengenai penyelesaian masalah tenaga honorer dengan batas waktu 2023.