Korban Gigitan Ular Bandotan di Sragen Pulang dari RS, PMI Langsung Beri Edukasi
Relawan dari PMI Sragen mengedukasi warga terkait cara penanganan korban gigitan ular di rumah Wagiyo di Dukuh Jatirejo, Desa Ngargosari, Sumberlawang, Sragen, Sabtu, (10/10/2020) malam. (Istimewa/PMI Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Setelah mendapatkan perawatan secara intensif selama 10 hari di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Wagiyo, 45, korban gigitan ular bandotan akhirnya dipulangkan.

Kepulangan Wagiyo diantar sukarelawan menggunakan ambulans dari PMI Sragen ke rumahnya di Dukuh Jatirejo, RT 19, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, pada Sabtu (10/10/2020) malam.

Pengobatan luka hingga proses penyembuhan akibat gigitan ular calloselasma rhodostoma itu tetap dilanjutkan di rumah sendiri.

Setelah 10 hari dirawat di rumah sakit, kondisi lengan kanan Wagiyo sudah membaik. Sebelumnya, lengan kanan dia membengkak, melepuh, berubah warna menjadi hitam dan sulit untuk digerakkan.

Kini, bekas luka melepuh itu sudah mengering. Pembengkakan juga sudah berkurang sehingga lengan kanan dia sudah bisa digerakkan.

Korban gigitan ular bandotan itu diantar sampai rumah oleh relawan dengan balutan pakaian alat pelindung diri (APD) level I sesuai protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Sesampainya di rumah, petugas PMI memberi edukasi terkait pertolongan pertama kepada korban gigitan ular berbisa. Petugas mempraktikkan cara pembidaian guna mencegah bisa ular menyebar. Kepada warga, PMI juga memberikan sosialisasi terkait program bulan dana PMI Sragen,” jelas Wakil Ketua PMI Sragen, Suwarno, kepada Solopos.com, Minggu (11/10/2020).

Pelaku Pembakar Truk Satpol PP Sukoharjo Terekam CCTV, Siapa Dia?

Suwarno berharap kasus yang dialami Wagiyo bisa menjadi pelajaran bersama. Ia berharap kasus itu tidak terulang di masa mendatang. Dia mengingatkan keterlambahan penanganan medis terhadap korban gigitan ular berbisa dapat berakibat fatal karena nyawa menjadi taruhannya.

"Semoga dengan kejadian ini, warga bisa menangani dan memberi pertolongan pertama kepada korban gigitan ular berbisa untuk menyelamatkan nyawa korban," paparnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom