Korban flu babi Meksiko naik jadi 89

MEXICO CITY: Kementerian Kesehatan Meksiko Rabu (27/5), kemarin menyatakan, korban jiwa akibat flu babi A/H1N1 telah naik jadi 89, bertambah empat dari sehari sebelumnya. Total kasus infeksi di negeri tersebut juga telah naik jadi 4.910, bertambah 104 dari sehari sebelumnya.

Flu itu telah menjadi yang paling mematikan buat ibu rumah tangga, yang merupakan kelompok terbesar korban tewas dengan jumlah 24 dari 89. Hampir sepertiga orang tewas juga menderita kegemukan.

Kementerian itu menyatakan kebanyakan korban tewas telah mulai menderita beberapa gejala sebelum 23 April yang menjadi hari pengumuman keadaan darurat nasional oleh pemerintah Meksiko. Sebanyak 73 dari ke-89 korban tewas termasuk dalam kategori sebelum 23 April.

Rabu pagi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan, sebanyak 13.398 orang kini menderita penyakit itu di 48 negara, dan 95 dari mereka telah meninggal. Amerika Serikat adalah negara dengan jumlah infeksi paling tinggi, sebesar 7.900 orang, tapi telah menghadapi jumlah korban jiwa yang jauh lebih sedikit dibanding Mexico, yakni 15 jiwa.

Sejak wabah flu babi H1N1 merebak di New York City, telah ada 130 orang yang dirawat di rumah sakit akibat flu itu. (Antara/Xinhua-OANA)

Avatar
Editor:
Budi Cahyono


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom