Jakarta [SPFM], Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diimbau agar hadir di Papua saat peringatan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember 2011. Hari itu dinilai sebagai momen yang sangat baik bagi SBY dan seluruh pejabat terkait untuk membuka dialog dengan masyakarat Papua secara komprehensif.

Menurut Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindakan Kekerasan (Kontras) Haris Azhar, ruang dialog mesti terbuka lebar bagi rakyat Papua terutama menggunakan momen-momen bersejarah seperti pada hari peringatan OPM tersebut. Dialog itu, menurutnya, tentu saja harus memenuhi persyaratan-persyaratan termasuk mematuhi protokoler Negara. Pendekatan secara represif selama ini dengan menggunakan aparat keamanan dianggap kurang efektif untuk menyelesaikan permasalahan di Papua. [MIOL/rda]


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten