Kontraksi Berbagai Sektor, Penerimaan Pajak Jateng II Capai Rp4,89 Triliun

Kanwil DJP Jawa Tengah II mencatatkan penerimaan pajak mencapai 39,2% atau sebesar Rp4,89 triliun dari target Rp12,474 triliun pada semester I tahun 2021.

 Ilustrasi pajak dari emisi karbon. (Freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pajak dari emisi karbon. (Freepik.com)

Solopos.com, SOLO—Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah II mencatatkan penerimaan pajak mencapai 39,2% atau sebesar Rp4,89 triliun dari target Rp12,474 triliun pada semester I tahun 2021. Realisasi mengalami pertumbuhan netto sebesar -0,41%.

Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah II, Slamet Sutantyo, mengatakan penerimaan pajak sampai dengan semester I tahun 2021 tercatat realisasinya mencapai 39,20% atau sebesar R 4,89 triliun dari target Rp12,474 triliun.

“Realisasi ini mengalami pertumbuhan netto sebesar -0,41%. Pertumbuhan neto semester 1 yang secara agregat menunjukkan tren positif tersebut masih belum diimbangi dengan pertumbuhan beberapa sektor usaha yang masih mengalami kontraksi negatif,” ujar dia, dalam jumpa pers virtual, Senin (26/7/2021).

Baca Juga: Begini Cara Gibran Semangati Warga Positif Corona Yang Isolasi di SMPN 8 Solo

Capaian Tertinggi

Slamet menjelaskan realisasi penerimaan pajak tersebut capaian tertinggi adalah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Karanganyar 57,74% senilai Rp830,354 miliar, disusul KPP Pratama Sukoharjo 53,76% (Rp557,784 miliar), KPP Pratama Cilacap 53,49% (Rp667,806 miliar), dan KPP Pratama Purwokerto 50,36% (Rp389,968 miliar).

Sedangkan KPP Pratama Solo realisasi penerimaan pajaknya mencapai 47,39% atau senilai Rp555,040 miliar. Sementara KPP Madya Solo yang baru saja dibentuk penerimaan pajaknya mencapai 14,97% atau sebesar Rp564,788 miliar.

Selain itu, penerimaan pajak KPP Pratama di Soloraya lainnya, yakni KPP Pratama Boyolali mencapai 46,65% (Rp207,738 miliar), KPP Pratama Klaten mencapai 44,87% atau senilai Rp243,344 miliar.

Baca Juga: Bisa Nambah Uang Saku, Hal-Hal Ini Patut Dicoba Mahasiswa

Di sisi lain, pertumbuhan beberapa sektor yang masih minus tersebut dikarenakan pengaruh pandemi Covid- 19 yang secara langsung berdampak terhadap perekonomian dan insentif pajak di masa pandemi yang masih berlaku.

Di samping itu, penerimaan pajak ini terdiri dari PPh Non Migas sebesar Rp2,699 triliun dengan kontribusi sebesar 55,2% dan pertumbuhan sebesar -9,14%. Sedangkan PPN dan PPnBM sebesar Rp2,049 triliun dengan kontribusi sebesar 41,9% dan pertumbuhan sebesar 10,79%. Sementara pajak lainnya Rp142,299 miliar dengan kontribusi sebesar 2,9% dan pertumbuhan sebesar 60%.

“Secara sektoral, penerimaan masih didominasi oleh sektor industri pengolahan dengan kontribusi sebesar 37,49% dari total realisasi penerimaan netto dan capaian pertumbuhan sebesar 2,48%, disusul oleh sektor perdagangan besar dan eceran, administrasi pemerintahan dan jaminan sosial, kemudian jasa keuangan dan asuransi, serta pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin,” jelas dia.


Berita Terkait

Berita Terkini

Blak-Blakan Sri Mulyani Resah Gegara Pinjol Bikin Orang Menderita

Menkeu menambahkan dengan ada banyak kasus pinjol, kini ahli ekonomi syariah harus bekerja keras untuk mengembangkan teknologi keuangan digital,

Menteri BUMN Dukung Program Electrifying Agriculture PLN

Per September 2021, jumlah pelanggan PLN yang sudah memanfaatkan program EA mencapai 60.718 pelanggan dengan total daya sambung sebesar 478,96 MVA.

The Sunan Hotel Solo Sabet Gold Circle Award 2021 dari Agoda.com

Penilaian diperoleh dari berbagai faktor seperti performa penjualan online terbaik di Kota Solo, sampai penyajian konten yang baik di portal Agoda.

Astra Serahkan 2 Mobil Vaksinasi Covid-19 ke Polres Metro & Kodim Jakut

Dengan adanya kendaraan vaksin diharapkan dapat meningkatkan pelayanan vaksinasi Covid-19 khususnya terhadap masyarakat ring satu di wilayah Jakarta Utara.

Jangan Panik, Ini Tips-Tips Jika Terlanjur Terjebak Pinjol Ilegal

Pastikan pinjol yang dituju adalah pinjol legal atau yang terdaftar atau mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jelang WSBK Mandalika, Penumpang Bandara Internasional Lombok Meningkat

Penumpang di Bandara Internasional Lombok meningkat 10 persen pada Oktober 2021 dampak dari turunnya level PPKM di Nusa Tenggara Barat.

Menko Airlangga Sebut Elektronifikasi Transaksi Pemda Bisa Dongkrak PAD

Momentum membaiknya kondisi pandemi Covid-19 saat ini serta capaian pemulihan ekonomi di tingkat nasional dan daerah perlu untuk dimanfaatkan.

Maskapai di Bandara YIA Belum Minta Penerbangan Tambahan

PT Angkasa Pura I (Persero) menyatakan belum ada  permintaan penerbangan tambahan dari sejumlah maskapai di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Raih Pendanaan Rp56 Miliar, Startup Majoo Siap Dukung Digitalisasi UMKM

Startup penyedia solusi digital keuangan, perbankan, dan UMKM, Majoo mendapat suntikan pendanaan sebesar US$4 juta atau sekitar Rp56,69 miliar dari tiga investor.

Pendaftar DSC 12 Capai 12.000 Submitter, Segera Daftar Keburu Tutup!

Pendaftaran Diplomat Success Challenge atau DSC 12 akan berakhir 19 Oktober 2021. Segera daftarkan dirimu di sini untuk meraih uang tunai total Rp2 miliar.

Ketika 28% Gajimu Mengalir ke Ekosistem Gojek

Persaingan industri ekonomi digital kini mempertemukan tiga pemain besar yaitu ekosistem Gojek, Shopee, serta kombinasi Grab, Ovo, dan Emtek.

Tingkatkan Produktivitas UMK, PLN Kembangkan Gerobak Motor Listrik

PLN berinovasi dalam mengembangkan program gerobak motor listrik untuk meningkatkan produktivitas usaha mikro kecil (UMK).

9 KKKS Besar Lampaui Target Lifting Migas Tinggi

Sektor hulu migas bisa mencatatkan capaian lifting migas tinggi, sampai triwulan III/2021, realisasi lifting minyak dan gas sebesar 1,640 barel oil equivalent per day (BOEPD)

Biar Usaha UMKM Lancar, Begini Syarat dan Cara Mengajukan Izin PIRT

Banyak keuntungan yang didapat pelaku usaha rumahan seperti UMKM bila telah memiliki izin usaha seperti izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT).

Kompak Naik! Cek Harga Emas Pegadaian, Selasa 26 Oktober 2021

Harga emas 24 karat yang dijual di Pegadaian pada Selasa (26/10/2021) kompak naik dari hari sebelumnya, baik untuk cetakan Antam maupun UBS.

UMKM Frozen Food Terancam Denda Rp4 Miliar, Ini Respons Menteri UKM

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang belum memperoleh izin edar harus dibina dan didampingi agar tetap dapat berjualan.