Tutup Iklan
Kontak Erat dengan Pasien Positif Covid-19, 1.000 Warga Ponorogo Jalani Rapid Test
Ilustrasi hasil tes virus corona. (Freepik)

Solopos.com, PONOROGO -- Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Ponorogo dalam beberapa hari terakhir meningkat tajam. Pemerintah Kabupaten Ponorogo pun secara massif melakukan rapid test dan tes swab kepada seluruh kontak erat pasien positif.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, mengatakan dalam tiga hari terakhir lebih dari 1.000 orang menjalani rapid test. Seribuan orang yang menjalani rapid test ini merupakan hasil tracing kasus Panjeng, Patihan Kidul, Pondok Gontor 2, dan kasus konfirmasi lainnya.

Update Kasus Covid-19 Indonesia 12 Juli: Pasien Positif 75.699, Sembuh 35.638, Meninggal 3.606

"Saat ini juga ada pengambilan spesimen swab terhadap 166 orang. Ini merupakan kontak erat kasus Panjeng, Patihan Kidul, Pondok Gontor 2, dan kasus konfirmasi lainnya," jelas Ipong, Sabtu malam.

Ipong menyampaikan selain melakukan tracing dan testing terhadap kontak erat pasien, pihaknya juga memberlakukan karantina wilayah di sejumlah daerah yang menjadi pusat persebaran Covid-19.

5 Keluarga Nakes Pejuang Covid-19 Gugur di Semarang Dapat Penghargaan & Santunan dari Menkes Terawan

Beberapa titik yang menjalani karantina wilayah yaitu di Jl. Godang di Patihan Kidul Desa Panjeng, Kecamatan Jenangan, juga masih menjalani karantina wilayah. "Ini upaya lain untuk mempercepat penangan Covid-19 di Ponorogo," jelas Ipong.

Lebih lanjut, dia menambahkan pemkab menambah kapasitas perawatan di rumah sakit sebanyak dua kali lipat. Pemerintah juga menyiagakan ruang isolasi yang ada di desa-desa.

Pelonggaran Ekonomi Sukoharjo Gagal Bendung Gelombang PHK, Sudah 5.204 Buruh Jadi Korban

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Ponorogo naik signifikan pada Sabtu (11/7/2020). Sabtu ini ada tambahan empat kasus positif baru.

Dari tambahan empat kasus tersebut, akumulasi kasus positif ada 81 pasien. Ada 33 pasien yang dinyatakan sembuh. Untuk pasien yang diisolasi di rumah sakit ada 34 orang, isolasi mandiri ada tiga orang, isolasi di shelter sembilan orang, dan pasien meninggal dunia ada tiga orang.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho