Kontainer & Tronton Tertahan di JLS Wonogiri Karena Longsor, Warga Beri Nasi Bungkus ke Sopir dan Kernet
Proses evakuasi tanah longsor di Jalan Lintas Selatan Dusun Sidorejo RT 001/RW 002, Desa Guwotirto, Giriwoyo, Wonogiri, Kamis (28/1/2021). (istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI – Longsor melanda Jalan Lintas Selatan atau JLS Wonogiri membuat belasan truk kontainer dan truk tronton tertahan. Warga setempat berbaik hati dengan memberikan nasi bungkus ke sopir dan kernet.

Hal itu diungkapkan oleh Relawan Srikandi Kecamatan Giriwoyo, Welas Handayani, kepada Solopos.com, Kamis (28/1/2021). Seperti diketahui, JLS Wonogiri belum bisa dilewati kendaraan hingga Kamis sore WIB karena longsor. Akibatnya, belasan kendaraan tertahan sejak dinihari.

Welas mengatakan masih ada sembilan truk kontainer dan lima truk tronton yang tertahan di area JLS. Truk tersebut akan melakukan perjalanan ke wilayah Pacitan, Jawa Timur.

Baca Juga: Debut Thomas Tuchel, Chelsea Cuma Bisa Cetak 0-0 Saat Lawan Wolverhampton

“Ada truk tronton yang bawa muatan semen terpaksa harus berhenti dari dini hari tadi. Asa dua truk yang berhasil lolos sebelum terjadi longsor. Tapi ini dari Pacitan mau balik, juga masih tertahan,” kata dia.

Welas menuturkan warga di sekitar lokasi kejadian turut berpartisipasi dan peduli terhadap para sopir dan kernet truk kontainer dan tronton. Warga memberi nasi bungkus kepada mereka. Nasi itu juga diperuntukkan untuk sukarelawan.

“Alhamdulillah ada donasi. Awalnya ada 95 bungkus nasi dari warga. Kemudian ada tambahan sebanyak 20 bungkus,” kata dia saat dihubungi.

Bisa Dilalui Motor

Sementara itu, untuk sepeda motor, mobil dan truk berukuran sedang yang biasa mengangkut pasir atau batu bisa melewati jalur alternatif atau jalan desa. “Saat ini unsur yang turut menangani evakuasi dari SAR, sukarelawan, TNI-Polro, dan warga setempat,” kata Welas.

Diberitakan sebelumnya, jalan itu merupakan jalan nasional yang menghubungkan antara Wonogiri-Yogyakarta dengan Pacitan, Jawa Timur. Sehingga banyak kendaraan besar yang melintas jalan tersebut.

Baca Juga: Mau Liburan ke Pantai, Bus Wisata Kecelakaan di Tikungan Tajam Sebabkan 19 Orang Tewas

Saat ini masih dilakukan proses evakuasi dengan mengeruk tanah yang longsor. Welas belum dapat memastikan kapan evakuasi itu selesai dan jalan bisa dilalui kendaraan.

“Masih cukup lama. Ini sudah mulai dikeruk. Longsoran di badan jalan mulai disingkirkan. Namun, masih belum bisa dilewati. Karena tanah di tebing bagian atas ada yang belum mau turun meski sudah disemprot,” ungkap dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom