Tutup Iklan

Konsumsi Mi Instan di Indonesia Kembali Meroket di 2020, Dampak Pandemi?

Bila ditarik ke beberapa tahun belakang, konsumsi mi instan di Indonesia pada 2020 menunjukkan tren meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

 Ilustrasi makan mi instan (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi makan mi instan (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA — Konsumsi mi instan di Indonesia pada 2020 kembali naik menjadi 12,64 miliar bungkus mi instan setelah enam tahun berturut-turut konsumsi mi instan di Tanah Air menunjukkan tren penurunan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari World Instant Noodles Association (WINA) di laman resmi mereka di instantnoodles.org, Minggu (18/7/2021), konsumsi mi instan di Indonesia masih di peringkat kedua dunia di bawah China dengan 46,35 miliar mi instan.

mi instan Indonesia
Konsumsi mi instan di dunia. (WINA)

Bila ditarik ke beberapa tahun belakang, konsumsi mi instan di Indonesia pada 2020 menunjukkan tren meningkat dibandingkan tahun sebelum-sebelumnya. Bila pada 2020, ada 12,64 miliar bungkus mi instan yang dikonsumsi, pada 2019 tercatat ada 12,52 miliar bungkus.

Tren penurunan konsumsi mi instan di Indonesa setidaknya terjadi pada 2014-2019. Pada 2014, 13,42 miliar bungkus mi instan terjual di Tanah Air. Tahun berikutnya, jumlahnya menurun menjadi 13,20 miliar bungkus. Pada 2016 kembali turun menjadi 13,01 miliar bungkus dan menjadi 12,62 miliar pada 2017.

Baca Juga: Duh, 57,50% Warga Sragen Konsumsi 1-6 Bungkus Mi Instan Setiap Pekan

Pada 2018 kemudian menjadi 12,54 miliar mi instan dan kembali turun tipis pada 2019 menjadi 12,52 miliar bungkus. Namun, pada 2020, ada kenaikan konsumsi mi instan di Indonesia menjadi 12,64 miliar bungkus.

Meski secara keseluruhan meningkat di 2020, namun konsumsi per kapitanya cenderung menurun yaitu 46-47 bungkus/tahun. Ini jauh lebih rendah bila dibandingkan pada 2015 dan 2018.

Pada 2015 lalu, konsumsi per kapita mi instan yaitu 51 bungkus. Artinya bila dirata-rata, semua penduduk Indonesia makan mi instan satu bungkus tiap pekan. Pada 2018 lalu, konsumsi per kapita mi instan turun tipis menjadi 49 bungkus.

Rata-Rata 1-6 Bungkus Per Pekan

Sementara itu, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 memotret kebiasaan makan mi instan atau makanan instan lainnya. Tercatat 58,5% penduduk Indonesia mengonsumsi mi instan/makanan instan lainnya sebanyak 1-6 bungkus per pekannya.

Bahkan ada 7,8% penduduk Indonesia yang mengonsumsi mi instan lebih dari satu bungkus setiap harinya. Sisanya, 33,8% mengonsumsi mi instan kurang dari 3 bungkus per bulannya.

Baca Juga: Profil Peracik Bumbu Indomie Nunuk Nuraini: Mengabdi 26 Tahun untuk Indofood

Berikut kebiasaan makan mi instan/makanan instan lainnya di Indonesia sebagaimana dikutip dari Riskesdas 2018 yang dilakukan Kementerian Kesehatan.

Aceh
7,5% lebih dari satu bungkus/hari
55,3% 1-6 bungkus/pekan
37,2% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sumatra Utara
4,6% lebih dari satu bungkus/hari
48,7% 1-6 bungkus/pekan
46,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sumatra Barat
3,0% lebih dari satu bungkus/hari
46,5% 1-6 bungkus/pekan
50,6% kurang dari 3 bungkus/bulan

Riau
5,6% lebih dari satu bungkus/hari
61,0% 1-6 bungkus/pekan
33,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Jambi
5,6% lebih dari satu bungkus/hari
61,0% 1-6 bungkus/pekan
33,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sumatra Selatan
14,7% lebih dari satu bungkus/hari
63,8% 1-6 bungkus/pekan
21,5% kurang dari 3 bungkus/bulan

Bengkulu
5,6% lebih dari satu bungkus/hari
60,5% 1-6 bungkus/pekan
33,9% kurang dari 3 bungkus/bulan

Baca Juga: Sekte Baru Masak Mie Instan Buat Anak Kos, Enggak Pakai Ribet!

Lampung
5,4% lebih dari satu bungkus/hari
60,4% 1-6 bungkus/pekan
34,2% kurang dari 3 bungkus/bulan

Bangka Belitung
9,1% lebih dari satu bungkus/hari
63,2% 1-6 bungkus/pekan
27,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kepulauan Riau
6,0% lebih dari satu bungkus/hari
62,2% 1-6 bungkus/pekan
31,8% kurang dari 3 bungkus/bulan

DKI Jakarta
6,3% lebih dari satu bungkus/hari
60,3% 1-6 bungkus/pekan
33,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Jawa Barat
10,8% lebih dari satu bungkus/hari
65,1% 1-6 bungkus/pekan
24,0% kurang dari 3 bungkus/bulan

Jawa Tengah
3,8% lebih dari satu bungkus/hari
58,9% 1-6 bungkus/pekan
37,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

DI Yogyakarta
3,9% lebih dari satu bungkus/hari
56,8% 1-6 bungkus/pekan
39,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

Jawa Timur
4,6% lebih dari satu bungkus/hari
52,7% 1-6 bungkus/pekan
42,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Banten
10,6% lebih dari satu bungkus/hari
64,1% 1-6 bungkus/pekan
25,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

Baca Juga: Nadiem Makarim Pamer Makan Mi, Warga 5 Daerah di Indonesia Ini Paling Suka Makan Mi Instan

Bali
4,4% lebih dari satu bungkus/hari
47,2% 1-6 bungkus/pekan
48,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Nusa Tenggara Barat
8,5% lebih dari satu bungkus/hari
61,3% 1-6 bungkus/pekan
30,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

Nusa Tenggara Timur
6,0% lebih dari satu bungkus/hari
52,8% 1-6 bungkus/pekan
41,2% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kalimantan Barat
9,8% lebih dari satu bungkus/hari
61,5% 1-6 bungkus/pekan
28,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kalimantan Tengah
13,1% lebih dari satu bungkus/hari
61,1% 1-6 bungkus/pekan
25,8% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kalimantan Selatan
8,9% lebih dari satu bungkus/hari
60,1% 1-6 bungkus/pekan
31,1% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kalimantan Timur
10,7% lebih dari satu bungkus/hari
61,4% 1-6 bungkus/pekan
28,0% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kalimantan Utara
10,4% lebih dari satu bungkus/hari
56,3% 1-6 bungkus/pekan
33,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sulawesi Utara
5,2% lebih dari satu bungkus/hari
49,4% 1-6 bungkus/pekan
45,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sulawesi Tengah
10,4% lebih dari satu bungkus/hari
59,3% 1-6 bungkus/pekan
30,2% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sulawesi Selatan
15,3% lebih dari satu bungkus/hari
59,4% 1-6 bungkus/pekan
25,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sulawesi Tenggara
20,7% lebih dari satu bungkus/hari
58,3% 1-6 bungkus/pekan
21,0% kurang dari 3 bungkus/bulan

Gorontalo
4,7% lebih dari satu bungkus/hari
55,2% 1-6 bungkus/pekan
40,1% kurang dari 3 bungkus/bulan

Baca Juga: Rahasia Kandungan Bumbu Mi Instan yang Jadi Sorotan, tapi Bikin Ketagihan

Sulawesi Barat
17,3% lebih dari satu bungkus/hari
56,1% 1-6 bungkus/pekan
26,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Maluku
12,9% lebih dari satu bungkus/hari
59,1% 1-6 bungkus/pekan
28,0% kurang dari 3 bungkus/bulan

Maluku Utara
17,8% lebih dari satu bungkus/hari
54,5% 1-6 bungkus/pekan
27,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Papua Barat
15,0% lebih dari satu bungkus/hari
52,6% 1-6 bungkus/pekan
32,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Papua
13,1% lebih dari satu bungkus/hari
51,8% 1-6 bungkus/pekan
35,1% kurang dari 3 bungkus/bulan

Berita Terkait

Berita Terkini

Mana Paling Menguntungkan? Ini Perbandingan Biaya Top Up Dompet Digital

Manakah dompet digital yang paling menguntungkan bagi pengguna? Berikut ini perbandingannya.

Menakar Potensi Ekonomi Sirkuit Mandalika di Tengah Pandemi

Di tengah pandemi Covid-19, Sirkuit Mandalika diharapkan memberi dampak besar bagi sektor ekonomi dan pariwisata bagi negeri ini.

Semen Gresik Sabet Dua Penghargaan Predikat Gold dalam ISDA Award 2021

PTSG dalam keikutsertaan pertama kali di ISDA Award, meraih predikat Gold untuk kategori pencapaian program SDGs Poin Kesatu dan Poin Kesepuluh.

Penumpang Anak Tarik Pintu Darurat, Citilink Terpaksa Mendarat

Penerbangan Citilink dengan nomor QG944 tujuan ke Batam terpaksa dialihkan ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, akibat insiden tak terduga yang dilakukan oleh penumpang anak-anak.

ShopeePay Hadirkan Keuntungan Berlipat di 10.10 ShopeePay Double Deals

ShopeePay menyediakan promo Buy 1 Get 1 Deals, Voucher Cashback 100%, Flash Sale Rp1, dan berbagai keuntungan menarik lainnya.

Jackie Chan Jadi Kambing Hitam Kebangkrutan Evergrande

Saat raksasa real estate China Evergrande menghadapi krisis, beberapa netizen justru menghubungkan dengan "kutukan Jackie Chan".

Jualan Online Menggila, Pengusaha Kaus Ini Jual Produknya Hingga Korea

Meski di tengah pandemi Covid-19, tidak hanya di dalam negeri, produk-produk lokal bahkan menembus pasar-pasar mancanegara.

Puluhan Ribu Hektare Lahan BUMN Tambang Tumpang Tindih, Kok Bisa?

Puluhan ribu lahan tambang milik perusahaan pelat merah tercatat mengalami tumpang tindih. Lahan tersebut terjadi di wilayah izin usaha pertambangan.

Midea Gabung Jadi Sponsor AFF Suzuki Cup 2020

Midea, salah satu produsen peralatan rumah tangga dunia mengumumkan perusahaannya sebagai sponsor resmi Kejuaraan Sepak Bola AFF Suzuki Cup 2020.

Penyelenggara Event Soloraya Tunggu Izin Pernikahan dan Konser

Penyelenggara event Kota Solo dan sekitarnya menunggu realisasi izin konser dan kegiatan besar lainnya selama pandemi Covid-19.

Sempat Anjlok, Harga Telur di Solo Berangsur Normal

Harga telur ayam ras di pasar Solo berangsur normal yakni Rp17.500/ kilogram (kg) di level agen, dan Rp20.000/kg di pedagang, Senin (27/9/2021).

UBS Turun! Cek Harga Emas Pegadaian, Selasa 28 September 2021

Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada Selasa (28/9/2021) turun untuk UBS dan stagnan untuk cetakan Antam.

Cek Pabrik Pakan Ternak, Mentan Pastikan Stok Jagung Aman

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengecek ketersediaan jagung untuk pakan ternak di pabrik pakan ternak (feedmill) di Serang, Banten, memastikan ketersediaan pakan aman.

Catat! Ini 8 Kesalahan Finansial yang Harus Dihindari

Sudah saatnya Anda mencoba untuk menghindari kesalahan dalam mengelola keuangan agar bisa bertahan hidup di masa depan.

The Alana Surabaya Ajak Setiap Keluarga, Piknik di Dalam Kamar!

Menyambut Alana is Back, The Alana Hotel Surabaya terus berinovasi demi kenyamanan dan keamanan pelanggan.