Konsumen Enggan Repot Memperjuangkan Hak

 Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/dok)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/dok)

Di sisi lain, khalayak kerap enggan berperkara ketika nominal kerugian yang mereka derita tidak terlalu besar

Harianjogja.com, JOGJA-Perlindungan terhadap hak-hak konsumen di DIY masih setengah-setangahDi sisi lain, khalayak kerap enggan berperkara ketika nominal kerugian yang mereka derita tidak terlalu besar, sementara penyelesaian sengketa cukup panjang dan melelahkan.

Hak konsumen diatur dalam Pasal 4 Undang-Undang No.8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, Hak konsumen meliputi kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam menggunakan barang atau jasa; memilih barang atau jasa serta mendapatkannya sesuai dengan yang dijanjikan; informasi yang benar, jelas, dan jujur; didengar pendapat dan keluhannya; mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa secara patut; dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif; hingga mendapatkan kompensasi apabila produk tidak sesuai yang dijanjikan.

Sekretaris Dewan Pengurus Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY) Dwi Priyono mengatakan pengetahuan masyarakat mengenai hak-hak konsumen meningkat seiring dengan kemajuan teknologi infomasi. Sayangnya, wawasan itu tak dibarengi kegigihan untuk memperjuangkan hak.

Saat mengalami kerugian kecil, mereka cenderung membiarkan karena tidak mau repot. “Seharusnya, besar kecil kerugian tidak dijadikan dasar. Ketika konsumen memperjuangkan hak, itu sama dengan membela orang lain, karena yang terjadi pada dirinya juga terjadi pada orang lain. Hal ini bisa menjadi pembelajaran bagi banyak pihak,” ucap Dwi melalui sambungan telepon, Minggu (11/3/2018).

Selama rentang waktu Maret-November 2017 ada 19 aduan yang masuk ke LKY. Kasus-kasusnya cukup besar seperti gagal berangkat umrah, merasa dicurangi bank maupun pengembang perumahan, dan penarikan kendaraan secara paksa.

Beberapa kasus bisa selesai secara damai di tahap mediasi. Beberapa lainnya harus dibereskan lewat proses hukum, misalnya konsumen yang gagal berangkat umrah dan melawan sebuah bank swasta.“Kasus melawan bank ini berawal beberapa tahun yang lalu. Seorang konsumen kehilangan mobil yang terkover asuransi. Asuransinya tidak mencairkan klaim. Kami gugat dan menang. Uangnya kemudian ditransfer ke rekening penggugat. Lalu setelah itu bank memblokir rekeningnya [penggugat] dan uangnya diambil,” kata dia.

Baca juga : Setengah Hati Melindungi Pembeli

Laporan ke kepolisian sudah dilayangkan. Dwi pun sudah menyarankan yang bersangkutan melayangkan gugatan perdata sebagai penambah amunisi untuk memenangi sengketa secara pidana.

Selain melapor ke LKY, beberapa masyarakat juga mengadu ke Lembaga Ombudsman (LO) DIY. Dari data yang dimiliki LO DIY, sejak Januari hingga awal Maret 2018, sudah ada 31 aduan dari masyarakat yang berkaitan dengan hak-hak konsumen. Adapun selama 2017, ada 35 laporan yang diterima LO DIY.

Kepala Bidang Pelayanan dan Investigasi LO DIY Sugeng Raharjo mengungkapkan, pelanggaran konsumen yang diadukan masyarakat cukup beragam, dari penjualan minuman kedaluwarsa hingga spesifikasi bangunan kompleks perumahan yang dianggap tak sesuai yang ditawarkan.

“Keuangan juga ada. Misalkan, klaim asuransi tidak cair,” ucap Sugeng di Kantor LO DIY, Jetis, Kota Jogja, Jumat (9/3/2018).

Dari sekian laporan yang masuk, beberapa diselesaikan melalui jalur mediasi, tapi ada juga yang berwujud rekomendasi. Salah satu contoh laporan yang berakhir dengan rekomendasi adalah laporan seorang warga yang merasa ditipu oleh sebuah penyelenggara seminar.

Konsumen awalnya diajak untuk mengikuti seminar mengimpor barang dengan biaya sebesar Rp100.000. Namun, ujung-ujungnya mereka diminta patungan untuk membeli barang yang harganya lebih mahal ketimbang harga jual di toko online.


Berita Terkait

Berita Terkini

Dinkes Sukoharjo: Hati-Hati, Obat Covid-19 Molnupiravir Belum Ada Izin

Dinas Kesehatan Sukoharjo mengingatkan masyarakat bahwa Molnupiravir yang ramai diperbincangkan sebagai obat Covid-19 saat ini belum peroleh izin.

Kreatif, Ibu-Ibu PKK Karanggede Boyolali Sulap Pepaya Jadi Abon

Umumnya, abon terbuat dari bahan daging sapi, namun ibu-ibu pegiat PKK di Desa Tegalsari, Kecamatan Karanggede, Boyolali, membuat abon dari bahan dasar pepaya.

Begini Perasaan Aura Kasih Menjadi Orang Tua Tunggal

Kendati demikian, Aura Kasih mencoba mensyukuri menjadi orang tua tunggal.

Disekap Pemerkosa, Perempuan Asal Halmahera Meninggal Dunia

Netizen yang mengaku sebagai kakak korban menceritakan adiknya diduga disekap oleh empat pemerkosa semalaman.

Prudential Berikan Respons Positif, Wanda Hamidah Senang

Sebagai bentuk respons positif lainnya terhadap keluhan Wanda Hamidah, pihak Prudential meminta ibu tiga anak itu untuk memberikan dokumen pendukung.

Sempat Jadi Primadona, Begini Nasib Kol Kuning Penyapu Jalanan Klaten

Pada 1990-an hingga 2000-an, kol kuning menjadi angkutan umum primadona di Klaten, sekarang nasibnya tidak semujur masa lalu karena kesulitan mencari penumpang.

Indeks Kinerja Dinilai Bagus, UNS Solo Dapat Insentif Rp23,5 Miliar

Universitas Sebelas Maret atau UNS Solo mendapatkan penghargaan berupa dana insentif senilai Rp23,5 miliar karena penilaian indeks kinerjanya tinggi.

Nikah Secara Islam, Resepsi Anak Bill Gates Habiskan Rp28 Miliar

Putri Bill Gates, Jennifer Gates, telah sah menikah secara Islam dengan Nayel Nassar, pria Arab yang merupakan atlet berkuda profesional dan bukan orang sembarangan.

Sukses di Karier, Para Artis Ini Membelikan Rumah untuk Orang Tua

Tak hanya membelikan rumah untuk orang tua, para artis juga sering mengajak orang tua mereka berpiknik ke luar negeri.

Riset Ungkap Bahan Kimia dalam Make Up Picu Kematian di AS, Benarkah?

Bahan kimia yang digunakan dalam make up berwadah plastik diduga dapat memicu sedikitnya 100.000 kematian pada orang dewasa Amerika Serikat (AS).

38 Kendaraan Berknalpot Brong Kembali Disita Polres Karanganyar

Sebanyak 38 kendaraan berknalpot brong atau tidak standar kembali disita dalam razia yang digelar di Jl. Lawu oleh Satlantas Polres Karanganyar.

DSLR Modal Sukses Fotografer Cantik Tawangmangu? Yuk Intip Harganya

Salah satu modal sukses fotografer cantik di Tawangmangu yang viral di media sosial adalah kamera DSLR, berikut harga pasarnya.

Mobil Tertimpa Truk, Bos Indomaret Meninggal di Tol Cipularang

Wiwiek menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Yan Bastian dalam kecelakaan di Tol Cipularang. "Kami semua berduka mendalam atas kepergian beliau," katanya.

Selain di Ruang Kelas, Guru di Solo Usulkan PTM di Ruang Terbuka

PTM di ruang terbuka yang diusulkan guru di Solo dinilai dapat mengurangi potensi penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.

Dampak Positif Drama Korea, Bukan Sekadar Hiburan Penonton

Bukan hanya menghibur penonton, drama Korea juga memberikan sejumlah dampak positif.